Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Komisi E DPRD DKI Jakarta Ima Mahdiah mengkritisi ajuan anggaran pengadaan tenda bencana yang mencapai Rp1,7 miliar oleh Dinas Sosial. Dalam rapat pembahasan pendalaman RAPDB 2020, Ima mempertanyakan kualitas dan spek tenda yang akan dibeli dengan harga satuan Rp16 juta.
"Ini dianggarkan harganya dua kali lipat dengan total Rp1,7 miliar lumayan juga. Tolong bisa dijelaskan spek tenda ini bagaimana. Saya lihat, tenda yang ada sekarang tetap saja kalau panas jadi kepanasan," kata Ima dalam rapat pembahasan pendalaman RAPBD, Sabtu (7/12).
Dalam dokumen pengajuan anggaran tersebut, Dinas Sosial tidak memberikan keterangan secara rinci terkait kebutuhan, spek dan kondisi tenda yang rencananya akan dibeli sebanyak seratus unit. Dengan demikian, komisi E merasa tidak mendapat keterangan memadai sehingga usulan tenda tersebut ditunda untuk disetujui.
"Setelah saya cek tenda dengan spek paling bagus hanya sepuluh jutaan. Saya pikir ini harus ditunda dulu," cetusnya.
Penundaan tersebut juga disetujui oleh anggota komisi E lainnya, Merry Hotma. Dia meminta angka anggaran tersebut dikoreksi sampai pihaknya mendapatkan dokumen dan penjelasan tentang kebutuhan tenda.
"Soal tenda, angka ini harus dikoreksi. Dinsos tidak bisa meyakinkan karena dalam e-katalog tidak dirinci spek tenda. Kita tunggu sampai senin," tegasnya.
Baca juga: DPRD Setujui Anggaran Sertifikasi Kompetensi SMK Rp57 Miliar
Dalam waktu dua hari, Merry meminta Dinsos melengkapi data terkait pengadaan tenda bencana.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial DKI Jakarta Irmansyah mengatakan mereka akan menyiapkan dokumen yang menjelaskan secara rinci kebutuhan tenda tersebut.
"Kami akan menyiapkan dokumen yang dibutuhkan, speknya seperti apa, gambarnya juga. Pada prinsipnya hanya itu yang dibutuhkan," jelasnya.
Ia pun mengatakan belum memegang dokumen tersebut sehingga tidak bisa meyakinkan komisi E.
"Prosesnya sudah cukup panjang dan memang itu belum saya pegang. Tidak perlu pakar tenda dan itu memang spek yang dibutuhkan dengan yang sekarang itu berbeda. Kalau yang baru harus bisa lebih menahan panas udara ekstrem, tahan api, anti lapuk dan tahan air," tukasnya.(OL-5)
PEMERINTAH Provinsi DKI Jakarta menyatakan komitmen penuh untuk memperkuat ekosistem olahraga sepak bola putri.
Bank Jakarta resmi mendukung Pelita Jaya Jakarta sebagai sponsor di musim Indonesian Basketball League (IBL) 2026.
Gubernur DKI Jakarta pastikan stok pangan aman, harga terkendali, dan pasokan gas LPG siap jelang Ramadan dan Idulfitri 2026.
Pemprov DKI juga mulai mengandalkan teknologi kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).
Terkait dukungan anggaran, politisi yang juga menjabat sebagai Ketua Komisi D mendukung segala kajian dan rencana yang memiliki dampak positif untuk masyarakat luas.
Skema kerja sama dengan pengembang di sepanjang trase akan mempermudah pengembangan MRT, terutama dalam pengelolaan TOD dan pembiayaan proyek.
Perubahan iklim global kini menjadi realitas ilmiah yang tidak terbantahkan dan berdampak langsung pada meningkatnya risiko bencana di berbagai wilayah, termasuk Sumatra.
DPR minta pemerintah prioritaskan pencegahan dan mitigasi bencana untuk kurangi kerugian ekonomi yang terus berulang di Indonesia.
BADAN Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyoroti masih minimnya anggaran mitigasi bencana di Indonesia, di tengah meningkatnya ancaman bencana alam dan kerentanan wilayah.
BMKG menyepakati bahwa kemampuan lingkungan dalam merespons air hujan yang jatuh menjadi faktor penting terjadi atau tidak terjadinya banjir.
Jepang telah menjadikan geosains sebagai basis pengambilan keputusan tertinggi.
Korban merupakan warga Penjaringan, Jakarta Utara, yang sedang mengemudikan kendaraan bernomor polisi B 2148 BOK.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved