Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMBERIAN penghargaan Adikarya Wisata yang ditujukan pada restoran, hotel, dan tempat hiburan diduga hanya akal-akalan SKPD atau dalam hal ini Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
Hal itu disampaikan oleh anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta Manuara Siahaan. Politikus PDIP itu menyebut pemberian penghargaan tidak berdasar.
"Kriteria pemberian apresiasi itu tidak ada di peraturan gubernur. Jadi diduga proses pemberian adikarya itu yang sudah sempat diberikan dan dicabut itu akal-akalan SKPD," kata Manuara saat dikonfirmasi, Selasa (21/1).
Manuara menyebut Peraturan Daerah No 6/2015 tentang Kepariwisataan tidak bisa berdiri sendiri menjadi dasar pemberian penghargaan.
"Itu yang harus digali, pemberian penghargaan ini kriterianya diselundupkan," tegas Manuara.
Perda harus memiliki peraturan teknis turunan berupa peraturan gubernur (pergub). Hingga kini pergub berisi kriteria pemenang penghargaan urung rampung.
Baca juga : Soal Colosseum, Anies Dituding Korbankan Anak Buah
"Harusnya kriteria itu disusun dalam rancangan pergub oleh SKPD terkait. Lalu diserahkan ke gubernur untuk disahkan," terangnya.
Ia pun menilai tidak etis saat ini Pemprov DKI mencabut penghargaan yang sudah diberikan. Meski tidak ada dasar pemberian penghargaan, pencabutan penghargaan itu dapat dinilai sebagai perbuatan yang tidak etis dan memalukan.
"Ini memalukan," tandasnya.
Sebelumnya, Pemprov DKI memberikan penghargaan Adikarya Wiisata kepada diskotek Colloseum. Namun, pemberian penghargaan dibatalkan karena Colloseum sempat diduga menjadi tempat peredaran narkoba. Tapi dugaan itu hingga saat ini tidak terbukti.(OL-7)
Kepala Pusat Riset BRIN Mardyanto Wahyu Tryatmoko menilai wacana pilkada tidak langsung lewat DPRD tidak menjamin hilangnya politik uang dan justru berpotensi lebih mahal.
SISTEM pemilihan kepala daerah (pilkada) langsung yang telah berjalan dua dekade dinilai gagal mewujudkan demokrasi substansial.
Sidang pemeriksaan pendahuluan perkara tersebut digelar Kamis (4/2) dan dipimpin Ketua MK Suhartoyo, didampingi Hakim Konstitusi Daniel Yusmic P. Foekh dan M. Guntur Hamzah.
Langkah ini bertujuan untuk melakukan studi komparasi guna memperkaya referensi dalam penyusunan regulasi baru.
PADA peringatan hari lahir Partai Golongan Karya (Golkar) beberapa waktu lalu, Prabowo Subianto kembali mengemukakan pandangannya tentang sistem pemilihan kepala daerah (pilkada).
Pelibatan Mabes Polri diperlukan untuk menguji transparansi penanganan kasus yang selama ini bergulir di Polda Sulteng.
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta menyatakan komitmen penuh untuk memperkuat ekosistem olahraga sepak bola putri.
Bank Jakarta resmi mendukung Pelita Jaya Jakarta sebagai sponsor di musim Indonesian Basketball League (IBL) 2026.
Gubernur DKI Jakarta pastikan stok pangan aman, harga terkendali, dan pasokan gas LPG siap jelang Ramadan dan Idulfitri 2026.
Pemprov DKI juga mulai mengandalkan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Terkait dukungan anggaran, politisi yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi D mendukung segala kajian dan rencana yang memiliki dampak positif untuk masyarakat luas.
Skema kerja sama dengan pengembang di sepanjang trase akan mempermudah pengembangan MRT, terutama dalam pengelolaan TOD dan pembiayaan proyek.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved