Headline
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
YLKI mengultimatum pemerintah agar melakukan tindakan korektif yang nyata.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Komisi B DPRD DKI Jakarta Abdul Aziz terus mendorong pelepasan saham Pemprov DKI di perusahaan bir PT Delta Djakarta Tbk. Ia menilai kepemilikan saham ini menimbulkan konflik kepentingan sehingga pengawasan Pemprov DKI pada peredaran bir dari perusahaan ini tidak ketat.
"Adanya saham Pemprov DKI di PT Delta Djakarta dan perda dalam bidang pengawasan minuman keras, ini akan sangat sulit dilakukan. Pengawasan akan optimal dilakukan bila Pemprov DKI Jakarta tidak memiliki conflict of interest," kata Aziz dari Fraksi Partai Keadilan Sejahtera di webinar Saham Miras Di Tengah Kriminalitas yang Mengganas Saatnya dilepas, Kamis (1/4).
Hal ini membuat Aziz meragukan kinerja Pemprov DKI dalam mengawasi dan membatasi minuman keras (miras) karena kepemilikan saham tersebut. Padahal saat ini untuk pengawasan legislasi tentang miras telah diatur melalui peraturan daerah (derda) seperti Perda Nomor 8 Tahun 2007 tentang Ketertiban Umum, Perda Nomor 74 Tahun 2005 tentang Minuman Beralkohol, dan Peraturan Gubernur (Pergub) Nomor 187 tentang Pengendalian dan Pengawasan terhadap Penjualan Minol.
Saat ini Pemprov DKI memiliki saham sebanyak 26,25% di Delta Djakarta. Sebanyak 58,33% milik San Miguel Malaysia dan 15,41% milik masyarakat.
Aziz juga memaparkan jika saham itu dijual, hasilnya bisa diberikan kepada badan usaha milik daerah (BUMD) lain yang benar-benar sesuai dengan kebutuhan seperti yang bergerak di sekor ketahanan pangan atau transportasi. Menurutnya, saham ini bila dijual dengan nilai jual sekarang sekitar Rp1 triliun bisa dibelikan beberapa kebutuhan semisal membangun 20 rumah sakit dan 40 sekolah serta melakukan konversi energi berupa kendaraan listrik ramah lingkungan.
"Kalau ingin nilai ekonomi berarti ke konversi energi. DKI ini ada 8,5 juta kendaraan roda dua yang menggunakan BBM berbasis fosil sehingga mengeluarkan polusi tidak ramah lingkungan. Apabila saham Delta Djakarta dijual kemudian berinvestasi di pembangunan transportasi berbasis listrik, saya kira banyak hal positif yang bisa dilakukan Pemprov DKI ini," paparnya.
PKS pun terus melakukan lobi kepada fraksi lain di DPRD DKI. Untuk menyetujui saham PT Delta Djakarta ini. Karena memang belum semua fraksi menyetujui permohonan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan untuk menjual saham bir ini. (OL-14)
Seorang pelajar tewas dalam kecelakaan di Jalan Matraman Raya, Jakarta Timur, setelah terjatuh akibat jalan berlubang, Senin pagi.
Tiga saksi lain yaitu Dosen IT Tutuka Ariadji (TA), dan dua saksi berinisial SHB serta WM. Budi menyebut Rini memenuhi panggilan dan tengah diperiksa.
Analisa cuaca harian menjadi pijakan utama dalam pengambilan keputusan strategis.
Skuad negeri Sakura itu sejajar dengan tim seperti Iran, dan memiliki rekor impresif dalam pertemuan melawan Indonesia di berbagai ajang internasional.
Capaian tersebut menunjukkan tren pemulihan pascapandemi yang berkelanjutan. Meski demikian, tingkat kemiskinan Jakarta saat ini masih belum sepenuhnya kembali ke posisi sebelum pandemi.
Indra merupakan tersangka dalam kasus ini. Di sisi lain, eks Sekjen DPR itu sedang mengajukan praperadilan.
Pemprov DKI juga mulai mengandalkan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Terkait dukungan anggaran, politisi yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi D mendukung segala kajian dan rencana yang memiliki dampak positif untuk masyarakat luas.
Skema kerja sama dengan pengembang di sepanjang trase akan mempermudah pengembangan MRT, terutama dalam pengelolaan TOD dan pembiayaan proyek.
Menurutnya, saling bantu antara daerah ini perlu dilakukan guna memudahkan menyelesaikan sebuah permasalahan.
Letaknya yang strategis di samping JIS menjadikannya salah satu titik potensial untuk pengembangan wisata urban di Jakarta Utara.
Menurut Pramono, dengan dukungan konektivitas tersebut, penyelenggaraan kegiatan berskala besar di JIS dan Ancol akan lebih mudah dijangkau masyarakat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved