Headline
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kapolri minta agar anggota Brimob pelaku insiden Tual dihukum seberat-beratnya.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH provinsi (Pemprov) DKI Jakarta masih melarang acara atau pesta pernikahan selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB).
Menurut Wakil Gubernur DKI Jakarta, Ahmad Riza Patria, pelarangan tersebut disebabkan kasus positif Covid-19 yang masih tinggi di Ibu Kota.
Baca juga: Wagub DKI Sebut Ganjil Genap Efektif Tekan Mobilitas Warga
"Kami sudah bahas bersama para ahli dengan pemerintah lewat tim gugus pusat dan intansi bahwa kebijakan yang diambil bersama berdasarkan fakta (kasus Covid-19 tinggi)," kata Riza di Gedung Balai Kota Jakarta, Jumat (14/8).
Riza juga memastikan, selain menggelar pesta pernikahan, acara di tempat hiburan seperti live music juga masih dilarang.
Jika diizinkan, kegiatan yang mengundang kerumunan itu, dikhawatirkan bakal menyumbang kasus Covid-19. Seperti halnya klaster pasar tradasional dan perkantoran.
"Kami paham ada yang ingin segera dibuka karena ekonomi dan sebagainya. Tapi (kebijakan) ini semua untuk melindungi seluruh warga Jakarta. Terlebih Jakarta ini ibu kota penghubung. Kita lebih rentan (terpapar Covid-19)," jelas Riza.
Sebelumnya, Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Disparekraf) DKI Jakarta menyebut hanya memperbolehkan acara akad nikah dengan tamu undangan tidak lebih dari 30 orang dan menerapkan protokol kesehatan
"Iya, masih belum diizinkan," Kepala Dinas Parekraf ujar Cucu Ahmad Kurnia , Jakarta, Selasa (4/8). (OL-6)
Hingga saat ini, MK mengaku belum memiliki alasan kuat dan mendasar untuk mengubah pendirian hukumnya terkait aturan pernikahan di Indonesia.
Selain kemandirian finansial, standar sosial di Indonesia juga turut memperberat pertimbangan generasi muda untuk menikah.
Konsep yang selama ini identik dengan skala besar dan format konvensional mulai bergeser menuju pernikahan yang lebih terkurasi, berskala kecil, dan menekankan kualitas pengalaman.
Pasangan pengantin di Jakarta Barat tetap menggelar resepsi pernikahan meski banjir setinggi lutut merendam lokasi acara.
Dalam keluarga dengan tingkat literasi rendah mengenai pendidikan dan kesehatan reproduksi, pernikahan dini sering kali dianggap sebagai solusi instan menuju kedewasaan.
Dunia pernikahan menuntut kesiapan mental yang jauh lebih kompleks, seperti kemampuan mengelola konflik dan tanggung jawab rumah tangga yang besar.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved