Headline

RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.

Prima DMI Gelar Silatnas 2026 untuk Perkuat Peran Remaja Masjid

Budi Ernanto
04/2/2026 18:14
Prima DMI Gelar Silatnas 2026 untuk Perkuat Peran Remaja Masjid
Rahmad Syah Putra.(DOK PRIMA DMI)

PIMPINAN Pusat Perhimpunan Remaja Masjid (PP Prima) Dewan Masjid Indonesia (DMI) dijadwalkan menggelar Silaturahmi Nasional (Silatnas) pada 5–7 Februari 2026. Kegiatan tersebut akan berlangsung di Gedung Badan Moderasi Beragama dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BMBPSDM) Kementerian Agama RI, Ciputat. Agenda ini menjadi salah satu program nasional penting untuk memperkuat konsolidasi dan arah gerakan remaja masjid di berbagai daerah.

Silatnas berskala nasional ini akan dibuka secara resmi oleh Wakil Presiden Republik Indonesia ke-10 dan ke-12, Dr. (H.C.) H. Muhammad Jusuf Kalla, yang juga menjabat sebagai Ketua Umum Dewan Masjid Indonesia. Sejumlah tokoh nasional, tokoh agama, akademisi, serta aktivis kemasjidan dari berbagai wilayah turut dijadwalkan hadir. Kehadiran para pemangku kepentingan tersebut diharapkan mampu mendorong dialog, membangun sinergi, serta merumuskan langkah strategis gerakan remaja masjid ke depan.

Silatnas PP Prima DMI 2026 mengusung tema “Merajut Ukhuwah, Menyemai Peradaban Qurani”. Tema ini merefleksikan urgensi memperkuat persaudaraan umat Islam di tengah dinamika sosial dan kebangsaan, sekaligus menegaskan kembali posisi masjid sebagai pusat pembinaan moral, spiritual, intelektual, dan sosial. Melalui tema tersebut, Prima DMI juga menegaskan komitmennya dalam mengarusutamakan nilai-nilai Al-Qur’an yang moderat, rahmatan lil ‘alamin, serta relevan dengan tantangan zaman.

Panitia Pelaksana Silatnas, Rahmad Syah Putra, menjelaskan bahwa kegiatan ini dirancang tidak semata sebagai ajang temu kader, tetapi juga sebagai momentum peluncuran sejumlah program strategis berskala nasional yang berdampak langsung pada penguatan kelembagaan dan pemberdayaan umat berbasis masjid.

“Silatnas ini menjadi ruang konsolidasi gagasan dan aksi. Prima DMI ingin memastikan bahwa remaja masjid tidak hanya hadir di mimbar dakwah, tetapi juga aktif dalam penguatan ekonomi umat, pendidikan, kemanusiaan, dan respons kebencanaan,” ujarnya.

Dalam rangkaian Silatnas, PP Prima DMI akan meluncurkan lima agenda strategis nasional. Agenda pertama adalah peluncuran Kartu Tanda Anggota (KTA) Prima DMI hasil kerja sama dengan Bank Syariah Indonesia (BSI). Program ini ditujukan untuk memperkuat basis data nasional kader remaja masjid, mendorong digitalisasi organisasi, serta memperluas akses layanan keuangan syariah yang inklusif bagi kader Prima DMI di seluruh Indonesia.

Agenda kedua ialah peluncuran buku “Ekonomi Kemasjidan”, sebuah karya kolektif yang ditulis oleh akademisi dan pakar ekonomi Islam. Buku tersebut diharapkan menjadi rujukan penting dalam mendorong pengelolaan masjid yang profesional, mandiri, dan produktif, sekaligus memperluas peran masjid sebagai pusat pemberdayaan ekonomi umat.

Agenda ketiga berupa penyerahan beasiswa pendidikan strata satu dan strata dua Manajemen Masjid kepada masing-masing dua kader terbaik Prima DMI. Beasiswa ini difasilitasi melalui Kampus STIE GENESHA Jakarta oleh DMI Cabang Ciputat Timur sebagai bentuk investasi jangka panjang dalam penguatan sumber daya manusia kemasjidan yang kompeten dan berdaya saing.

Agenda keempat adalah peluncuran program distribusi 10.000 Al-Qur’an dan alat ibadah bagi masjid-masjid yang terdampak bencana alam di berbagai wilayah Indonesia. Program ini menjadi wujud kepedulian dan solidaritas Prima DMI terhadap masyarakat yang tengah berada dalam situasi darurat maupun masa pemulihan pascabencana.

Agenda kelima berupa santunan bagi anak yatim piatu korban bencana alam di Sumatera. Program tersebut menjadi bentuk nyata komitmen sosial Prima DMI dalam merawat nilai empati, kepedulian, dan keadilan sosial, khususnya bagi anak-anak yang terdampak langsung musibah.

Ketua Umum PP Prima DMI, Munawar Khalil, menegaskan bahwa Silaturahmi Nasional ini merupakan momentum penting untuk mengonsolidasikan gerakan remaja masjid secara nasional serta memperkuat peran Prima DMI sebagai garda terdepan kaderisasi umat dan bangsa berbasis masjid.

“Silatnas ini bukan sekadar temu kader, tetapi ruang strategis untuk merajut ukhuwah, menyatukan visi, dan menyemai nilai-nilai Qurani dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Remaja masjid harus tampil sebagai agen perdamaian, moderasi, dan perubahan sosial,” tegas Munawar Khalil.

Ia menambahkan, ke depan Prima DMI akan terus mendorong transformasi masjid agar tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pendidikan, ekonomi, dan kemanusiaan. Transformasi tersebut dinilai penting agar masjid tetap relevan dan adaptif terhadap tantangan zaman, sekaligus menjadi pilar penguatan moderasi beragama di Indonesia.

Melalui penyelenggaraan Silaturahmi Nasional PP Prima DMI 2026, diharapkan terbangun sinergi yang solid antara remaja masjid, Dewan Masjid Indonesia, pemerintah, dan seluruh elemen umat. Sinergi ini ditujukan untuk mewujudkan masjid sebagai pusat peradaban Qurani yang inklusif, berdaya, dan berkelanjutan. (I-3) 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Budi Ernanto
Berita Lainnya