Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan DKI Jakarta Dwi Oktavia memaparkan, berdasarkan data terkini Dinas Kesehatan DKI Jakarta, dilakukan tes PCR sebanyak 6.230 spesimen. Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 4.361 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 421 positif dan 3.940 negatif. Selain itu, dilakukan pula tes Antigen hari ini sebanyak 2.735 orang dites, dengan hasil 45 positif dan 2.690 negatif.
"Untuk rate tes PCR total per 1 juta penduduk sebanyak 362.194. Jumlah orang yang dites PCR sepekan terakhir sebanyak 39.113. Adapun jumlah kasus aktif di Jakarta naik sejumlah 147 kasus, sehingga jumlah kasus aktif sampai hari ini sebanyak 7.293 (orang yang masih dirawat/ isolasi)," ungkapnya.
Baca juga: Mulai 18 Mei, KA Bandara Kembali Beroperasi
Sedangkan, jumlah kasus konfirmasi secara total di Jakarta sampai hari ini sebanyak 419.629 kasus. Perlu diketahui, hasil tes antigen positif di Jakarta tidak masuk dalam total kasus positif karena semua dikonfirmasi ulang dengan PCR.
Dari jumlah total kasus positif, total orang dinyatakan telah sembuh sebanyak 405.229 dengan tingkat kesembuhan 96,6%, dan total 7.107 orang meninggal dunia dengan tingkat kematian 1,7%.
Untuk positivity rate atau persentase kasus positif sepekan terakhir di Jakarta sebesar 8,4%. Sedangkan persentase kasus positif secara total sebesar 10,9%.
Sementara itu, proses vaksinasi juga masih terus berlangsung. Adapun jumlah sasaran vaksinasi tahap 1 dan 2 (tenaga kesehatan, lansia, dan pelayan publik) sebanyak 3.000.689 orang. Total vaksinasi dosis 1 saat ini sebanyak 2.195.927 orang (73,2%) dan total vaksinasi dosis 2 kini mencapai 1.483.715 orang (49,4%).
Rinciannya, yaitu untuk tenaga kesehatan, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan kepada 129.318 orang (115,2%) dan vaksinasi dosis 2 mencakup 113.982 orang (101,5%), dengan target vaksinasi sebanyak 112.301 orang.
Sedangkan, pada kelompok lansia, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan kepada 584.827 orang (64,2%) dan vaksinasi dosis 2 mencakup 502.660 orang (55,1%), dengan target vaksinasi sebanyak 911.631 orang. Pada kelompok pelayan publik, vaksinasi dosis 1 telah dilakukan kepada 1.481.782 orang (75,0%) dan vaksinasi dosis 2 mencakup 867.073 orang (43,9%), dengan target vaksinasi sebanyak 1.976.757 orang. (H-3)
Rekomendasi 7 sepatu Nike tanpa tali yang nyaman dan aman untuk lansia. Mudah dipakai tanpa membungkuk, fokus stabilitas dan kenyamanan kaki.
Berdasarkan pemantauan terbaru, jumlah pengungsi mulai menunjukkan tren penurunan seiring dengan surutnya genangan di beberapa wilayah.
Samuji (72) tak bisa menyembunyikan rasa leganya. Puluhan tahun mengandalkan kekuatan betis untuk memutar roda demi mengais rezeki, kini ia bisa bernapas lebih panjang.
Evaluasi kesehatan harus dilakukan lebih mendalam jika rencana liburan melibatkan orang tua atau lansia.
Tak bisa berbuat banyak untuk pengobatan penyakit ibunya yang menderita stroke, dan kondisi rumah yang sudah sebagian Ambruk.
PERINGATAN Hari HAM Internasional 10 Desember 2025 mengangkat tema sangat menggugah, Human rights, our everyday essentials
Influenza atau yang lebih akrab dikenal sebagai flu sering kali dianggap remeh sebagai gangguan pernapasan biasa.
Daya tular campak cukup tinggi, mirip dengan covid-19. Seseorang yang terinfeksi dapat menularkan virus selama 4 hari sebelum dan sesudah gejala muncul.
Jemaah haji perlu memahami manfaat kesehatan jangka panjang dari vaksinasi, bukan sekadar memenuhinya sebagai syarat administrasi.
Data Kementerian Agama menunjukkan bahwa lebih dari 22% jemaah haji Indonesia pada 2025 merupakan kelompok lansia, dan mayoritas membawa penyakit komorbid.
Orang yang hidup dengan HIV (ODHA) memiliki risiko lebih tinggi terkena infeksi menular seksual (IMS). Selain berdampak langsung pada kesehatan.
Dalam kondisi hujan, tingkat kelembapan tinggi, dan suhu tinggi, melakukan aktivitas fisik di tempat terbuka meningkatkan peluang terserang penyakit.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved