Jumat 17 September 2021, 16:50 WIB

Polisi Tetapkan Manajer Holywings Tersangka Kasus Kerumunan

Hilda Julaika | Megapolitan
Polisi Tetapkan Manajer Holywings Tersangka Kasus Kerumunan

Dok. IG @holywings
Potret salah satu gerai milik Holywings.

 

DIREKTORAT Tindak Pidana Umum Polda Metro Jaya (PMJ) resmi menetapkan satu orang tersangka kasus dugaan tindak pidana kerumunan di Cafe Holywings wilayah Kemang, Jakarta. 

Satu orang yang ditetapkan tersangka merupakan seorang manajer Cafe Holywings di Kemang. Kabid Humas PMJ Kombes Yusri Yunus menjelaskan bahwa tersangka sudah terbukti melakukan tindak pidana terkait kerumunan pengunjung di masa PPKM.

Baca juga: Satpol PP DKI: Batas Penutupan Holywings tidak Perlu Dipersoalkan

"Berdasarkan hasil penyidikan, setelah dari sidik ke lidik, ditetapkan satu orang tersangka inisial JAS. Manajer Holywings sudah ditetapkan sebagai tersangka," ujar Yusri, Jumat (17/9).

Adapun JAS ditetapkan sebagai tersangka, karena melanggar UU terkait wabah penyakit. Selain itu, JAS juga sudah tiga kali melanggar aturan. "JAS sudah tiga kali diberi sanksi. Dia juga tidak memiliki scane barcode QR PeduliLindungi," imbuh Yusri.

Baca juga: Pemprov DKI Sempat Mediasi dengan Tim Penggugat Perkara Polusi Udara

Sebelumnya, kepolisian telah memeriksa sebanyak 26 orang saksi dalam kasus kerumunan di Holywings. Satpol PP Jakarta Selatan menyebut Holywings Kemang sudah tiga kali melanggar protokol kesehatan selama PPKM pada Februari-Maret 2021.

Berdasarkan Peraturan Gubernur DKI Nomor 3 Tahun 2021, pelaku usaha, pengelola atau penyelenggara usaha yang melanggar protokol kesehatan bisa dikenakan sanksi administratif. Mulai dari teguran tertulis, penghentian sementara, denda administratif, pembekuan sementara izin, hingga pencabutan izin.(OL-11)
 

Baca Juga

ANTARA

Taman Waduk Pluit terbengkalai, Ini Alasan Wagub DKI

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Kamis 28 Oktober 2021, 13:46 WIB
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria membeberkan bahwa terbengkalainya taman Pluit dikarenakan adanya proses pemindahan pengelolaan...
ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

Polri Tegaskan Pelanggar Karantina Kesehatan Bisa Dipenjara 1 Tahun

👤Mediaindonesia 🕔Kamis 28 Oktober 2021, 13:42 WIB
Warga yang tidak tertib terhadap penanganan wabah penyakit menular, kata Rusdi, dapat memperoleh sanksi berupa hukuman penjara 1 tahun...
MI/ANDRI WIDIYANTO

Wagub: Sopir Transjakarta Potensial Jadi Tersangka

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Kamis 28 Oktober 2021, 13:06 WIB
Riza mengatakan pihak Dishub memang masih akan berkoordinasi dengan Polda untuk mendalami penyebab kasus...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Menghadang Ganasnya Raksa

Indonesia masih menjadi sasaran empuk perdagangan ilegal merkuri, terutama dari Tiongkok dan Taiwan. Jangan sampai peristiwa Minamata pada 1956 di Jepang terjadi di sini.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya