Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG perempuan di Kota Depok, nekat memanjat Menara Telekomunikasi ketinggian 30 meter, Senin (16/11).
Perempuan muda yang bernama Mutia, 18, nekat memanjat Menara Telekomunikasi untuk bunuh diri.
Kepala bidang Penanggulangan Bencana Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Depok Romulo Hutauruk mengatakan perisitiwa itu terjadi di
Kampung Areman RT OO 1 RW O5 Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, tidak jauh dari Situ Pedongkelan pukul 06.00 WIB.
Setelah Tim Penanggulangan Bencana menerima laporan adanya laporan seorang perempuan yang melakukan percobaan bunuh diri, tim penanggulangan bencana DPKP Kota Depok langsung mendatangi lokasi kejadian dibantu warga sekitar untuk melakukan evakuasi.
" Kami melakukan evakuasi melalui mediasi dengan membujuk saudari Riska agar tidak lompat dari atas Menara. Alhasil, upaya yang dilakukan membuahkan hasil. Mediasi terus dilakukan dan tim evakuasi melakukan pemanjatan keatas Menara, " katanya, Senin (16/11).
Mutia akhirnya diamankan dan dievakuasi untuk turun ke bawah dengan selamat menggunakan peralatan safety kemudian langsung dilarikan ke Puskesmas Tugu untuk diberikan tindakan medis. Saat dibawa ke Puskesmas, kondisi fisiknya lemas dan nafasnya nyesak.
Romulo menjelaskan, untuk membujuk Mutia agar mengurungkan aksi nekatnya dibutuhkan waktu lama. " Dua jam lebih kita membujuk Mutia, " ucapnya.
Romulo menjelaskan Mutia nekat melakukan percobaan bunuh diri karena faktor cemburu.
" Mutia cemburu berat. Ia tak ingin kalau suaminya yang bernama Hendi, 31, nongkrong dan mengobrol berlama-lama terhadap siapapun, ataukah itu tetangga atau siapapun, " kata Romulo, Senin (16/11).
Dari pengakuannya, Mutia cemburu berat. Ia tak ingin nongkrong lama-lama dan ngobrol dengan orang lain kecuali dengannya. Karena merasa suaminya hanya milik Mutia.
" Mutia menuturkan, aksi percobaan bunuh diri dengan panjat Menara pada Senin (16/11), dilakukannya karena suaminya kelamaan nongkrong dan mengobrol dengan Wawan, tetangga Riska dan Hendi di Kampung Areman RT OO1 RW O5 Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok. Mutia mengaku merasa dirinya diabaikan, " ucap Romulo.
Romulo menjelaskan Mutia bukan kali pertama saja mencoba melakukan aksi bunuh diri.
" Mutia telah 5 x melakukan percobaan bunuh diri. Ia pernah mencoba melakukan aksi bunuh diri di Rel Kereta Api Listrik (KRL) Kelurahan Pondok Cina Kawasan Universitas Indonesia (UI), Beji, Kota Depok. Namun aksi tersebut berhasil digagalkan petugas stasiun KRL, " pungkasnya.
Mutia adalah kelahiran Ngawi 25 September 2002 bekerja sebagai ibu rumah tangga. Sedangkan Hendi kelahiran Jonggol 7 September 1989 bekerja swasta. (OL-4)
Fenomena keinginan bunuh diri pada remaja tidak dipicu oleh penyebab tunggal, melainkan akumulasi dari berbagai faktor yang kompleks.
Sebelum peristiwa tragis tersebut terjadi, korban sering meminta ibunya untuk melakukan pencairan dana Program Indonesia Pintar (PIP) untuk memenuhi kebutuhan sekolah.
Kehadiran tim psikologi Polda NTT merupakan respons cepat dan terukur untuk memastikan keluarga korban mendapatkan penguatan mental yang memadai.
WHO menekankan mayoritas anak yang bunuh diri sebenarnya menunjukkan tanda peringatan sebelumnya, namun sering tidak terbaca atau diabaikan.
Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sekaligus Juru Bicara Presiden, Prasetyo Hadi, menyampaikan keprihatinan mendalam atas peristiwa ini.
Kepala daerah memiliki kewajiban moral dan administratif untuk memastikan kehadiran negara di setiap pintu rumah warga yang kesulitan.
Amazon bersama Prestasi Junior Indonesia (PJI) kembali menggelar program Amazon Girls’ Tech Day untuk menginspirasi dan mempersiapkan generasi perempuan menghadapi masa depan.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mengatakan, butuh upaya kolektif setiap anak bangsa untuk meningkatkan peran aktif perempuan di bidang politik.
Gapki menggelar pertemuan 140 pemangku kepentingan di Palu untuk mendorong perlindungan pekerja perempuan dan penguatan prinsip kesetaraan gender di sektor sawit.
Kekerasan terhadap perempuan dan anak bukan isu sektoral semata, melainkan persoalan kebangsaan yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Anggia Ermarini mengungkapkan IMW 2026 merupakan bentuk nyata keberpihakan Fatayat NU terhadap penguatan peran perempuan di berbagai sektor kehidupan.
Workshop peningkatan kapasitas ini diikuti lebih dari 100 pelaku UMKM perempuan ibu rumah tangga dari berbagai daerah di Jawa Barat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved