Jumat 30 Juli 2021, 09:40 WIB

Kuartal II Serapan Anggaran Kota Depok Baru 30 Persen

Kisar Rajagukguk | Megapolitan
Kuartal II Serapan Anggaran Kota Depok Baru 30 Persen

MI/Kisar Rajgukguk
Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Depok Nina Suzana

 

ANGGARAN pendapatan dan belanja daerah di Kota Depok, tahun 2021 baru terserap 30 persen. Padahal, idealnya di kuartal II, anggaran itu harus terserap hingga 50-70 persen.

Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kota Depok Nina Suzana mengakui penyerapan anggaran tahun 2021 di Kota Depok masih 30 persen.

"Penyerapan rendah di belanja langsung namun finalnya baru akan ketahuan di kuartal 3 dan 4," kata Nina, Jumat (30/7).

Dari total belanja langsung sebesar Rp3,8 trilun, baru terserap 30 persen atau sekitar Rp1,140 triliun. Artinya, masih Rp2.660 triliun lagi dana APBD belum terserap.

Nina tak menjelaskan penyebab rendahnya serapan pada belanja langsung atau kegiatan fisik tersebut.

Dihimpun keterangan di Kantor BKAD Kota Depok, rendahnya serapan anggaran pada belanja langsung titiknya ada di proses pelelangan dimana mulai tahun ini proyek fisik non-lelang atau penunjukan langsung (PL) semua terpusat di bagian Unit Layanan Pengadaan (ULP) Kota Depok. Hal inilah yang membuat lelang fisik proyek tidak maksimal.

Sebelumnya, proyek fisik PL atau tanpa lelang yang hendel satuan kerja atau organisasi perangkat daerah (OPD) dinas atau badan. Tapi sejak tahun ini penanganan proyek fisik PL dikelola ULP.

Anggota DPRD Kota Depok dari Fraksi PKB Babai Suhaemi menganggap lambannya penyerapan anggaran bukan karena belum dibayarnya proyek yang dikerjakan oleh pihak ketiga, melainkan terlambatnya lelang proyek.

"Kalau lelang cepat, pengerjaan juga cepat, otomatis pembayaran mengikuti." katanya.

Menurut Babai, penyerapan anggaran rendah meski sudah menjelang triwulan ketiga sudah sering terjadi setiap tahunnya.

Ia khawatir pekerjaan yang dikerjakan asal-asalan karena dikejar deadline proyek pemerintah. "Ini harus ada evaluasi soal lambannya lelang proyek," pungkas Babai (OL-13)

Baca Juga: BMKG: Jakarta Diprediksi Cerah Berawan Hari Ini

Baca Juga

Antara

Walkot Bekasi Minta Pekerja Segera Divaksin Covid-19

👤Rudi Kurniawansyah 🕔Sabtu 18 September 2021, 17:17 WIB
Pemkot Bekasi juga meminta perusahaan untuk menggencarkan pentingnya vaksin covid-19 kepada karyawannya. Sehingga, herd immunity di Bekasi...
DOK. MI

Polisi PJR Diduga Aniaya Warga di Jalan Tol Jakarta-Cikampek

👤Kautsar Bobi 🕔Sabtu 18 September 2021, 16:39 WIB
Kakorlantas Polri Irjen Istiono menyebut kedua anggotanya yang terekam dalam video viral itu tengah dimintai keterangan oleh Divisi Profesi...
Antara

Anies Janji Perbaiki Kualitas Udara Jakarta

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Sabtu 18 September 2021, 15:52 WIB
Pernyataan Gubernur DKI menyusul putusan PN Jakarta Pusat, yang mengabulkan gugatan warga negara terkait polusi udara di wilayah Ibu...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Ramai-Ramai Abai Laporkan Kekayaan

KPK mengungkap kepatuhan para pejabat membuat LHKPN tahun ini bermasalah. Akurasinya juga diduga meragukan.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya