Selasa 24 November 2020, 21:06 WIB

Pembukaan Sekolah di Jakarta Tergantung Perkembangan Kasus

Putri Anisa Yuliani/Hilda Julaika | Megapolitan
Pembukaan Sekolah di Jakarta Tergantung Perkembangan Kasus

MI/Adi Kristiadi

 

PEMERINTAH pusat telah mengizinkan sekolah tatap muka kembali digelar pada semester genap yang akan dimulai tahun depan. Meski demikian, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum mau buru-buru mengizinkan pembelajaran dengan metode tersebut digelar.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan pihaknya masih akan terus memantau perkembangan kasus covid-19 selama Desember hingga Januari. Menurutnya, keputusan pemprov tentang pembukaan sekolah tatap muka akan sangat bergantung pada perkembangan kasus di periode tersebut.

Baca juga: Sekolah Tatap Muka, Anies: Keselamatan Nomor Satu

"Belum bisa kami pastikan 2021. Hal ini sangat bergantung pada situasi kondisinya, fakta, dan data, semuanya. Nanti kita akan koordinasikan dan diskusikan dengan semua pihak. Pak Gubernur Anies Baswedan akan ambil satu kebijakan yang baik bagi semuanya," ujar Riza, Selasa (24/11).

Di sisi lain, DKI menyebut berbagai persiapan dari sisi ketentuan prasarana dan sarananya sedang dimatangkan oleh Dinas Kesehatan untuk membantu Dinas Pendidikan agar penularan covid-19 di sekolah bisa ditekan semaksimal mungkin saat pembelajaran tatap muka berlangsung.

Hal yang tidak kalah penting ialah kesiapan dari siswa itu sendiri termasuk juga izin dari para wali murid. Riza menegaskan kalau wali murid tidak mengizinkan, maka dimungkinkan anak tersebut sekalipun sekolah dibuka, dibolehkan untuk tidak mengikuti sekolah tatap muka.

Sementara itu, Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Rani Mauliani menilai pembukaan sekolah perlu pertimbangan-pertimbangan yang matang. Pembukaan sekolah, sambung dia, bukanlah hal yang mudah dilakukan.

Ia pun meminta Pemprov DKI Jakarta melakukan kajian mendalam untuk menggelar pendidikan tatap muka di Ibu Kota. "Tidak semudah itu membuka kembali sekolah hanya memikirkan aspek psikologis tanpa mempertimbangkan aspek biologisnya juga dengan cermat," ujar Rani.

Baca juga: DPRD DKI Prediksi Ekonomi Jakarta Membaik di 2021

Pengamat kebijakan publik Trubus Rahadiansyah mengingatkan perlu pertimbangan matang dalam membuka sekolah di Jakarta. Menurutnya, ada dua hal penting jika sekolah akan menerapkan kegiatan belajar tatap muka, yaitu aspek pengawasan dan protokol kesehatan.

"Kalau mengenai belajar tatap muka harus dipertimbangkan dari dua hal. Satu dari aspek pengawasannya bagaimana itu harus jelas. Ini kan dua pihak, satu peserta didik dan gurunya. Di sisi lain, ada orangtua dan pihak Pemprov DKI melalui Dinas Pendidikan. Ini melakukan pengawasannya bagaimana," tutup Trubus. (J-2)

 

Baca Juga

Antara

Awal 2021, Klaster Keluarga Jadi Sumber Penularan Covid-19

👤Hilda Julaika 🕔Rabu 20 Januari 2021, 21:40 WIB
Sementara itu, untuk klaster perkantoran justru menurun hanya 2,7%. Data ini dihimpun selama sepekan penyelenggaraan PPKM yakni, 11-17...
MI/Andri W

Transjakarta Sediakan Feeder Khusus Rute Harmoni – Pasar Baru

👤Hilda Julaika 🕔Rabu 20 Januari 2021, 21:22 WIB
TRANSJAKARTA menyediakan feeder atau bus pengumpan khusus untuk rute Harmoni – Pasar Baru. Layanan tersebut resmi beroperasi mulai...
Antara

Urus Tilang di Kota Tangerang Cukup Dari Rumah

👤Sumantri 🕔Rabu 20 Januari 2021, 21:15 WIB
MASYARAKAT yang kena tilang di Kota Tangerang cukup menunggu di rumah untuk menyelesaikan administrasinya. Jika mengurus ke Kejaksaan...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya