Jumat 09 April 2021, 12:44 WIB

Pemprov DKI Siapkan Hukuman untuk ASN yang Nekat Mudik

Theofilus Ifan Sucipto | Megapolitan
Pemprov DKI Siapkan Hukuman untuk ASN yang Nekat Mudik

ANTARA/Muhammad Adimaja
Pegawai Badan Kepegawaian Daerah DKI Jakarta menyelesaikan pekerjaannya di kantor Balai kota Jakarta.

 

PEMERiNTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengawasi aparatur sipil negara (ASN) yang nekat mudik. Hukuman telah menanti bagi ASN yang bandel.

"Sudah diatur sanksinya," tegas Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria (Ariza) saat dihubungi, Jumat (9/4).

Ariza memastikan ASN DKI tidak bisa berbohong. Pihaknya akan mengawasi jam kerja dan batas libur ASN.

"Kalau melebihi tentu ada sanksi," papar politikus Partai Gerindra itu.

Baca juga: Mudik dilarang, Keluar Masuk Jakarta Harus Gunakan SIKM

Pemerintah melarang aparatur sipil negara (ASN) untuk mudik di momen Lebaran 2021. Tujuannya, untuk mencegah dan memutus rantai penyebaran covid-19.

Aturan tersebut tertuang dalam Surat Edaran (SE) Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) Nomor 8 Tahun 2021 tentang Pembatasan Kegiatan Bepergian ke Luar Daerah dan/atau Mudik dan/atau Cuti bagi Pegawai ASN dalam Masa Pandemi Covid-19. Regulasi tersebut diteken Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo pada 7 April 2021.

"Pegawai ASN dan keluarganya dilarang melakukan kegiatan bepergian ke luar daerah dan/atau pada periode 6 sampai 17 Mei 2021," tulis poin 1a yang, Rabu (7/4).

Namun, aktivitas tersebut diperbolehkan jika ASN melakukan perjalanan dinas yang bersifat penting dan ada urusan mendesak. Harus ada izin tertulis dari pejabat pembina kepegawaian.

"Pegawai ASN tidak mengajukan cuti sebagaimana dimaksud pada angka 1 huruf a," tulis poin 2a. (OL-1)

Baca Juga

MI/M Fahrullah

BMKG Prediksi Sebagian Jakarta Hujan Hari Ini

👤Hilda Julaika 🕔Senin 12 April 2021, 08:27 WIB
"Waspada potensi hujan disertai kilat/petir di wilayah Jakarta Selatan dan Jakarta Timur pada siang dan sore...
Dok YKPC

YKPC Tegaskan Punya Legalitas Penguasaan atas Lahan di Depok

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 11 April 2021, 22:32 WIB
Rudatiyani mengatakan, kliennya merupakan pemilik yang sah atas lahan tersebut berdasarkan kepemilikan atas tanah dan putusan...
Ist/Baznas

BaznasĀ (Bazis) DKI Lepas Duta Imam Tarawih ke Masjid di Jakarta

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 11 April 2021, 20:00 WIB
Para calon imam tarawih disyaratkan harus memenuhi beberapa kriteria diantaranya adalah memiliki hafalan Al-Qur'an minimal 10 juz,...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Modal Bikin Bank Baru kian Besar

 Di ketentuan RPOJK Bank Umum, bagi perbankan yang baru mau berdiri, diwajibkan memenuhi modal inti Rp10 triliun, termasuk untuk pendirian bank digital.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya