Senin 17 Mei 2021, 05:20 WIB

Tes Acak di Pos Penyekatan Tol Cikampek, 72 Reaktif Covid-19

Yakub Pryatama Wijayaatmaja, Hilda Julaika | Megapolitan
Tes Acak di Pos Penyekatan Tol Cikampek, 72 Reaktif Covid-19

ANTARA/ Fakhri Hermansyah
Petugas medis melakukan tes usap antigen kepada pemudik di Cikarang, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat, Minggu (16/5).

 

KEPALA Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Istiono mengecek random tes swab antigen di pos penyekatan KM 34 tol Cikampek, Minggu (16/5) malam.

Saat pengecekan, Istiono menyampaikan sebanyak 13.675 orang yang memasuki wilayah Jabodetabek sudah dilakukan tes antigen dengan 72 di antara mereka reaktif covid-19.

“Random test yang dilaksanakan di seluruh Indonesia sebanyak 13.675 pada hari ini, yang reaktif 72 orang,” ucap Istiono di KM 34 tol Cikampek, Minggu (16/5).

Baca juga: Polsek Tambora Siapkan 400 Alat Swab Antigen untuk Pemudik

Adapun Istiono mengecek random swab antigen didampingi Kabag Ops Korlantas Polri Kombes Rudy Antariksawan serta Dirlantas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo.

Istiono mengatakan, untuk wilayah Polda Metro Jaya, pihaknya telah melakukam random tes antigen ke 1.847 orang.

Hasilnya, 4 orang dinyatakan reaktif dan ditangani lebih lanjut di RS terdekat.

“Dari hasil random tes, kita dapat di Polda Metro Jaya ini 1.847 orang baik di tol maupun di Kedungwaringin, Bekasi. Dari jumlah itu, yang reaktif ada 4 orang ditangani lebih lanjut,” katanya.

Sementara itu, Istiono menyampaikan volume kendaraan yang memasuki wilayah Jabodetabek masih terpantau normal. Hingga Minggu (16/5) malam , 21 ribu kendaraan sudah masuk ke wilayah Jabodetabek.

“Saya sampaikan juga kondisi volume kendaraan dari Jawa Tengah ini yang masuk ke Jakarta turun 52%. Jabar ke Jakarta turun 56%, dari Sumatra ke Jakarta turun 73%," tuturnya.

"Kalau kita monitor, sampai malam hari ini, arus balik belum nampak kelihatan karena kendaraan yang masuk ke Jakarta sebanyak 21 ribu. Untuk biasanya arus balik di atas 60 ribu. Kita lihat nanti perkembangannya,” tambahnya.

Menurut Istiono, kondisi volume kendaraan ini masih di bawah normal. Oleh karena itu, ia memperkirakan puncak arus balik Lebaran 2021 akan terjadi lagi pada akhir pekan depan.

“Kalau lihat dari jalur Jawa timur, Jawa tengah, dan Jawa barat ini arus masih dibawah normal. Kita antisipasi minggu depan akan terjadi puncak arus balik lagi,” pungkasnya.

Sebelumnya, Korlantas Polri melakukan pengetatan pengecekan setiap kendaraan yang memasuki wilayah Jabodetabek pada arus balik lebaran 2021 dengan mendirikan 109 titik cek point untuk menggelar random cek antigen. Tujuannya guna memastikan seluruh masyarakat yang balik ke Jakarta bebas dari pandemi covid-19. (OL-1)

Baca Juga

Antara

Anggaran Penanganan Covid-19 DKI Tahun Jauh Berkurang

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Selasa 22 Juni 2021, 23:29 WIB
JUMLAH anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) dalam APBD DKI Jakarta tahun ini hanya Rp2,1...
winnetnews.com

Polisi Kantongi Identitas Pelaku Penembakan Remaja di Jakbar

👤Rahmatul Fajri 🕔Selasa 22 Juni 2021, 23:17 WIB
Seorang remaja bernama Idris Saputra, 18, ditembak oleh orang tak dikenal di kawasan Mangga Besar, Taman Sari Jakarta Barat, Selasa (22/6)...
ucdavis.edu

Wagub Tegaskan Non DKI Bisa Terima Vaksin di Wilayahnya

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 22 Juni 2021, 23:11 WIB
Warga non DKI dimungkinkan untuk dilayani mendapatkan vaksinasi di Jakarta dengan syarat membawa surat keterangan domisili saat datang ke...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Kereta Api Makassar-Parepare Membangun Ekonomi dan Peradaban

Belanda pernah membuat jalur kereta api Makassar-Takalar, namun sejak Jepang berkuasa jalur itu dibongkar. Dan baru era sekarang, Sulawesi Selatan kembali memiliki jalur  kereta api

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya