Senin 14 September 2020, 13:55 WIB

Kang Emil Tegaskan Bodebek Dukung PSBB di DKI Jakarta

Hilda Julaika | Megapolitan
Kang Emil Tegaskan Bodebek Dukung PSBB di DKI Jakarta

Antara
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

 

WILAYAH Bogor, Depok, dan Bekasi (Bodebek) mendukung penuh pelaksanaan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) Pemprov DKI Jakarta. Penegasan ini disampaikan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil usai mengadakan rapat dengan pemimpin daerah di Bodebek.

Menurut Kang Emil sapaan karibnya, Bodebek akan melakukan pengetatan di beberapa zona merah covid-19. Selain itu, akan dilakukan juga penambahan rasio Rumah Sakit (RS) dalam penanganan covid-19.

"Hasil rapat dengan Bodebek, semua menyepakati mendukung penuh PSBB ketat di DKI. Bodebek akan melakukan pengetatan di zona merah covid-19, penambahan rasio RS,” tulis Kang Emil di akun twitter miliknya @ridwankamil, Senin (14/9).

Sementara itu, untuk semua dampak yang ditimbulkan dari pengetatan PSBB DKI Jakarta akan dilakukan antisipasi. Seperti melakukan mitigasi terhadap aspek sosial ekonomi sebagai implikasi dari PSBB ini.

Baca Juga: Emoh PSBB Total, Bima Arya Minta Anies Matangkan Konsep

“Semua dampak sosial ekonomi PSBB DKI di Bodebek akan dimitigasi secara terukur. Intinya semua kompak satu suara dukung DKI,” jelasnya.

Seperti diketahui, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedang resmi memberlakukan PSBB Total mulai hari ini (14/9). Menurut Anies keputusan ini diambil usai selama bulan September ini hingga 11 September kenaikan kasus baru mencapai 49% atau sebanyak 3864 kasus. Sementara itu, jumlah angka kematian karena covid-19 ini dalam 12 hari pertama di September mencapai 14%.

Sementara itu, selama 14 hari ke depan terdapat 11 sektor esensial yang masih boleh beroperasi dengan protokol kesehatan yang ketat dan pembatasan 50% karyawan. Adapun 11 sektor tersebut di antaranya, kesehatan, bahan pangan/makanan/minuman, energi, dan komunikasi dan teknologi informatika. Lalu, keuangan, logistik, perhotelan, konstruksi, dan industri strategis.

Adapun untuk sektor perkantoran baik pemerintahan dan swasta. Diperbolehkan buka namun dengan batasan maksimal pegawai 25%. (OL-13)

 

Baca Juga

MI/Kisar Rajagukguk

Pos Polisi di Simpangan Depok Roboh, Timpa Polisi

👤Kisar Rajagukguk 🕔Senin 01 Maret 2021, 10:02 WIB
Pos polisi di Jalan Raya Bogor, Simpangan Depok, Kelurahan Jati Jajar, Kecamatan Tapos, Kota Depok roboh dan menimpa satu polisi yang...
Antara/Wahyu Putro

Sepekan, Persentase Kasus Positif Covid-19 di Jakarta Turun

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Minggu 28 Februari 2021, 22:43 WIB
Angka ini menurun bila dibandingkan 'positivity rate' mingguan pada 22 Februari lalu yang mencapai...
MI/Permana

Ubah Pola Operasional, Headway MRT Jakarta Jadi 10 Menit

👤Putri Anisa Yuliani 🕔Minggu 28 Februari 2021, 22:39 WIB
PT MRT Jakarta melakukan perubahan jarak antar kereta (headway) menjadi 10 menit flat untuk seluruh jam operasional selama PPKM Berbasis...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya