Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
Penyidik Kepolisian Daerah Metro Jaya hingga hari ini masih melakukan penyelidikan dan pendalaman terhadap dugaan peretasan aplikasi WhatsApp milik aktivis Ravio Patra.
Namun, tim penyidik masih memerlukan keterangan lain. Oleh karena itu, Polda Metro Jaya akan turut melibatkan Facebook sebagai pemilik server WhatsApp.
“Dalam hal ini, hanya penegak hukum yang bisa mendapatkan otoritas untuk mendapatkan informasi mengenai data yang dibutuhkan, sesuai dengan protokol dari Facebook Corporation sebagai pemilik server Whatsapp,” tutur Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Suyudi, Senin (27/4).
Baca juga: Petugas dan Penumpang di Stasiun Bogor Jalani Tes Covid-19
Suyudi mengatakan semua langkah yang dilakukan penyidik dengan salah satunya menggandengo Facebook untuk membongkar kasus peretasan bukan untuk mencari-cari masalah. Sebaliknya, pihak kepolisian bertanggung jawab penuh untuk membuat kasus ini menjadi jelas berdasarkan kejadian dan saksi.
Tak hanya itu, Suyudi menjelaskan bahwa pemeriksaan terhadap server Facebook dilakukan demi menguji klaim Ravio yang mengaku akun WhatsApp miliknya diretas.
Penyidik juga akan memeriksa lebih lanjut beberapa saksi ahli dan analisis untuk menguatkan hasil penyelidikan.
“Kemungkinan keterangan lainnya memerlukan waktu yang lebih panjang sebab keterangan tersebut berkaitan dengan server WhatsApp,” ungkap Suyudi.
Sebelumnya, Ravio ditangkap karena diduga menyebarkan pesan atau ujaran kebencian dan provokasi terkait penjarahan. Namun, tuduhan tersebut dibantah Ravio karena mengaku nomor teleponnya diretas saat mengirimkan pesan provokasi. (OL-14)
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Abdullah menyoroti penembakan remaja oleh oknum polisi di Makassar, Sulawesi Selatan. Perlu evaluasi SOP senjata api
Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (Dema PTKIN) Se-Indonesia mengapresiasi pola pengamanan kepolisian dalam aksi unjuk rasa mahasiswa.
Sarah Nuraini Siregar dari BRIN menyoroti penggunaan istilah "oknum" untuk anggota polisi, menegaskan tindakan individu mencerminkan institusi.
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal menyatakan pelaku penganiayaan karyawan SPBU di Cipinang, Jakarta Timur, positif sabu dan ganja usai tes urine.
Transparansi digital melalui media sosial membuat kasus-kasus tersebut kini lebih mudah terungkap ke permukaan.
Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Rano Alfath, mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus penganiayaan yang menewaskan AT (14).
Ingin hapus video WhatsApp tapi chat tetap ada? Simak cara menggunakan fitur Granular Media Deletion terbaru 2026 untuk hemat memori HP Anda.
APLIKASI pesan instan seperti WhatsApp menjadi salah satu penyumbang terbesar penggunaan ruang penyimpanan di ponsel pintar.
Tulisan WhatsApp terlalu kecil? Simak panduan mudah memperbesar ukuran font WA di Android, iPhone, dan Desktop agar lebih nyaman dibaca.
EXECUTIVE Vice President Head of Circle Java Indosat Ooredoo Hutchison Indosat Fahd Yudanegoro mengingatkan meningkatnya risiko kasus penimpuan daring melalui aplikasi pesan Whatsapp
Tiga akun media sosial provokatif yang diduga mengeskalasi kerusuhan Agustus 2025. Akun Strongerboy, Adiastha8, dan Armyzoned ID dianggap kebal hukum dan belum diusut kepolisian.
Dari video call grup hingga kunci chat, ini 10 fitur WhatsApp yang bikin Imlek lebih tertata, hangat, dan bebas gangguan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved