Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
JAJARAN Polsek Cempaka Putih, mengamankan dua penjambret berinisial C dan S setelah menjalankan aksinya di kawasan Cempaka Putih. Keduanya sebelumnya ditangkap warga saat beraksi di Jalan Cempaka Putih Tengah IV, Cempaka Putih, Jakarta Pusat setelah kedapatan menjambret ponsel milik pejalan kaki.
Kapolsek Cempaka Putih Kompol Ade Rosa mengatakan awalnya korban bernama Wiwid (41), berjalan kaki di Jalan Cempaka Putih Tengah IV sambil memegang ponsel. Lalu, pelaku langsung menyerobot korban dan mencuri ponsel.
"Dua orang laki-laki menggunakan sepeda motor Honda Beat dari sebelah kanan korban dan langsung mengambil ponsel korban. Kejadian terjadi pada Sabtu 4 September, kemarin," kata Ade, di Jakarta, Selasa (7/9).
Ade mengatakan korban langsung berteriak setelah ponselnya diambil. Warga yang mendengar teriakan tersebut lalu mengejar pelaku.
Pelaku lalu tersungkur di aspal setelah motor yang dikendarainya menabrak pengendara lain. Warga lalu menangkap pelaku dan menjadi bulan-bulanan warga.
"Untung pelaku berhasil diamankan petugas dari unit Reskrim, kemudian pelaku, korban dan barang bukti diamankab ke Polsek Cempaka Putih untuk proses lebih lanjut," katanya.
Kedua pelaku dijerat Pasal 363 KUHP tentang pencurian dengan pemberatan dengan ancaman penjara paling lama tujuh tahun.
Lebih lanjut, Ade menghimbau warga untuk berhati-hati dan tidak menggunakan ponsel saat berjalan. Ia mengatakan para pelaku kejahatan selalu mengintai kelemahan para korban.
"Sebaiknya diletakkan di kantong atau di tempat yang aman. Warga harus selalu waspada saat berada di jalan maupun saat berkendara," imbaunya. (OL-13)
Baca Juga: Jakpro Optimistis Pembangunan SJUT Selesai Tepat Waktu
UNIT Reskrim Polsek Jagakarsa mengamankan dua orang pria berinisial WH (48) dan TA (40) setelah melakukan percobaan pencurian di sebuah rumah kosong milik warga.
Memastikan keamanan rumah sebelum ditinggalkan menjadi kunci utama agar perjalanan mudik berlangsung tenang dan nyaman.
Akibat pencurian tersebut, korban yang bernama Sabiyem (80), petani di Desa Borongan, mengalami kerugian sekitar Rp40 juta.
Dengan membuat kunci duplikat, tersangka dapat leluasa keluar-masuk rumah korban, yang merupakan sahabatnya sendiri, saat korban sedang tidak berada di tempat.
Aksi pencurian yang dipicu jeratan pinjaman online (pinjol) ini mengakibatkan korban merugi hingga Rp300 juta.
Rikwanto memberikan analogi mengenai fungsi CCTV di lingkungan masyarakat. Menurutnya, di era digital saat ini, rekaman kejadian adalah bukti yang tidak terbantahkan.
Korban merupakan bagian dari rombongan berjumlah 24 orang yang dijadwalkan melakukan kunjungan kerja.
Wagub DKI Rano Karno meminta warga memaklumi maraknya jukir liar di Tanah Abang saat awal Ramadan. Polisi sebelumnya menangkap 8 pelaku pungli parkir hingga Rp100 ribu.
Warga Gambir, Jakarta Pusat digegerkan penemuan mayat bayi laki-laki di selokan Jalan Batu Tulis. Polisi memastikan tidak ada tanda kekerasan dan jasad dibawa ke RSCM.
Simak 7 fakta kasus remaja siram air keras di Cempaka Putih. Dari kronologi CCTV hingga motif serangan acak yang melibatkan pelajar di bawah umur.
REMAJA yang menyiramkan air keras ke sesama pelajar di Cempaka Putih, Jakarta Pusat, Jumat (6/2) ditangkap. Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Metro Jakarta Pusat
Es gabus yang sempat viral di Jakarta Pusat dipastikan aman dikonsumsi. Polisi akui kesimpulan awal terlalu cepat setelah hasil uji lab keluar.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved