Headline
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
“Damai bukan sekadar absennya perang. Ia adalah kebajikan,” tulis filsuf Baruch Spinoza.
Kumpulan Berita DPR RI
WhatsApp secara resmi memperkenalkan inovasi terbaru yang telah lama dinantikan oleh para orang tua di seluruh dunia, Akun yang Dikelola Orang Tua (Parental-Managed Accounts). Fitur ini dirancang khusus untuk menjembatani kebutuhan komunikasi anak usia 10 hingga 12 tahun dengan standar keamanan yang ketat.
Langkah ini diambil Meta setelah melakukan riset mendalam bersama para ahli perlindungan anak dan menanggapi permintaan masif dari keluarga yang menginginkan platform pesan instan yang aman namun tetap privat.
Berbeda dengan akun reguler, akun WhatsApp untuk anak usia 10-12 tahun ini memiliki struktur hierarki. Orang tua bertindak sebagai administrator utama yang memiliki kendali penuh atas ekosistem digital anak mereka.
Beberapa kendali baru yang diperkenalkan meliputi:
Untuk mengaktifkan fitur ini, orang tua memerlukan dua perangkat, satu ponsel untuk anak dan satu perangkat milik orang tua untuk menautkan akun tersebut. Proses penautan ini memastikan orang tua memiliki akses kontrol yang lebih dalam pada sisi administrasi akun.
Meskipun berada di bawah pengawasan, WhatsApp menegaskan bahwa prinsip dasar mereka tidak berubah. Seluruh pesan dan panggilan tetap dilindungi Enkripsi End-to-End.
Artinya, pihak WhatsApp maupun Meta tidak dapat melihat isi percakapan. Orang tua mengelola "siapa" yang berkomunikasi dengan anak, namun isi percakapan tetap menjadi ruang privat antara anak dan kontaknya.
| Fitur | Akun Reguler | Akun Anak (10-12 Thn) |
|---|---|---|
| Batas Usia | Minimal 13 Tahun+ | Khusus 10-12 Tahun |
| Penambahan Kontak | Bebas | Wajib Persetujuan Ortu |
| Kontrol Grup | Terbuka | Eksklusif oleh Ortu |
Kehadiran akun yang dikelola orang tua ini membuktikan bahwa WhatsApp mulai serius menggarap segmen pengguna di bawah umur dengan pendekatan yang lebih bertanggung jawab. Ini bukan sekadar membatasi, melainkan memberikan ruang belajar bagi anak untuk berkomunikasi secara digital dalam lingkungan yang aman dan privat.
1. Apakah orang tua bisa membaca pesan anak?
Enkripsi tetap berlaku. Fokus fitur ini adalah pada manajemen kontak dan grup, bukan penyadapan isi pesan secara real-time di perangkat orang tua.
2. Kapan fitur ini tersedia di Indonesia?
WhatsApp melakukan peluncuran secara bertahap dalam beberapa bulan ke depan sejak Maret 2026. (Z-10)
Sering merasa baterai HP cepat habis? Simak 7 fitur WhatsApp yang paling boros baterai dan tips mengoptimalkannya agar ponsel lebih awet.
Para pelaku kejahatan siber kini bergerak dalam sindikat terorganisir yang sangat sistematis. Mereka tidak hanya mengincar data pribadi, tetapi juga akses langsung ke saldo
Whatsapp tengah menguji fitur obrolan tamu yang memungkinan pengguna berkomunikasi dengan orang yang belum memiliki akun.
Kenali modus peretasan WhatsApp terbaru 2026 yang makin halus. Simak cara melindungi akun dengan fitur Strict Account Settings dan 2FA di sini.
Kehadiran Tab Meta AI di WhatsApp Android menunjukkan ambisi besar Meta untuk menjadikan kecerdasan buatan sebagai bagian tak terpisahkan dari komunikasi digital.
WhatsApp tengah menguji fitur Meta AI Tab pada versi beta Android yang memungkinkan pengguna mengakses berbagai alat AI langsung dari aplikasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved