Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Anggaran (Banggar) DPRD Provinsi DKI Jakarta menilai target pendapatan daerah yang diusulkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) terlampau tinggi. Banggar menilai target Pendapatan harusnya dapat disesuikan dengan dinamika perekonomian yang kini terimbas pandemi covid-19.
Wakil Ketua Banggar DPRD DKI Jakarta Mohamad Taufik mengatakan, dalam draf Kebijakan Umum Anggaran dan Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Rancangan APBD tahun anggaran 2021, Pemprov DKI mengusulkan pendapatan daerah sebesar Rp68,15 triliun. Angka itu naik 16,27% atau Rp11 triliun dari target pendapatan tahun ini.
“Tapi kita harus realistis, jangan menghayal. Kita mau pertanyakan ini target itu akan dicapai dari mana,” ujarnya.
Dalam rapat kerja, Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) meyakini target pendapatan tersebut relevan mengingat sentimen positif pertumbuhan ekonomi Jakarta yang diprediksi akan melonjak sekitar 5,4% sampai 6,3% pada tahun 2021 mendatang.
Namun Taufik menyatakan, atas dampak pandemi justru perekonomian negara maupun di Ibukota masih jauh dari prediksi stabil. Itu dirujuk dari realisasi produk domestik regional bruto (PDRB) Ibukota pada kuartal II-2020 minus 8,22% year on year (yoy). Bahkan perekonomian saat ini menjadi yang terendah selama kurun waktu 10 tahun terakhir.
“Kami akan pertanyakan kok bisa pertumbuhan ekonominya diprediksi naik sampai 5%, padahal kondisinya lagi seperti ini, sedang minus, makanya harus jadi perhatian khusus bersama,” ungkapnya.
Dengan demikian, Taufik mengimbau kepada seluruh anggota Komisi untuk lebih detail dalam membahas rancangan Kebijakan Umum Anggaran dan Priorotas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) untuk APBD tahun 2021.
“Nanti di rapat berikutnya harus kita dalami lagi semuanya secara terperinci,” tuturnya.
Di lokasi yang sama, Kepala Bappeda DKI Jakarta Nasrudin Djoko Surjono menjelaskan pertumbuhan ekonomi akan segera membaik melalui program pemulihan ketahanan perekonomian pasca covid-19.
“Perbaikan melalui pengembangan kewirausahaan, pelatihan kerja, serta peningkatan pelayanan administrasi perizinan usaha dan promosi penanaman modal,” tandasnya.
Dalam usulannya, Pemprov DKI Jakarta mengusulkan besaran Rancangan APBD dalam dokumen KUA-PPAS senilai Rp77,76 triliun yang terdiri dari Belanja Daerah Rp70,30 triliun dan Penyertaan Modal Daerah (PMD) Rp7,46 triliun.
Adapun Rencana Belanja Daerah yang diusulkan tersebut naik 16,39% dari tahun sebelumnya dengan rincian Belanja Operasi Rp57,04 triliun, Belanja Modal Rp7,8 triliun, Belanja Tidak Terduga Rp5 triliun, dan Belanja Transfer Rp450 miliar. (Hld/OL-09)
Kepala Pusat Riset BRIN Mardyanto Wahyu Tryatmoko menilai wacana pilkada tidak langsung lewat DPRD tidak menjamin hilangnya politik uang dan justru berpotensi lebih mahal.
SISTEM pemilihan kepala daerah (pilkada) langsung yang telah berjalan dua dekade dinilai gagal mewujudkan demokrasi substansial.
Sidang pemeriksaan pendahuluan perkara tersebut digelar Kamis (4/2) dan dipimpin Ketua MK Suhartoyo, didampingi Hakim Konstitusi Daniel Yusmic P. Foekh dan M. Guntur Hamzah.
Langkah ini bertujuan untuk melakukan studi komparasi guna memperkaya referensi dalam penyusunan regulasi baru.
PADA peringatan hari lahir Partai Golongan Karya (Golkar) beberapa waktu lalu, Prabowo Subianto kembali mengemukakan pandangannya tentang sistem pemilihan kepala daerah (pilkada).
Pelibatan Mabes Polri diperlukan untuk menguji transparansi penanganan kasus yang selama ini bergulir di Polda Sulteng.
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta menyatakan komitmen penuh untuk memperkuat ekosistem olahraga sepak bola putri.
Bank Jakarta resmi mendukung Pelita Jaya Jakarta sebagai sponsor di musim Indonesian Basketball League (IBL) 2026.
Gubernur DKI Jakarta pastikan stok pangan aman, harga terkendali, dan pasokan gas LPG siap jelang Ramadan dan Idulfitri 2026.
Pemprov DKI juga mulai mengandalkan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Terkait dukungan anggaran, politisi yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi D mendukung segala kajian dan rencana yang memiliki dampak positif untuk masyarakat luas.
Skema kerja sama dengan pengembang di sepanjang trase akan mempermudah pengembangan MRT, terutama dalam pengelolaan TOD dan pembiayaan proyek.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved