Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH titik di Jakarta dan Bekasi terendam banjir imbas hujan yang tidak berhenti dari semalam hingga pagi tadi, termasuk di Jalan Protokol sampai Istana Kepresidenan. Direktur Jenderal Pengendalian Pemanfaatan Ruang dan Penguasaan Tanah (Dirjen PPRPT), Budi Situmorang, menyebut hal ini terjadi akibat kepadatan pembangunan Jakarta dan kurang taatnya tata ruang dari hulu ke hilir.
Budi menjelaskan tahun ini Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) sedang kejar-kejaran dengan waktu untuk mengaudit semua dari hulu sampai ke hilir.
Baca juga: Pemprov DKI Klaim Sudah Mengantisipasi Banjir
"Menurut informasi, dari hulu juga ada persoalan karena di puncak sudah jadi vila. Nah, dari hulu kita mau menanam kembali bekerja sama dengan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) karena yang kita syaratkan jadi vila hanya 20% unsur tata ruangnya. Kalau lebih akan kita bongkar," tegasnya pada acara #TanyaATRBPN di Gedung Kantor Kementerian ATR/BPN, Jakarta, Selasa (25/2).
"Sebenarnya dari dulu sudah banjir, biasanya kita escape close-nya kan 40% daerah Jakarta itu di bawah air, kalau pergi ke Priok itu di atas dia ada tanggul aja kan gitu, itu satu faktanya," lanjutnya.
Budi menuturkan akibat kepadatan bangunan tersebut banyak resapan air jadi tertutup hingga membuat beberapa ruas titik di wilayah tertentu tergenang banjir karena terus diguyur hujan deras.
"Semalam hujannya memang deras tapi resapan tertutup oleh bangunan-bangunan jadi kan drainase nggak jalan," ujarnya.
Selain itu, Budi menceritakan bahwa pihaknya juga bekerja sama dengan Ditjen Sumber Daya Air.
"Di daerah tengah Bogor Depok dan sekitarnya itu kan kebanyakan danau sekarang kan terus berkurang, kita kerja sama untuk menyertipikatkan danau supaya danaunya tidak berkurang,” ujarnya.
Budi menegaskan untuk pemulihan di hilir Jakarta pihaknya akan mengidentifikasi lokasi di Jakarta, ada yang mau kita bongkar termasuk bangunan yang tidak mempunyai hak karena sesuai dengan Undang-undang Nomor 24 Tahun 2007 tentang Penanggulangan Bencana.
"Pemerintah bisa mencabut hak kalau dia untuk penanggulangan bencana," pungkasnya. (RO/OL-6)
BENCANA banjir di Kabupaten Karawang meluas secara signifikan.
PEMERINTAH Kota (Pemkot) Tangerang menyalurkan sebanyak 2.720 nasi bungkus kepada masyarakat di sejumlah wilayah yang terdampak banjir, Kamis (22/1).
Pengendara Sepeda Motor Dialihkan Masuk Jalan Tol Dampak Banjir di Cengkareng
FENOMENA banjir di atas Flyover Pesing, Jakarta Barat, memicu tanda tanya besar di kalangan pengguna jalan. Dengan elevasi tinggi seharusnya air hujan dapat mengalir ke saluran bawah.
Banjir flyover pesing di tengah memburuknya kondisi banjir Jakarta menjadi ancaman serius bagi keselamatan pengendara, terutama bagi pemotor yang kerap melintas di jalur tersebut.
Sementara itu, dampak cuaca ekstrem juga dirasakan di Kabupaten Manggarai Barat. Banjir dilaporkan merendam sekitar 10 hektare sawah.
PETUGAS gabungan melakukan Modifikasi Cuaca (OMC) di wilayah Jakarta dan sekitarnya dengan menyebarkan bahan semai sebanyak 8 kuintal Kalsium Oksida (CaO), Jumat (23/1)
Pemprov DKI Jakarta terapkan WFH dan PJJ akibat cuaca ekstrem Januari 2026. Simak durasi kebijakan dan aturan lengkap dari Gubernur Pramono Anung.
DI tengah harga daging sapi yang naik di sejumlah pasar tradisional, Perumda Dharma Jaya menegaskan akan menjaga keterjangkauan daging sapi bagi masyarakat Jakarta.
Pelajari cara efektif menghindari titik banjir di Jakarta. Dari daftar ruas jalan rawan hingga aplikasi pantau real-time untuk perjalanan aman.
OMC menjadi salah satu langkah mitigasi nonstruktural Pemprov DKI untuk mengurangi potensi hujan ekstrem yang dapat memicu banjir dan genangan, terutama di wilayah padat dan rawan.
Ia menyatakan, keberadaan Persija dengan basis suporter besar menjadikan klub tersebut sebagai aset strategis bagi kerja sama komersial.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved