Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
Penyidik Kepolisian Daerah Metro Jaya hingga hari ini masih melakukan penyelidikan dan pendalaman terhadap dugaan peretasan aplikasi WhatsApp milik aktivis Ravio Patra.
Namun, tim penyidik masih memerlukan keterangan lain. Oleh karena itu, Polda Metro Jaya akan turut melibatkan Facebook sebagai pemilik server WhatsApp.
“Dalam hal ini, hanya penegak hukum yang bisa mendapatkan otoritas untuk mendapatkan informasi mengenai data yang dibutuhkan, sesuai dengan protokol dari Facebook Corporation sebagai pemilik server Whatsapp,” tutur Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Suyudi, Senin (27/4).
Baca juga: Petugas dan Penumpang di Stasiun Bogor Jalani Tes Covid-19
Suyudi mengatakan semua langkah yang dilakukan penyidik dengan salah satunya menggandengo Facebook untuk membongkar kasus peretasan bukan untuk mencari-cari masalah. Sebaliknya, pihak kepolisian bertanggung jawab penuh untuk membuat kasus ini menjadi jelas berdasarkan kejadian dan saksi.
Tak hanya itu, Suyudi menjelaskan bahwa pemeriksaan terhadap server Facebook dilakukan demi menguji klaim Ravio yang mengaku akun WhatsApp miliknya diretas.
Penyidik juga akan memeriksa lebih lanjut beberapa saksi ahli dan analisis untuk menguatkan hasil penyelidikan.
“Kemungkinan keterangan lainnya memerlukan waktu yang lebih panjang sebab keterangan tersebut berkaitan dengan server WhatsApp,” ungkap Suyudi.
Sebelumnya, Ravio ditangkap karena diduga menyebarkan pesan atau ujaran kebencian dan provokasi terkait penjarahan. Namun, tuduhan tersebut dibantah Ravio karena mengaku nomor teleponnya diretas saat mengirimkan pesan provokasi. (OL-14)
Petugas kepolisian saat ini tetap disiagakan di lapangan untuk memantau pergerakan masyarakat, terutama di area aglomerasi dan kampung halaman.
Ledakan petasan di Pekalongan menewaskan remaja 14 tahun. Dua korban lain masih dirawat intensif, polisi lakukan penyelidikan.
Ketua YLBHI Muhamad Isnur menyoroti adanya perbedaan data terduga pelaku penyiraman air keras aktivis KontraS, Andrie Yunus yang diungkap oleh kepolisian dan TNI.
Kisah haru Aipda Arno di Manggarai, NTT. Berlutut sambil menangis demi memohon warga binaannya agar tidak bentrok. Simak aksi humanis sang polisi di sini
Menurut Oegroseno, semestinya hal-hal seperti ini tidak terjadi, karena tak diatur oleh KUHAP.
Trunoyudo menyebutkan bahwa momentum bulan suci Ramadan turut melandasi semangat kedua belah pihak untuk saling memaafkan dan melakukan introspeksi diri.
Para pelaku kejahatan siber kini bergerak dalam sindikat terorganisir yang sangat sistematis. Mereka tidak hanya mengincar data pribadi, tetapi juga akses langsung ke saldo
Whatsapp tengah menguji fitur obrolan tamu yang memungkinan pengguna berkomunikasi dengan orang yang belum memiliki akun.
Kenali modus peretasan WhatsApp terbaru 2026 yang makin halus. Simak cara melindungi akun dengan fitur Strict Account Settings dan 2FA di sini.
Kehadiran Tab Meta AI di WhatsApp Android menunjukkan ambisi besar Meta untuk menjadikan kecerdasan buatan sebagai bagian tak terpisahkan dari komunikasi digital.
WhatsApp tengah menguji fitur Meta AI Tab pada versi beta Android yang memungkinkan pengguna mengakses berbagai alat AI langsung dari aplikasi.
WhatsApp resmi meluncurkan fitur akun yang dikelola orang tua untuk anak usia 10-12 tahun. Simak cara setting, fitur kontrol, dan sistem keamanannya di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved