Headline
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Pelaku usaha menagih penyederhanaan regulasi dan kepastian kebijakan dari pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
GUBERNUR DKI Jakarta Anies Baswedan diminta memoles data penerima bantuan sosial (bansos). Data yang berantakan dikhawatirkan merampas hak masyarakat yang berhak menerimanya.
"Masih banyak kekeliruan. Kita harapkan ke depan agar dibenahi," kata anggota DPRD DKI Muhammad Idris di Pulau Kelapa, Kepulauan Seribu Utara, Sabtu (9/5).
Baca juga: Menkop dan UKM Dorong Pembayaran Digital pada KUMKM
Idris menyayangkan data penerima bansos DKI yang amburadul. Bahkan, kata dia, seluruh anggota DPRD heran pada hal tersebut. "Saya bersama 106 anggota DPRD pun mempertanyakan hal itu," ujar politikus Partai NasDem itu.
Idris mengatakan pembenahan data penerima mendesak dilakukan. Hal itu, kata dia, untuk menjamin bansos yang diberikan tepat sasaran.
"Sehingga tidak merugikan orang yang seharusnya menerima bantuan tersebut," tuturnya.
Baca juga: Pembagian Bansos Berantakan, Pemprov DKI Diminta Jujur
Secara khusus, ungkap Idris, Fraksi NasDem DKI telah menyampaikan imbauan secara tertulis kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI.
NasDem, kata dia, mendorong agar data penerima bansos itu segera diperbaiki. "Agar jangan sampai salah sasaran," ucap dia.
Baca juga: Sebut Anies Angkat Tangan soal Bansos, Srimul Dituding Politis
Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyebut distribusi bantuan sosial (bansos) berupa paket sembako ke 1,2 juta kepala keluarga (KK) rampung.
Namun, ia mengakui penyaluran paket sembako demi menghadapi pandemi korona (covid-19) itu belum sempurna. Sebanyak 1,6 persen penerima bansos mengembalikan bantuan karena bukan termasuk keluarga yang berhak. (X-15)
Prabowo Subianto dan Anies Baswedan dinilai masih menjadi dua figur utama yang sulit tergeser dalam bursa calon presiden pada Pilpres 2029.
Sebelumnya, ormas Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan tahun ini akan menjadi partai politik ingin Anies Baswedan menjadi Presiden Republik Indonesia.
WAKIL Ketua Umum Partai NasDem Saan Mustopa merespons langkah Partai Gerakan Rakyat yang mengusung Anies Baswedan menjadi calon presiden pada Pilpres 2029.
MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo hadir dalam pengukuhan guru besar,Prof. Zainal Arifin Mochtar dan pidatonya soal demokrasi
Founder Gerakan Turun Tangan, Anies Baswedan, menyampaikan gagasan dan pemikirannya di depan seribuan anak muda dalam gelaran Turun Tangan Festival 2025.
Diketahui Anies sebelumnya dalam acara Dialog Kebangsaan di Padang menyatakan bahwa negara tidak boleh salah fokus pada proyek mercusuar yang membebani rakyat.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved