Headline
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Skor dan peringkat Indeks Persepsi Korupsi Indonesia 2025 anjlok.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH pusat telah mengizinkan sekolah tatap muka kembali digelar pada semester genap yang akan dimulai tahun depan. Meski demikian, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum mau buru-buru mengizinkan pembelajaran dengan metode tersebut digelar.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan pihaknya masih akan terus memantau perkembangan kasus covid-19 selama Desember hingga Januari. Menurutnya, keputusan pemprov tentang pembukaan sekolah tatap muka akan sangat bergantung pada perkembangan kasus di periode tersebut.
Baca juga: Sekolah Tatap Muka, Anies: Keselamatan Nomor Satu
"Belum bisa kami pastikan 2021. Hal ini sangat bergantung pada situasi kondisinya, fakta, dan data, semuanya. Nanti kita akan koordinasikan dan diskusikan dengan semua pihak. Pak Gubernur Anies Baswedan akan ambil satu kebijakan yang baik bagi semuanya," ujar Riza, Selasa (24/11).
Di sisi lain, DKI menyebut berbagai persiapan dari sisi ketentuan prasarana dan sarananya sedang dimatangkan oleh Dinas Kesehatan untuk membantu Dinas Pendidikan agar penularan covid-19 di sekolah bisa ditekan semaksimal mungkin saat pembelajaran tatap muka berlangsung.
Hal yang tidak kalah penting ialah kesiapan dari siswa itu sendiri termasuk juga izin dari para wali murid. Riza menegaskan kalau wali murid tidak mengizinkan, maka dimungkinkan anak tersebut sekalipun sekolah dibuka, dibolehkan untuk tidak mengikuti sekolah tatap muka.
Sementara itu, Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Rani Mauliani menilai pembukaan sekolah perlu pertimbangan-pertimbangan yang matang. Pembukaan sekolah, sambung dia, bukanlah hal yang mudah dilakukan.
Ia pun meminta Pemprov DKI Jakarta melakukan kajian mendalam untuk menggelar pendidikan tatap muka di Ibu Kota. "Tidak semudah itu membuka kembali sekolah hanya memikirkan aspek psikologis tanpa mempertimbangkan aspek biologisnya juga dengan cermat," ujar Rani.
Baca juga: DPRD DKI Prediksi Ekonomi Jakarta Membaik di 2021
Pengamat kebijakan publik Trubus Rahadiansyah mengingatkan perlu pertimbangan matang dalam membuka sekolah di Jakarta. Menurutnya, ada dua hal penting jika sekolah akan menerapkan kegiatan belajar tatap muka, yaitu aspek pengawasan dan protokol kesehatan.
"Kalau mengenai belajar tatap muka harus dipertimbangkan dari dua hal. Satu dari aspek pengawasannya bagaimana itu harus jelas. Ini kan dua pihak, satu peserta didik dan gurunya. Di sisi lain, ada orangtua dan pihak Pemprov DKI melalui Dinas Pendidikan. Ini melakukan pengawasannya bagaimana," tutup Trubus. (J-2)
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta menyatakan komitmen penuh untuk memperkuat ekosistem olahraga sepak bola putri.
Bank Jakarta resmi mendukung Pelita Jaya Jakarta sebagai sponsor di musim Indonesian Basketball League (IBL) 2026.
Gubernur DKI Jakarta pastikan stok pangan aman, harga terkendali, dan pasokan gas LPG siap jelang Ramadan dan Idulfitri 2026.
Pemprov DKI juga mulai mengandalkan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Terkait dukungan anggaran, politisi yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi D mendukung segala kajian dan rencana yang memiliki dampak positif untuk masyarakat luas.
Skema kerja sama dengan pengembang di sepanjang trase akan mempermudah pengembangan MRT, terutama dalam pengelolaan TOD dan pembiayaan proyek.
Thomas Djiwandono mengusulkan agar pemerintah dan bank sentral meninggalkan skema burden sharing yang diterapkan pada masa pandemi covid-19.
Melihat ancaman besar terhadap keberlanjutan layanan kesehatan dasar, dr. Harmeni mendirikan Symptomedic, platform telemedisin dan layanan pengantaran obat.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Sengketa gaji Cristiano Ronaldo dengan Juventus terkait penundaan pembayaran saat pandemi covid-19 masih berlanjut. Putusan arbitrase dijadwalkan 12 Januari 2026.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved