Headline
Tragedi Bantargebang menjadi bukti kegagalan sistemis.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH pusat telah mengizinkan sekolah tatap muka kembali digelar pada semester genap yang akan dimulai tahun depan. Meski demikian, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta belum mau buru-buru mengizinkan pembelajaran dengan metode tersebut digelar.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria mengatakan pihaknya masih akan terus memantau perkembangan kasus covid-19 selama Desember hingga Januari. Menurutnya, keputusan pemprov tentang pembukaan sekolah tatap muka akan sangat bergantung pada perkembangan kasus di periode tersebut.
Baca juga: Sekolah Tatap Muka, Anies: Keselamatan Nomor Satu
"Belum bisa kami pastikan 2021. Hal ini sangat bergantung pada situasi kondisinya, fakta, dan data, semuanya. Nanti kita akan koordinasikan dan diskusikan dengan semua pihak. Pak Gubernur Anies Baswedan akan ambil satu kebijakan yang baik bagi semuanya," ujar Riza, Selasa (24/11).
Di sisi lain, DKI menyebut berbagai persiapan dari sisi ketentuan prasarana dan sarananya sedang dimatangkan oleh Dinas Kesehatan untuk membantu Dinas Pendidikan agar penularan covid-19 di sekolah bisa ditekan semaksimal mungkin saat pembelajaran tatap muka berlangsung.
Hal yang tidak kalah penting ialah kesiapan dari siswa itu sendiri termasuk juga izin dari para wali murid. Riza menegaskan kalau wali murid tidak mengizinkan, maka dimungkinkan anak tersebut sekalipun sekolah dibuka, dibolehkan untuk tidak mengikuti sekolah tatap muka.
Sementara itu, Ketua Fraksi Gerindra DPRD DKI Rani Mauliani menilai pembukaan sekolah perlu pertimbangan-pertimbangan yang matang. Pembukaan sekolah, sambung dia, bukanlah hal yang mudah dilakukan.
Ia pun meminta Pemprov DKI Jakarta melakukan kajian mendalam untuk menggelar pendidikan tatap muka di Ibu Kota. "Tidak semudah itu membuka kembali sekolah hanya memikirkan aspek psikologis tanpa mempertimbangkan aspek biologisnya juga dengan cermat," ujar Rani.
Baca juga: DPRD DKI Prediksi Ekonomi Jakarta Membaik di 2021
Pengamat kebijakan publik Trubus Rahadiansyah mengingatkan perlu pertimbangan matang dalam membuka sekolah di Jakarta. Menurutnya, ada dua hal penting jika sekolah akan menerapkan kegiatan belajar tatap muka, yaitu aspek pengawasan dan protokol kesehatan.
"Kalau mengenai belajar tatap muka harus dipertimbangkan dari dua hal. Satu dari aspek pengawasannya bagaimana itu harus jelas. Ini kan dua pihak, satu peserta didik dan gurunya. Di sisi lain, ada orangtua dan pihak Pemprov DKI melalui Dinas Pendidikan. Ini melakukan pengawasannya bagaimana," tutup Trubus. (J-2)
Program Mudik Gratis tahun ini melayani perjalanan ke 20 kota dan kabupaten yang tersebar di berbagai provinsi.
Ia menyebutkan, hal itu pasti akan mengakibatkan kenaikan harga barang dan jasa serta nilai tukar rupiah terhadap mata uang asing.
Salah satu pedagang di sekitar lokasi, Rizal mengaku banjir telah merendam area lingkar luar Jakarta ini sejak Minggu (8/3).
Siapa pun yang melakukan pelanggaran terhadap itu akan dikenakan sanksi berat.
Gubernur Pramono Anung menerbitkan surat edaran agar warga DKI Jakarta melapor ke RT/RW atau kelurahan sebelum mudik Lebaran.
Penataan ini mencakup perbaikan badan jalan, trotoar, hingga sistem drainase guna mengantisipasi genangan air.
Thomas Djiwandono mengusulkan agar pemerintah dan bank sentral meninggalkan skema burden sharing yang diterapkan pada masa pandemi covid-19.
Melihat ancaman besar terhadap keberlanjutan layanan kesehatan dasar, dr. Harmeni mendirikan Symptomedic, platform telemedisin dan layanan pengantaran obat.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Sengketa gaji Cristiano Ronaldo dengan Juventus terkait penundaan pembayaran saat pandemi covid-19 masih berlanjut. Putusan arbitrase dijadwalkan 12 Januari 2026.
Teknologi vaksin mRNA, yang pernah menyelamatkan dunia dari pandemi covid-19, kini menghadapi ancaman.
Menteri Kesahatan AS Robert F. Kennedy Jr. membuat gebrakan besar dengan mencabut kontrak dan membatalkan pendanaan proyek vaksin berbasis teknologi mRNA, termasuk untuk covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved