Headline
Pemerintah tetapkan 1 Ramadan pada Kamis, 19 Februari 2026.
Kumpulan Berita DPR RI
Sebanyak 38 ribu Warga Negara Indonesia (WNI) dari luar negeri yang pulang ke tanah air atau repatriasi telah pulang ke daerah asalnya setelah dinyatakan negatif covid-19.
Perwira Penerangan Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Kogabwilhan) Kolonel Marinir Aris Mudian mengungkapkan data tersebut berdasarkan rekapitulasi yang dihimpun pihaknya sejak April lalu. Mereka terdiri dari Pekerja Migran Indonesia (PMI) dan anak buah kapal (ABK) dari kapal berbendera asing.
"Telah kembali 38 ribu orang. Ada yang dari Wisma Atlet dan hotel setelah menjalani karantina," kata Aris dalam laporannya, Rabu (8/7).
Baca juga: Seorang Wanita Tewas Diduga Jatuh dari Hotel di Jakarta Pusat
Aris mengatakan PMI yang bekerja dari Taiwan paling banyak dikarantina di Wisma Atlet. Jumlahnya mencapai 467 orang. Selain itu, ada 299 PMI dari Jepang yang terpapar covid-19 berada di Wisma Atlet.
Selanjutnya ada 288 PMI Pekerja dari Qatar, PMI dari Singapura ada 282 orang, dan PMI dari Abu Dhabi ada 278 orang. Mereka semua dikarantina di Wisma Atlet.
Menurut Aris, mereka tidak diizinkan pulang ke daerah asalnya sebelum dinyatakan negatif covid-19 atau sudah sembuh dari covid-19. Tower 9 Wisma Atlet memang disiapkan pemerintah untuk menampung para WNI repatriasi yang baru kembali dari luar negeri. (OL-14)
PENGUATAN sistem karantina merupakan bagian dari pertahanan nonmiliter untuk menjaga ketahanan dan kemandirian pangan nasional.
Dengan teknologi yang berkembang pesat, pengembangan sistem informasi dan penggunaan artificial intelligence merupakan hal yang mutlak harus dikembangkan.
Kerja sama biosekuriti yang kuat tidak hanya membantu melindungi masing-masing negara, tetapi juga kesehatan, stabilitas, dan ketahanan seluruh kawasan.
Sistem ini melibatkan koordinasi antara maskapai penerbangan, operator kapal, pengelola pelabuhan, bandara, fasilitas kesehatan, dan dinas kesehatan.
Anak-anak yang menderita ketiga penyakit (mumps, HFMD dan varicella) harus tidak boleh masuk sekolah, harus diam di rumah karantina, isolasi, physical distancing.
KETUM IDI Mohammad Adib Khumaidi mengatakan untuk mencegah perluasan penyakit menular di lingkungan sekolah seperti gondong dan cacar air, karantina dapat dilakukan.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved