Headline

Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.

Anies: Rasio Kasus Positif di Jakarta 4,8%

Insi Nantika Jelita
22/6/2020 21:45
Anies: Rasio Kasus Positif di Jakarta 4,8%
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan(ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)

GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan positivity rate covid-19 masih dibawah 5% hari ini selama pembatasan sosial berskala besar (PSBB) transisi. Positivity rate merupakan rasio antara jumlah kasus yang terkonfirmasi positif dengan total pemeriksaan spesimen covid-19.

"(Positivity rate) kita itu angkanya dibawah 5 persen selama 10 hari belakangan. Hari ini kita cek 4,8%. Jadi benar masih wabah. Tapi, pilihanya apakah kita diam melakukan testing atau kita proaktif terus," kata Anies dalam Special Dialogue dengan Metro TV 'Waspada Penyebaran Covid di Masa Transisi', Jakarta, Senin (22/6).

Anies mengatakan adanya penurunan positif rate itu berdasarkan metode active case finding yang dilakukan DKI dengan melakukan banyak pemeriksaan. Ia mengatakan, pada awal pandemi kemampuan testing di Jakarta sekitar 120 sampel per hari.

Testing tersebut, katanya, dilakukan bukan hanya kepada pasien atau orang yang punya keluhan atau gejala, tapi dilakukan kepada orang-orang yang memiliki interaksi.

"Saat ini Kemampuan testing di Jakarta saat ini lebih dari 5.000 sampel per hari. Yang kita periksa ini orang-orang yang memiliki keterkaitan (dengan covid-19)," kata Anies.

Baca juga: Banyak Laboratorium Libur, Pemeriksaan Spesimen Turun

Selain itu, Anies menyebut pihaknya meningkatkan kapasitas Rumah Sakit. Pada awalnya ada 8 rumah sakit rujukan. Lalu DKI memperlua dengan menjangkau semua RS. Dari 190 RS di Jakarta, 67 RS ditetapkan sebagai RS rujukan. Mereka menyiapkan tempat tidur, kemudian perawatnya, dokternya, ICU-nya, ventilator, dan lain-lain

Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan itu juga menyebut meski ada pelonggaran dalam PSBB transisi, wabah covid-19 masih mengintai warga Ibu kota.

"Di masa transisi, apakah Jakarta sudah tidak ada wabah? masih. Apakah dianjurkan pergi keluar? tidak. Kita dari awal (meminta) tinggalah dirumah, kecuali harus pergi. Pakai masker, jaga jarak," pungkas Anies. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya