Sabtu 11 September 2021, 15:30 WIB

DVI Polri Identifikasi Dua Korban Kebakaran LP Tangerang

Rahmatul Fajri | Megapolitan
DVI Polri Identifikasi Dua Korban Kebakaran LP Tangerang

MI/Adam Dwi.
Kepala Pusat Inafis Polri Brigjen Mashudi menunjukkan data korban kebakaran LP Dewasa Kelas 1 Tangerang yang teridentifikasi.

 

TIM Disaster Victim Identification (DVI) Polri berhasil mengidentifikasi dua korban kebakaran Lembaga Pemasyarakatan (LP) Tangerang pada hari ini, Sabtu (11/9). Dua korban yang teridentifikasi, yakni Mat Idris, 29, dan Ferdian Perdana, 28.

Kabagpenum Divhumas Polri Kombes Ahmad Ramadhan mengatakan Mat Idris merupakan warga Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur dan Ferdian Perdana merupakan warga Pamulang, Tangerang Selatan. Ramadhan mengatakan total korban yang telah teridentifikasi yakni tujuh orang.

"Sampai hari ini jumlah total yang sudah teridentifikasi oleh tim DVI per Sabtu 11 September 2021 sejumlah 7 orang," kata Ramadhan di RS Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur, Sabtu (10/9).

Jenazah yang belum teridentifikasi dari 41 yang dibawa ke RS Polri Kramat Jati sebanyak 34 orang. Ramadhan mengatakan Tim DVI Polri terus bekerja untuk mengidentifikasi para korban.

Sespusdokkes Polri Kombes Pramujoko menambahkan korban atas nama Mat Idris diidentifikasi dari hasil pemeriksaan DNA terhadap jenazah yang identik. Selain itu, pemeriksaan medis juga menunjukkan ada tato yang berada di punggungnya. Ia mengatakan tato tersebut sangat khas dan memudahkan dalam mengidentifikasi korban.

"Di punggungnya ada tulisan tato yang sangat khas. Ini tato bukan tato cetakan, tato yang dibuat manual sehingga ini sangat sulit ditiru, sangat khas sekali. Oleh karena itu, ini sangat kuat sekali untuk identifikasi," kata Pramujoko.

Baca juga: Identifikasi Korban Kebakaran LP Tangerang, Tim DVI: Berjalan Lancar

Identifikasi jenazah Ferdian Perdana berdasarkan pemeriksaan medis dan diketahui pula dari tato yang identik. "Kami memiliki keyakinan dengan pemeriksaan medis bahwa tato yang ada di tubuh Ferdian khas. Satu-satunya tato seperti ini, baik dari antemortem maupun dari pos mortemnya," kata Pramujoko. (OL-14)

Baca Juga

MI/Andri Widiyanto

Daya Tampung Sekolah di PPDB Kerap Diabaikan, Ini Imbauan Ombudsman Jakarta

👤Hilda Julaika 🕔Kamis 26 Mei 2022, 23:06 WIB
Faktanya, lanjut Dedy, ketentuan daya tampung ini seperti diabaikan oleh beberapa SMA dan SMK milik pemerintah di Provinsi DKI Jakarta dan...
AFP/Luis Robayo

Cegah DBD, Dinkes Kota Bekasi Sarankan 3M Bukan Fogging

👤Rudi Kurniawansyah 🕔Kamis 26 Mei 2022, 23:00 WIB
Kepala Dinkes Kota Bekasi Tanti Rohilawati menegaskan terkait perkembangan DBD di Kota Bekasi fogging bukan untuk pencegahan tetapi untuk...
MI/Andri Widiyanto

Satu Mobil Formula E Akan Dipamerkan saat HBKB di Jakarta Minggu Nanti

👤Mohamad farhan Zhuhri 🕔Kamis 26 Mei 2022, 21:46 WIB
"Mobil ini akan dipajang dan hanya 1," ujar Ketua Komite Penyelenggara Formula E Jakarta Ahmad...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya