Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
SETELAH diberlakukannya uji coba perluasan sistem ganjil-genap di sejumlah ruas di Jakarta, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengklaim kondisi udara di ibu kota mulai membaik.
"Data hasil pemantauan, kualitas udara di dua SPKU (Stasiun Pemantauan Kualitas Udara) setelah uji coba ganjil-genap selama satu minggu kemarin, ada penurunan polusi udara dengan rata-rata 18,9%, " kata Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Andono Warih dalam keterangannya, Jakarta, Selasa (20/8).
Baca juga: Dishub DKI Tidak Sediakan Jalur Alternatif
Ia menjelaskan, perbaikan kualitas udara mulai terjadi tujuh hari setelah diberlakukannya perluasan ganjil genap. Sebelumnya, konsentrasi udara di DKI paling tinggi mencapai 75,05 ug/m3 dan paling rendah 54,9 ug/m3.
Menurutnya, setelah sepekan ganjil-genap diberlakukan, berdasarkan alat ukur PM 2,5 milik Pemprov DKI Jakarta konsentrasi udara paling tinggi mencapai 63,43 ug/m3. Kenaikan signifikan terjadi tiga hari setelah uji coba ganjil genap dengan kadar partikel 42,37 ug/m3.
"Alat ukur PM 2,5 itu menunjukkan ada perbaikan, artinya konsentrasi partikel di udara lebih kecil setelah ganjil genap," sebutnya.
Ia mengaku tidak memiliki target ukuran indeks kualitas udara di Jakarta, namun demikian ia optimistis kualitas udara di DKI terus membaik seiring berlakunya perluasan ganjil genap.
"Kalau bisa lebih baik lagi ya lebih baik," pungkasnya. (OL-6)
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menekankan pentingnya pengendalian polusi udara yang dilakukan secara terukur, berbasis data, serta didukung kolaborasi antar daerah.
Dalam jangka panjang, paparan terus-menerus dapat memicu penyakit kronis hingga mematikan.
Aktivitas membakar sampah merupakan salah satu pemicu utama memburuknya polusi di Ibu Kota.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengakui bahwa tantangan polusi di Ibu Kota semakin kompleks, sehingga regulasi lama seperti Perda Nomor 2 Tahun 2005 sudah tidak lagi memadai.
Penelitian terbaru mengungkap polusi udara telah ada sejak Kekaisaran Romawi Kuno.
Konsentrasi partikel halus () di Tangerang Selatan kerap melampaui ambang batas aman yang direkomendasikan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO).
normalisasi harga untuk memberikan ruang bagi pedagang eceran agar dapat menjual daging ayam ras kepada masyarakat maksimal sesuai dengan edaran acuan harga.
Momen Lebaran sering dimanfaatkan masyarakat menjual emas perhiasan untuk berbagai keperluan.
Fleksibilitas waktu tetap dijaga sesuai dengan dinamika hasil isbat.
Pembangunan taman kecil merupakan langkah awal yang lebih konkret daripada memaksakan proyek taman besar yang seringkali terkendala pembebasan lahan.
Waspada cuaca panas ekstrem di Jakarta! Dinkes DKI ingatkan risiko heatstroke dan dehidrasi. Simak kelompok paling rentan serta tips menjaga kesehatan di tengah suhu tinggi hari ini.
Adapun peresmian taman tersebut juga turut dihadiri Presiden ke-5 RI Megawati Soekarnoputri.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved