Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Umum Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) sekaligus Wakil Ketua Umum Kamar Dagang Indonesia (Kadin) bidang Moneter, Fiskal dan Kebijakan Publik, Hariyadi Sukamdani, menilai kebijakan kebijakan Gubernur DKI Jakarta kembali memberlakukan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) terlalu tergesa-gesa.
"Kebijakan rem darurat ini juga punya satu masalah sendiri karena terlalu mendadak. Sehingga tergesa-gesa tidak mempertimbangkan segala masalahnya," kata Hariyadi saat dihubungi, Sabtu (12/9).
Hal itu juga dinilai tidak memikirkan dampak bagi pelaku usaha dan masyarakat karena perlahan pelaku usaha yang mulai bangkit kini tenggelam lagi karena adanya PSBB.
"Sehingga semuanya dipikir. lalu dihitung dampak ekonomi dan sosial kasihan orang yang hilang pekerjaan," ucap Hariyadi.
Hariyadi meminta kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk bagaimana mendisiplinkan orang untuk melaksanakan prosedur tetap (Protap) protokol kesehatan.
Menurutnya, selama ini pemerintah tidak menjangkau semua dan disiplin masyarakat tidak terbangun sehingga Pemprov keluarkan lagi PSBB.
Jika PSBB terjadi terus menerus justru akan memperparah dari segi masyarakat seperti kehilangan pekerjaan, PHK atau dirumahkan sehingga resikonya sangat besar.
"Jika ngomong soal PSBB kan yang punya kuasa biasa tapi tidak menyelesaikan masalah. Jika berbicara sharing the pain atau berbagi beban, PSBB ini ditimpakan semua masalahnya ke masyarakat dan dunia usaha," jelasnya.
"Jadi poin saya jika hanya PSBB saja tidak ada tindakan preventif percuma. Mau dibuat 1.000 kali PSBB hasilnya akan tetap sama," imbuhnya.
Oleh karena itu asosiasi pengusaha tersebut ingin mengajak Pemprov terutama Gubernur DKI untuk membicarakan dan membuka komunikasi posisi pelaku usaha.
"Kalau dialog pemerintah seharusnya mendengarkan juga suara masyarakat. Prinsipnya yang waktunya terbatas Gubernur dan sekarang tergantung mau membuka komunikasi atau tidak. Jika dari asosiasi pasti mau bertemu dan menjelaskan posisi pelaku usaha bagaimana," pungkasnya. (OL-4)
Prabowo Subianto dan Anies Baswedan dinilai masih menjadi dua figur utama yang sulit tergeser dalam bursa calon presiden pada Pilpres 2029.
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa merespons langkah Partai Gerakan Rakyat yang mengusung Anies Baswedan menjadi calon presiden pada Pilpres 2029.
MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo hadir dalam pengukuhan guru besar,Prof. Zainal Arifin Mochtar dan pidatonya soal demokrasi
Founder Gerakan Turun Tangan, Anies Baswedan, menyampaikan gagasan dan pemikirannya di depan seribuan anak muda dalam gelaran Turun Tangan Festival 2025.
Diketahui Anies sebelumnya dalam acara Dialog Kebangsaan di Padang menyatakan bahwa negara tidak boleh salah fokus pada proyek mercusuar yang membebani rakyat.
Presiden Joko Widodo mengaku bingung dengan banyaknya istilah dalam penangan covid-19, seperti Pembatasan Sosial Berskala Besar hingga Pemberlakukan Pembatasan Kegiatan Masyarakat.
Demi membantu UMKM untuk bangkit kembali, influencer Bernard Huang membuat gerakan yang diberi nama PSBB atau Peduli Sesama Bareng Bernard dii Kota Batam.
Kebijakan itu juga harus disertai penegakan hukum yang tidak tebang pilih, penindakan tegas kepada para penyebar hoaks, dan jaminan sosial bagi warga terdampak.
Dari jumlah tes tersebut, sebanyak 20.155 orang dites PCR hari ini untuk mendiagnosis kasus baru dengan hasil 6.934 positif dan 13.221 negatif.
Untuk menertibkan masyarakat, tidak cukup hanya dengan imbauan. Namun harus dibarengi juga dengan kebijakan yang tegas dalam membatasi kegiatan dan pergerakan masyarakat di lapangan.
Epidemiolog UI dr.Iwan Ariawan,MSPH, mengungkapkan, untuk menurunkan kasus Covid-19 di Indonesia, sebenarnya dibutuhkan PSBB seperti tahun 2020 lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved