Senin 02 Agustus 2021, 14:08 WIB

Ribuan Anak di Kota Bekasi Terpapar Covid-19

Rudi Kurniawansyah | Megapolitan
Ribuan Anak di Kota Bekasi Terpapar Covid-19

MI/Lina Herlina
Ilustrasi

 

SEBANYAK 13.912 anak di Kota Bekasi diketahui terpapar covid-19. Data kasus diperoleh dari Dinas Kesehatan Kota Bekasi akumulasi dari tahun 2020 hingga Juli 2021.

Wali Kota Bekasi Rahmat Effendi mengatakan dari jumlah tersebut berdasarkan data terdapat 3.137 pada anak usia 0-5 tahun, 3.011 pada anak usia 6-10 tahun, 3.813 pada anak usia 11-15 tahun, dan 3.951 pada anak usia 16-19 tahun.

"Data tersebut merupakan akumulasi dari tahun 2020 dan sudah 20,6% anak-anak yang terpapar covid-19 hingga Juli 2021," jelas Rahmat yang akrab disapa Pepen, kemarin (2/8).

Ia mengungkapkan, pada kasus covid-19 di tahun 2020 menunjukan peningkatan kasus yang menajam. Hingga Desember 2020 tercatat 3.051 kasus covid-19 pada anak atau hanya 2,2%

Sedangkan pada awal 2021 sampai akhir Juli 2021 sudah tercatat 10.855 atau 7,9% kasus dari populasi anak, dengan jumlah populasi anak usia 0-15 tahun sebesar 136.332 jiwa pada data 2021.

Baca juga : 3 Ribu Warga Binaan Rutan dan Lapas Salemba Divaksinasi

"Tentunya peningkatan ini 4 kali lebih besar dari tahun 2020," tukasnya.

Menurutnya, meskipun kasus covid-19 pada bayi baru lahir jarang ditemukan, namun berdasarkan catatan di RSUD Chasbullah Abdulmajid (Cam) Kota Bekasi sebagai rujukan covid-19 terdapat sebanyak 199 kasus ibu melahirkan dengan konfirmasi PCR positif pada Juni dan Juli 2021. Kemudian temuan itu menunjukan jumlah bayi sebanyak 18 kasus atau 9% dengan covid-19 dirawat di ruang perinatologi RSUD Cam Kota Bekasi.

Wali Kota menambahkan, untuk menekan angka penyebaran yang semakin meningkat, Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi berencana akan melaksanakan vaksin anak pada Agustus.

"Siswa tingkat sekolah menengah pertama (SMP) atau sederajat akan didahulukan menjadi penerima vaksin," jelasnya.

Sejauh ini, Pemkot Bekasi terus berupaya dalam memutus rantai penyebaran covid-19. Tidak henti-hentinya pemerintah mengingatkan masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan dimanapun berada. Selain itu, Pemkot juga meningkatkan kebutuhan fasilitas kesehatan, dan mendistribusikan obat-obatan bagi masyarakat yang terpapar covid-19.(OL-2)

 

Baca Juga

Antara

Ada Asesmen Nasional, PTM di Jakarta Dihentikan Sementara

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Kamis 23 September 2021, 12:45 WIB
Kepala Bidang SMP-SMA Dinas Pendidikan DKI Jakarta, Putoyo, mengatakan penyebab PTM sementara dihentikan adalah karena saat ini sedang...
MI/Ramdani

Sudin Tamhut Jakbar Pangkas 6.334 Pohon

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Kamis 23 September 2021, 12:16 WIB
Rinciannya, toping ringan sebanyak 4.550 pohon, toping sedang 1.377 dan toping berat 407...
MI/RAMDANI

Kemendikbudristek Sebut Ada Klaster PTM, Disdik DKI Akan Cek Data

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Kamis 23 September 2021, 12:01 WIB
Selama melakukan PTM terbatas sejak 30 Agustus hingga saat ini maupun pada uji coba PTM yang dilakukan pada April lalu, tidak ditemukan...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Sarjana di Tengah Era Disrupsi

Toga kesarjanaan sebagai simbol bahwa seseorang memiliki gelar akademik yang tinggi akan menjadi sia-sia jika tidak bermanfaat bagi diri dan orang banyak di era yang cepat berubah ini.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya