Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria atau yang akrab disapa Ariza mengimbau agar masyarakat yang kembali dari kampung halaman usai mudik tidak membawa serta kerabat dengan tujuan untuk merantau ke Ibu Kota.
Saat ini ekonomi di Jakarta pun sebenarnya belum sepenuhnya pulih sehingga merantau ke Ibu Kota untuk mencari pekerjaan dinilai tidak efektif.
"Jadi kami juga mohon maaf bagi yang kembali ke Jakarta untuk tidak membawa seperti tahun-tahun selama ini, dari dulu setiap habis lebaran itu yang pulang kampung membawa temannya, saudaranya ke Jakarta," ujarnya di Balai Kota, Senin (17/5).
Terlebih lagi saat ini virus covid-19 masih mewabah ditambah mutasi dari Afrika, India, dan Inggris yang sudah masuk ke Jakarta dikhawatirkan akan membahayakan warga.
Baca juga: Tes Acak di Pos Penyekatan Tol Cikampek, 72 Reaktif Covid-19
Pihaknya bersama Korlantas Polri, Polda Metro Jaya, serta pemerintah di Bodetabek juga melakukan penyekatan arus balik.
"Untuk memastikan agar arus balik dapat kita kurangi dan juga nanti ada penyekatan, pemeriksaan random antigen atau swab PCR. Semua sesuai prosedur," jelas Ariza.
"Semua kita berusaha berjuang untuk melawan covid dengan berbagai ketentuan regulasi menghadirkan aparat memberikan sanksi. Jadi mohon kesadaran masyarakat untuk menghadirkan protokol kesehatan sebagai sebuah kebutuhan," imbuhnya. (OL-4)
Purbaya menjelaskan bahwa meskipun kondisi global penuh ketidakpastian, permintaan domestik masih menjadi mesin utama penggerak ekonomi.
LPEI memperkirakan bahwa ekonomi Indonesia masih diperkirakan tumbuh 4-5 persen dengan mempertimbangkan dinamika harga komoditas dan perdagangan global dengan catatan
Batam mencatat pertumbuhan ekonomi sebesar 6,76% secara tahunan (year-on-year) pada 2025. Angka itu menjadikannya sebagai yang tertinggi di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri).
UBS menggelar UBS OneASEAN Summit untuk ke-14 kalinya dengan menghadirkan lebih dari 850 investor institusional, pembuat kebijakan, serta pemimpin industri dari berbagai negara.
Bank Indonesia (BI) mengapresiasi catatan surplus neraca perdagangan Indonesia pada Januari tahun ini.
Gubernur BI Perry Warjiyo proyeksikan pertumbuhan ekonomi RI triwulan I 2026 tetap kuat di tengah tantangan global. Simak faktor pendorong dan analisisnya.
INDONESIA tidak kekurangan uang. Yang kurang adalah arah. Ini bukan gejala siklikal atau persoalan sentimen pasar, melainkan kegagalan struktural.
Tanpa dorongan fiskal awal, ekonomi akan selalu menunggu.
Alih-alih memicu inflasi pangan, program prioritas pemerintah MBG dinilai justru akan menjadi stimulus bagi peningkatan produktivitas nasional dan penguatan ekonomi kerakyatan.
Berdasarkan data selama bulan Januari hingga Desember 2024, tercatat 38juta kunjungan wisatawan datang ke DIY.
berdasarkan hasil rapat DK OJK yang dilaksanakan pada 1 Oktober lalu menilai sektor jasa keuangan terjaga stabil.
INDONESIA dan Dewan Kerja Sama Teluk (Gulf Cooperation Council/GCC) telah melaksanakan Putaran Ketiga Perundingan Perjanjian Perdagangan Bebas antara kedua pihak (Indonesia-GCC FTA).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved