Senin 04 Mei 2020, 11:35 WIB

​​​​​​​Penuhi Kebutuhan Pangan dengan Berkebun di Rumah

Hilda Julaika | Ekonomi
​​​​​​​Penuhi Kebutuhan Pangan dengan Berkebun di Rumah

ANTARA/Fakhri Hermansyah
Warga memberikan pelatihan budidaya sayuran pakcoy hidiroponik secara dalam jaringan (daring) di Bekasi, Jawa Barat, Rabu (29/4).

 

MASA pandemi covid-19 ini membuat aktivitas di luar rumah masyarakat menjadi terbatas. Salah staunya untuk pemenuhan kebutuhan pangan. 

Pegiat Indonesia Berkebun Winartania mengatakan berkebun di rumah di tengah wabah bisa menjadi alternatif pemenuhan kebutuhan sayur-mayur. Bahkan bisa dijual pada tetangga di sekitar rumah.

“Banyak jenis tanaman yang mudah ditanam di rumah tapi bisa mencukupi pangan di rumah. Tanaman seperti sayur-sayuran ini juga bida dijual atau dikomersialkan ke tetangga yang membutuhkan,” ujar Wina di Jakarta, Senin (4/5).

Wina mengatakan ada beberapa tanaman yang mudah untuk dilakukan. Tanaman ini pun termasuk sayuran yang favorit dikonsumsi oleh masyarakat Indonesia. Seperti bayam, kangkung, cabai, hingga tomat.

“Sayur-sayuran lokal lebih disukai oleh masyarakat. Sayur yang mudah ditanam dan dijual ya yang banyak dikonusmsi oleh masyarakat seperti, bayam, kangkung, cabai, tomat. Menanamnya pun tidak sulit,” jelasnya.

Baca juga: Berkebun di Rumah Kita

Wina juga mengatakan tak perlu khawatir untuk masyarakat yang tinggal di perkotaan dan tak memiliki banyak lahan. Berkebun di rumah bisa melalui beragam alternatif. Misalnya, menanam dengan instalasi hidroponik secara vertikal. Atau menggunakan elemen dinding rumah hingga atap rumah.

“Ada beberapa alternatif. Kita bisa menggunakan instalasi hidroponik dengan vertikal. Jadi gak perlu luas lahan yang besar tapi memanfaatkan area ke atas atau ke dinding. Tanaman ini pun perlu mendapatkan banyak sinar matahari sekitar 6 jam lebih bagus saat pagi hari untuk sayuran,” imbuhnya. (A-2)

Baca Juga

MI/Bary Fathahilah

KSPI: New Normal? PSBB Saja Banyak Tidak Patuh

👤M. Ilham Ramadhan Avisena 🕔Selasa 02 Juni 2020, 19:11 WIB
Pemerintah diminta mengganti istilah new normal menjadi physical distancing yang terukur. Sebab, dinilai lebih mudah dipahami masyarakat...
DOK BUKOPIN

Mengenal Lebih Dekat KB Kookmin Bank

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 02 Juni 2020, 19:09 WIB
Bank yang berbasis di Korea tersebut tercatat sebagai bank dengan pencapaian net income terbesar di Korea sepanjang tahun...
DOK KEMENTAN

Bupati Landak Dukung Demplot Padi 5 Varietas Unggul

👤mediaindonesia.com 🕔Selasa 02 Juni 2020, 18:46 WIB
Kehadiran kegiatan demplot varietas unggul bersertifikat pun berdampak nyata pada petani yakni bisa melihat secara langsung jenis padi yang...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya