Headline
Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.
Prabowo kembali gelar rapat terbatas bahas dampak perang di wilayah Timur Tengah.
Kumpulan Berita DPR RI
RENCANA Pemprov DKI Jakarta menyulap sejumlah sekolah untuk akomodasi tenaga medis dan isolasi pasien terkait virus korona atau Covid-19 mendapatkan penolakan. Kali ini, warga Kelurahan Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan menolak keras rencana peminjaman ruang di delapan sekolah yang berada di kawasan tersebut.
Salah satu warga yang meminta dirahasiakan identitasnya menilai, rencana pemerintah menjadikan ruang sekolah lokasi isolasi pasien dan akomodasi perawat Covid-19 tidak tepat karena lokasi sekolah yang sangat berhimpitan dengan pemukiman warga.
Baca juga: Dishub Kota Sukabumi Siapkan Aturan Transportasi Saat PSBB
“Ini pemukiman padat penduduk, lagian banjir melulu,” ujarnya saat dikonfirmasi, Senin (4/5).
Ia pun menyesalkan terbitnya surat berisi pengajuan ruang sekolah sebagai tempat isolasi yang ditandatangani langsung Lurah Kebon Baru, Fadhilah Nursehati. Dalam surat bernomor 195/-1/772.1 itu Fadhilah menyatakan siap membantu meminjamkan ruang-ruang kelas di delapan sekolah yang berdiri di Kelurahan Kebon Baru.
Delapan sekolah yang ditunjuk yakni TK Negeri 01, SDN 05 Kebon Baru, SDN 07 Kebon Baru, SDN 10 Kebon Baru, SDN 09 Kebon Baru, SDN 011 Kebon Baru, SMP 265, dan SMAN 37 Jakarta.
Warga mengatakan, pengajuan ruang kelas di delapan sekolah tersebut dilakukan tanpa melibatkan warga. Padahal edukasi dalam hal ini sangat penting, apalagi banyak warga di Kebon Baru yang berstatus manula.
“Kami di sini semakin resah, karena sampai saat ini tidak ada sosialisasi ke warga. Lurah enak karena dia tidak tinggal di sini, dan akan beda cerita kalau beliau tinggal di sini,” ungkap warga tersebut.
Ketua DPRD Provinsi DKI Jakarta Prasetio Edi Marsudi sebelumnya telah mengingatkan agar Pemprov DKI meninjau ulang rencana tersebut. Menurutnya, sangat tidak representatif menjadikan sekolah di Jakarta lokasi akomodasi tenaga medis dan ruang isolasi pasien terpapar virus corona.
Prasetio menilai, banyak sekolah yang diusulkan menjadi tempat isolasi berada di tengah permukiman. Menurutnya, kebijakan tersebut jangan sampai mengubah lingkungan sekolah justru menjadi zona merah.
"Sekolah-sekolah yang diusulkan Dinas Pendidikan ini kan juga banyak yang di tengah pemukiman. Jangan sampai di kawasan zona biru justru menjadi zona merah dengan kebijakan yang dikeluarkan," ujarnya.
Baca juga: Penuhi Kebutuhan Pangan dengan Berkebun di Rumah
Imbauan yang sama juga telah dilontarkan Komisi E DPRD DKI Jakarta. Komisi yang membidangi kesejahteraan masyarakat itu menilai akomodasi tenaga medis dan perawatan bagi pasien sangat tidak mumpuni untuk dilakukan di ruang sekolah yang ada di Jakarta.
“Lebih baik pergunakan rusun-rusun yang belum terpakai untuk tempt isolasi, itu lebih baik. Salah satunya Rusun Pasar Rumput. Itu saja yang dipergunakan, karena kalau Rusun ruangannya lebih banyak, dan kosong, jadi gak banyak yang harus dipindahin,” ungkap Iman Satria, Ketua Komisi E DPRD DKI Jakarta. (OL-6)
Ia juga bercita-cita menjadi astronom serta menempuh kuliah di kampus terkenal kelas dunia, Massachusetts Institute of Technology (MIT), Amerika Serikat.
Instruksi itu merupakan turunan dari perintah Divisi Kabinet Pemerintah Bangladesh sebagai langkah lebih lanjut untuk menekan permintaan energi di sektor-sektor tertentu.
BAGAIMANA pendidikan dapat tetap berjalan ketika banjir merenggut kelas, fasilitas, bahkan rasa aman?
SELAMA puluhan tahun, Indonesia terjebak dalam delusi bahwa mutu pendidikan bisa ditingkatkan hanya dengan menyuntikkan dana ke sekolah atau mengganti label kurikulum
Setelah tidur malam, kadar glukosa dalam tubuh menurun. Padahal, otak membutuhkan glukosa sebagai sumber energi utama untuk berpikir dan berkonsentrasi.
BELAKANGAN ini, ruang media sosial diramaikan perbincangan mengenai istilah 'bahasa ibu' yang memantik refleksi publik.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Memahami perbedaan mendasar antara Super Flu, Influenza, dan Covid-19 bukan hanya soal ketenangan pikiran, tetapi juga tentang ketepatan penanganan medis untuk mencegah komplikasi serius.
GURU Besar Ilmu Kesehatan Anak Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga Surabaya, Dominicus Husada, menilai penularan virus Nipah tidak sebesar kasus covid-19 yang menjadi pandemi.
Secara sederhana, zoonosis adalah penyakit infeksi yang ditularkan dari hewan vertebrata ke manusia.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved