Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
BRIPTU Polisi Rangga Tianto, 32, meminta maaf atas insiden penembakan yang menewaskan Bripka Pol Rahmat Efendi di ruang Sentra Pekayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polsek Cimanggis, Kota Depok.
"Saya memohon maaf, saya khilaf telah menembak mati almarhum Bripka Rahmat Efendi," kata Rangga dalam sidang perdana pembacaan dakwaan di Pengadilan Negeri Kota Depok, Jawa Barat, Rabu (30/10).
Sidang pembacaan dakwaan terhadap anggota Polri dari Kesatuan Direktorat Polisi Air, Badan Pemeliharaan Keamanan (Baharkam) itu diketuai Majelis Hakim Pengadilan Negeri Kota Depok Yuane Marieta.
Seusai Jaksa Penuntut Umum (JPU), Rozi Juliantono, membacakan surat dakwaan, Yuane Marieta menanyakan apakah terdakwa keberatan dengan dakwaan tersebut, Rangga justru berkata lain.
"Saya memohon maaf, saya khilaf."
Namun, Yuane buru-buru menjawab, menurut Majelis Hakim, ucapan Rangga belum tepat karena belum masuk pada inti persidangan.
"Itu nanti ya, yang saya tanyakan sekarang ini mengenai eksepsi saudara terhadap dakwaan, apakah saudara menerima atau keberatan dengan eksepsi tersebut?" papar Yuane.
Setelah berdiskusi dengan pihak pengacaranya, Rangga menyatakan menerima dakwaan tersebut.
Baca juga: Hari Ke-7 Operasi Zebra, Polda Metro Jaya Tilang 9.449 Kendaraan
Namun, Farhan Hazairin, selaku tim pengacara Rangga dari Michidan & Partners mengatakan, pihaknya akan mengajukan uji terhadap pasal yang diterapkan JPU yakni Pasal 340 dan Pasal 338 KUHP.
"Setelah kami pelajari (pasal yang diberlakukan), maka perlu pembuktian lebih lanjut dan dapat diuji secara hukum pemberlakuan pasal dari kami walaupun eksepsi tidak kami sampaikan," papar Farhan dalam persidangan.
Diberitakan sebelumnya, Rangga Tianto pada Kamis, 25 Juli 2019 pukul 21.00 WIB, mendatangi SPKT Polsek Cimanggis di Jalan Raya Bogor, Kelurahan Curug, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok.
Tujuannya untuk meminta agar keponakannya Fahrul yang ditahan Polsek Cimanggis dilepaskan.
Namun, permintaan Rangga tersebut ditolak korban hingga berakhir penembakan.
Rangga dengan marah mencabut senjata api jenis HS 9 dari pinggangnya kemudian langsung ditembakkan ke tubuh korban sebanyak 7 kali. Korban yang mengalami luka tembak di sekujur tubuhnya langsung ambruk ke lantai SPKT Polsek Cimanggis hingga tewas.
Fahrul ditangkap karena membawa senjata tajam saat tawuran antarpelajar di Jalan Raya Bogor, Kelurahan Jatijajar, Kecamatan Tapos, Kota Depok. (OL-1)
Jarak struktur bangunan yang tidak terlalu menempel pada lereng menjadi faktor kunci minimnya dampak fatal.
Pemerintah Kota Depok turut mengeluarkan peringatan dini bagi warga, terutama bagi mereka yang bermukim di daerah dengan topografi perbukitan atau dekat aliran sungai.
Langkah ini diambil untuk menekan intensitas hujan di daratan dengan cara menebar garam di awan-awan hujan sebelum memasuki wilayah pemukiman padat.
Jalan rusak sering kali menjadi penyebab kecelakaan fatal bagi pengendara motor, terutama saat musim hujan.
Polres Metro Depok pada 2018 telah melakukan penyelidikan mendalam dan memeriksa sejumlah pejabat teras Pemerintah Kota (Pemkot) Depok.
Rotasi, baik secara vertikal maupun horizontal, merupakan bagian dari evaluasi organisasi yang dilakukan secara profesional.
Momentum kebangkitan Putri di awal tahun ini bertepatan dengan apresiasi yang diterimanya dari instansi Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri).
Yusril menegaskan isu-isu teknis seperti mutasi, promosi, dan pendidikan akan tetap menjadi ranah internal kepolisian dan tidak seluruhnya dimuat dalam laporan kepada Presiden.
Dalam penanganan ini, kepolisian bekerja secara paralel mengumpulkan data antemortem (data fisik korban sebelum meninggal) dan post-mortem (data fisik dari jenazah).
KAPOLRI Jenderal Listyo Sigit Prabowo membuka babak baru dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM) dengan merekrut 101 atlet SEA Games.
Peristiwa bermula sekitar pukul 18.20 WIB saat kondisi bus cukup padat. Korban yang sedang berdiri awalnya tidak menyadari adanya tindakan pelecehan.
Dalam gelar perkara itu, hasil yang ditemukan dari kandungan yang disita saat peristiwa dilakukan persesuaian.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved