Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
KAKORLANTAS Polri Irjen Istiono mengaku pihaknya telah menindaklanjuti anggota polisi lalu lintas (polantas) yang batal menilang pengemudi mobil.
"(Sedang) Ditindaklanjuti Polda Metro," jawab Istiono kepada wartawan, Selasa (9/2)
Terpisah, Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Sambodo Purnomo Yogo mengaku pihaknya masih mencari sosok polisi dari Satuan Patroli Jalan Raya itu. Pihaknya akan meminta klarifikasi kepada polisi untuk mengetahui kejadian sebernarnya.
"Kami telusuri siapa anggotanya, untuk kita klarifikasi," kata Sambodo.
Sebelumnya, viral di media sosial Twitter yang memperlihatkan anggota polisi Patroli Jalan Raya yang hendak menilang seorang pengemudi mobil. Namun, Polantas itu batal menilang karena tahu apa yang dilakukan akan terekam dalam kamera Closed Circuit Television atau dashcam milik pengemudi mobil.
Video itu berdurasi sekitar 01 menit 44 detik. Awalnya, pengemudi mengambil lajur kiri saat jalan terbagi dua. Setelah mengambil lajur kiri, tiba-tiba laju kendaraannya diberhentikan petugas dari satuan PJR.
"Selamat pagi bapak, mohon izin bapak melanggar marka. Memotong, dari tengah memotong langsung kekiri. Mohon izin bisa diperlihatkan surat-suratnya," kata polisi tersebut.
Pengendara ngotot merasa tidak melanggar aturan. Menurut dia, mobil yang dikemudikan belum melewati garis segi tigaa di jalan raya, yang bisa dikatakan melanggar. "Tapi di sini kelihatan jelas Pak, Bapak yang mengendarai," kata polantas lagi.
Kemudian, pengendara mengaku memiliki kamera yang merekam aktivitasnya berkendara. Polantas langsung grogi dan menanyakan tujuan pengemudi tersebut. "Begini Pak, saya lebih ininya lagikan gitu loh. Mau ke mana memangnya?" kata polantas itu.
Pengemudi menjawab mau pulang ke rumah. Dia baru saja mengantar anak dan istrinya. Polantas itu lalu mempersilakan pengemudi tersebut melanjutkan perjalanan. (OL-13)
Baca Juga: Ini Alasan Polri tak Beberkan Penyakit Maaher At-Thuwailibi
Saat diuji coba pada Piala Dunia Antarklub 2025, perangkat tersebut sebenarnya mendapat respons positif, namun kualitas gambarnya dianggap belum layak untuk standar siaran profesional.
Vivo V70 resmi hadir di Indonesia dengan kamera ZEISS 50MP, fitur AI Stage Mode untuk foto konser, baterai 6.500mAh, dan Snapdragon 7 Gen 4. Cek harga di sini!
Untuk pertama kalinya di lini V Series, Vivo menyematkan kamera utama 200MP yang dilengkapi dengan teknologi Optical Image Stabilization (OIS).
Pengambilan gambar menggunakan film dalam beberapa tahun terakhir dan kesuksesan kamera instan di kalangan masyarakat umum meningkat popularitasnya.
Menjelang akhir tahun 2025, seri ponsel baru dari Vivo, yaitu V60 dan V60 Lite, hadir sebagai pilihan utama untuk menemani berbagai kegiatan liburan masyarakat.
Para milenial muda dan Gen Z butuh kamera yang dapat menemani perjalanan kreativitas setiap hari, yang juga mengutamakan keotentikan, kecepatan, dan gaya.
Ketua YLBHI Muhamad Isnur menyoroti adanya perbedaan data terduga pelaku penyiraman air keras aktivis KontraS, Andrie Yunus yang diungkap oleh kepolisian dan TNI.
Kisah haru Aipda Arno di Manggarai, NTT. Berlutut sambil menangis demi memohon warga binaannya agar tidak bentrok. Simak aksi humanis sang polisi di sini
Menurut Oegroseno, semestinya hal-hal seperti ini tidak terjadi, karena tak diatur oleh KUHAP.
Trunoyudo menyebutkan bahwa momentum bulan suci Ramadan turut melandasi semangat kedua belah pihak untuk saling memaafkan dan melakukan introspeksi diri.
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Abdullah menyoroti penembakan remaja oleh oknum polisi di Makassar, Sulawesi Selatan. Perlu evaluasi SOP senjata api
Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (Dema PTKIN) Se-Indonesia mengapresiasi pola pengamanan kepolisian dalam aksi unjuk rasa mahasiswa.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved