Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
ADANYA aktivitas berjemur untuk para tahanan di Rutan Polsek Bekasi Kota demi meningkatkan imunitas guna mencegah penularan virus korona, rupanya diartikan lain oleh para napi.
Di mana ada kesempatan, di situ ada jalan. Sebanyak 16 napi Polsek Bekasi Kota kabur saat diminta berjemur untuk cegah korona.
Tanpa tedeng aling-aling para napi kabur saat matahari sedang terik-teriknya di sekitar pukul 12.20 WIB, Minggu (12/4).
Semua berawal dari seorang penjaga rutan yang membuka sel tahanan dan meminta 16 tahanan untuk berjemur pada pukul 09.00 WIB.
Selang satu jam kemudian, petugas yang menjaga kembali guna memeriksa 16 tahanan tersebut untuk kepentingan dokumentasi.
Selesai dari pengecekan, para tahanan kembali berjemur sambil bernyanyi-nyanyi dan hanya dikunci pintu sel utama saja dan tanpa dijaga oleh petugas.
Masalah datang pada saat suara tahanan yang sedang bernyanyi sambil berjemur tidak terdengar.
Tidak dinyana, para tahanan telah melarikan diri dengan cara menjebol tralis besi yang biasa digunakan untuk membesuk dengan cara mengoyak-ngoyak jendela tralis.
Baca juga: Napi tidak Jera Hak Asimilasi Hangus
Para tahanan melarikan diri melewati ruang pelayanan SKCK Polsek Bekasi Kota menuju pintu kecil halaman belakang Polsek Bekasi Kota yang berbatasan dengan pemukiman warga.
Keteledoran ini seakan menjadi tamparan keras bagi polisi. Apalagi diketahui, tahanan bernama Pebri melakukan pengrusakan jendela tralis besi yang telah rapuh dan dimanfaatkan oleh para tahanan untuk melarikan diri.
Selain itu salah satu tahanan lainnya, Fikri memang telah lama merencanakan perbuatan melarikan diri tersebut.
Dalam pelariannya, tiga dari 16 tahanan berhasil diamankan kembali berkat bantuan warga sekitar. Namun, 13 napi lainnya masih dalam pengejaran.
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Yusri Yunus belum bisa bernicara banyak terkait insiden tahanan kabur ini.
"Nanti dicek dulu, masih pemeriksaan pos," ujar Yusri, Senin (13/4). (A-2)
ANGGOTA Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Abdullah menyoroti penembakan remaja oleh oknum polisi di Makassar, Sulawesi Selatan. Perlu evaluasi SOP senjata api
Dewan Eksekutif Mahasiswa Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (Dema PTKIN) Se-Indonesia mengapresiasi pola pengamanan kepolisian dalam aksi unjuk rasa mahasiswa.
Sarah Nuraini Siregar dari BRIN menyoroti penggunaan istilah "oknum" untuk anggota polisi, menegaskan tindakan individu mencerminkan institusi.
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Alfian Nurrizal menyatakan pelaku penganiayaan karyawan SPBU di Cipinang, Jakarta Timur, positif sabu dan ganja usai tes urine.
Transparansi digital melalui media sosial membuat kasus-kasus tersebut kini lebih mudah terungkap ke permukaan.
Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi PKB, Rano Alfath, mendesak aparat penegak hukum untuk mengusut tuntas kasus penganiayaan yang menewaskan AT (14).
LEMBAGA Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) menyatakan siap melindungi keluarga korban perampokan dan pembunuhan di Jatibening, Kota Bekasi, Jawa Barat.
POLRES Metro Bekasi membongkar sebuah rumah kontrakan yang dijadikan gudang penyimpanan 187.570 butir obat keras ilegal golongan G di Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.
Program itu merupakan arahan langsung Presiden Prabowo Subianto sebagai langkah strategis dalam upaya mengatasi persoalan sampah,
Polda Metro Jaya turun tangan dalam menangani kasus perampokan yang terjadi di Perumahan Prima Lingkar Asri, Kelurahan Jatibening, Kecamatan Pondok Gede, Kota Bekasi, Jawa Barat, Senin (2/3).
Permintaan hunian kelas atas di kawasan Bekasi kian meningkat seiring ekspansi industri dan teknologi di wilayah penyangga Jakarta tersebut.
POLISI masih menyelidiki kasus dugaan perampokan disertai dengan pembunuhan pasangan suami istri (pasutri) pada sebuah rumah di Perumahan Prima Lingkar Asri, Kelurahan Jatibening, Bekasi
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved