Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

TNI-Polri Siapkan 2.582 Pos Pengamanan Operasi Ketupat

Yakub Pryatama Wijayaatmaja
21/4/2020 23:25
TNI-Polri Siapkan 2.582 Pos Pengamanan Operasi Ketupat
Polisi menilang pengendara motor saat menggelar Operasi Zebra di kawasan Tanjung Barat, Jakarta, Minggu (4/11/2018)(MI/Bary Fathahilah)

POLRI bersama TNI akan menyiapkan sebanyak 2.582 pos yang terdiri dari tiga jenis pos, yakni pos PAM, pos pelayanan dan pos terpadu untuk mendukung kebijakan pemerintah soal larangan mudik. Rencananya, pos pengamanan tersebut akan disiapkan selama bulan Ramadan sampai dengan H+7 lebaran.

“Dengan adanya kebijakan untuk tidak mudik, Polri akan melakukan Ops Ketupat pada hari pertama bulan Ramadan sampai dengan H+7 lebaran,” tutur Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono, Selasa (21/4).

Baca juga: Bantu Penanganan Covid-19, Brimob Donasikan APD dan Sembako

Pos PAM nantinya akan terdapat di 1.792 lokasi dan nantinya dalam pos tersebut terdiri dari beberapa personel TNI dan Polri untuk mencegah kejahatan.

“Nantinya operasi ini akan dirincikan oleh Asops Kapolri. Metode yang digunakan adalah persuasif humanis dengan santun kepada setriap pengguna jalan,” ujarnya.

Argo pun tetap mengedepankan protokol Covid-19 dengan melakukan physical disatancing, serta menggunakan masker, dalam setiap kegiatannya mengawal larangan mudik.

Ia pun menegaskan bahwa dalam kegiatan larangan mudik ini tidak akan ada penutupan jalan tol dan jalan arteri.

“Artinya semua jalan akan tetap dapat dilewati. Namun jika masyarakat tetap mudik maka akan dilakukan penindakan oleh anggota,” tegasnya.

Di sisi lain, Polri sendiri telah membentuk Satgas Begal dan Preman yang akan dilakukan oleh masing-masing Polda yang dikepalai oleh Direktur Reserse Kriminal Umum. (OL-6)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya