Headline
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.
Kumpulan Berita DPR RI
Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) di DKI Jakarta sudah resmi diperpanjang. PSBB tahan ke-3 ini akan berakhir pada 4 Juni mendatang.
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menargetkan PSBB tahap 3 ini menjadi yang terakhir. Namun, masyarakat masih banyak yang abai terhadap Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).
Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Justin Adrian menilai abainya masyarakat Jakarta terhadap aturan adalah buah dari ketidaktegasan Anies Baswedan sejak awal menjadi gubernur di Jakarta.
"Jadi, ini adalah buah dari yang ia tanamkan. Sejak awal dia tidak tegas, semisal membolehkan PKL jualan di trotoar, warga boleh tinggal di bantaran kali, tidak ada normalisasi. Jadi, ketika kita membutuhkan kepatuhan yang benar-benar 100%, justru ini dilanggar," ungkap Justin, Kamis (21/5).
Baca juga: Larangan Mudik, Faktanya 306 ribu Kendaraan Tinggalkan Jakarta
Dia menegaskan bahwa pihaknya mendorong agar Pemprov DKI Jakarta bisa tegas terhadap masyarakat mulai saat ini agar wabah covid-19 bisa segera ditangani.
Ia juga meminta agar Anies bisa menginstruksikan Satpol PP dan Dinas Perhubungan untuk tegas kepada masyarakat yang melanggar PSBB.
"Iya, Satpol PP dan Dishub harus tegas dalam memberikan sanksi. Kita harus memahami bahwa ini kondisi darurat," ungkapnya.
Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menetapkan perpanjangan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) dari 22 Mei hingga 4 Juni mendatang.
Anies optimistis, jika warga disiplin, PSBB tahap 3 ini akan menjadi yang terakhir.
"Insha Allah kalau dalam dua pekan ini kita pantau angka ini bisa di bawah 1, maka ini akan jadi yang terakhir," ungkap Anies.(OL-14)
BMKG mencatat cuaca ekstrem yakni hujan dengan intensitas lebat hingga ekstrem di beberapa wilayah Indonesia, antara lain di DK Jakarta (171,8 mm/hari), Banten, Jawa Barat
Perbaikan jalan harus dilakukan secara cepat, responsif, dan menyeluruh, dengan menempatkan keselamatan warga sebagai prioritas utama.
Kondisi cuaca signifikan ini dipicu oleh penguatan Monsun Asia dan pengaruh tidak langsung dari Siklon Tropis Luana yang terpantau bergerak di selatan perairan Indonesia.
Kehadiran JIS yang terintegrasi dengan berbagai moda transportasi mulai dari KRL hingga Trans-Jakarta menjadi modal kuat bagi Jakarta Utara untuk tumbuh sebagai kawasan masa depan.
Selain Jakarta, wilayah penyangga juga diprediksi akan mengalami cuaca basah.
Menurut Pramono, dengan dukungan konektivitas tersebut, penyelenggaraan kegiatan berskala besar di JIS dan Ancol akan lebih mudah dijangkau masyarakat.
Letaknya yang strategis di samping JIS menjadikannya salah satu titik potensial untuk pengembangan wisata urban di Jakarta Utara.
Menurut Pramono, dengan dukungan konektivitas tersebut, penyelenggaraan kegiatan berskala besar di JIS dan Ancol akan lebih mudah dijangkau masyarakat.
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta selaku pemegang saham mayoritas melakukan perubahan pada susunan Dewan Komisaris Transjakarta
Pemprov DKI Jakarta terapkan WFH dan PJJ akibat cuaca ekstrem Januari 2026. Simak durasi kebijakan dan aturan lengkap dari Gubernur Pramono Anung.
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta mengimbau pekerja swasta dan aparatur sipil negara (ASN) di DKI Jakarta menerapkan work from home atau bekerja dari rumah akibat cuaca ekstrem yang melanda DKI
Dinas Bina Marga sebenarnya sudah mengenal dan mulai menggunakan material beton porus maupun aspal porus yang memiliki kemampuan menyerap air.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved