Jumat 25 Juni 2021, 10:27 WIB

Masjid Al Azhar Tetap Gelar Salat Jumat dengan Kapasitas 25%

Basuki Eka Purnama | Megapolitan
Masjid Al Azhar Tetap Gelar Salat Jumat dengan Kapasitas 25%

ANTARA/Dewa Ketut Sudiarta Wiguna
Masjid Agung Al Azhar di Jakarta Selatan

 

PENGELOLA Masjid Agung Al Azhar di Jakarta Selatan akan menyelenggarakan Salat Jumat namun hanya untuk kapasitas 25% atau sekitar 250 orang dari total kapasitas gedung utama yang mencapai 1.000 orang.

"Kami, berdasarkan Maklumat MUI DKI Jakarta, boleh menggelar Salat Jumat untuk tempat ibadah asal dengan protokol kesehatan ketat," kata Kepala Kantor Masjid Agung Al Azhar Iding, Jumat (25/6).

Ia menuturkan protokol kesehatan (prokes) tetap diberlakukan dengan lebih ketat di antaranya setiap jamaah di pintu gerbang diukur suhu tubuhnya dan memastikan mereka menggunakan masker.

Baca juga: Pemprov DKI Larang Warga di Zona Merah Salat Jumat di Masjid

Kemudian, pihaknya menyediakan sabun untuk mencuci tangan sebelum melaksanakan salat.

Selain itu, sebelum memasuki ruang utama, jamaah kembali akan diukur suhu tubuhnya.

Sedangkan jarak yang diatur setiap jamaah sekitar satu meter untuk mencegah kontak fisik.

Apabila di ruang utama sudah terisi sesuai kapasitas yang dibuka, yaitu 250 orang, maka pihaknya akan menggunakan gedung aula yang dibuka 25% dari kapasitas 500 orang.

Ia menyakini jumlah jamaah yang hadir saat Salat Jumat tidak akan ramai karena sebagian besar jamaah merupakan pekerja kantoran di sekitar masjid.

Saat ini, kebijakan yang berlaku adalah pemberlakuan masuk kantor hanya 25% dan selebihnya kerja dari rumah (work from home/WFH).

Sebelumnya, Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria melarang Salat Jumat di masjid yang masuk kawasan zona merah hingga 5 Juli 2021.

Riza menyebutkan hal tersebut tertuang pada Keputusan Gubernur Nomor 796 Tahun 2021 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) skala mikro sesuai arahan dari pemerintah pusat.

Saat ini, hampir seluruh wilayah DKI Jakarta zona merah atau terdapat 2.116 RW yang mengalami peningkatan. Pertambahan jumlah kasus positif per Kamis (24/6) kembali mencatatkan rekor tertinggi, yakni 7.505 kasus dan tambahan kasus aktif (dirawat dan isolasi) mencapai 4.932 kasus. (Ant/OL-1)

Baca Juga

ANTARA/Galih Pradipta

Wagub DKI Sebut Kematian Pasien Isoman Sekitar 30 Persen

👤Fachri Audhia Hafiez 🕔Rabu 04 Agustus 2021, 09:50 WIB
Menurut Ariza, tingkat kematian akibat covid-19 menurun sekitar...
MI/Dok Pemkot Bekasi

Warga Kota Bekasi Diminta tidak Takut Divaksin Covid-19

👤Rudi Kurniawansyah 🕔Rabu 04 Agustus 2021, 09:45 WIB
Warga yang belum melakukan vaksinasi, diharapkan segera mendaftarkan diri melalui RT/RW dan Kelurahan setempat dengan melakukan proses...
medcom.id

Kesembuhan 94%, Wali Kota Bekasi Minta PPKM Diturunkan ke Level 2

👤Rudi Kurniawansyah 🕔Rabu 04 Agustus 2021, 09:21 WIB
Wali Kota Bekasi meminta level PPKM diturunkan lantaran kasus aktif dan tingkat BOR sudah...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Kenyang Janji dan Pasrah Menunggu Keajaiban

Sejak peristiwa gempa bumi disertai tsunami dan likuefaksi di Palu, Sigi, dan Donggala, Sulawesi Tengah hingga kini masih banyak warga terdampak bencana tinggal di hunian sementara.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya