Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMAT hukum tata negara dari Universitas Andalas Feri Amsari menuturkan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan bisa melanggar azas umum pemerintahan yang baik karena inkonsistensi kebijakan yang ia lakukan.
Inkonsistensi kebijakan itu dapat dilihat dari penerbitan Izin Mendirikan Bangunan (IMB) pada bangunan di atas pulau reklamasi tanpa dasar peraturan daerah yang mengatur lebih jauh terkait kewajiban tambahan pengembang sementara di sisi lain sebelumnya Anies sudah lebih dulu melakukan penghentian reklamasi.
"Dalam Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2014 tentang Administrasi Pemerintahan terdapat azas-azas umum pemerintahan yang baik. Nah, mungkin IMB dan gubernur bisa dipermasalahkan karena itu," kata Feri saat dihubungi Media Indonesia, Kamis (20/6).
Feri berujar kealpaan membuat kebijakan bisa juga dikoreksi karena tidak taat azas.
Baca juga: Pemkot Tangerang Minta Jalan Provinsi Banten segera Diperbaiki
Meskipun demikian ia menilai dari sisi hukum IMB yang diterbitkan Anies tidak bertentangan karena memiliki dasar hukum yakni Peraturan Gubernur No 206/2016.
Tetapi jika nantinya terdapat aturan yang lebih tinggi yang melarang adanya bangunan pada area yang diberikan IMB saat ini, Anies harus mengakui aturan itu dan tunduk.
"Jika bertentangannya IMB dengan peraturan yang lebih tinggi dan diakui oleh gubernur maka gubernur dapat mencabutnya," tukasnya.
Ia pun menegaskan berbagai pihak yang merasa dirugikan pada penerbitan IMB itu bisa menggugatnya di Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN).
"Semua pihak bisa, tidak hanya nelayan yang berada di sekitar pulau reklamasi. Seluruh warga DKI Jakarta bisa," tegasnya. (OL-1)
Rano menjelaskan bahwa Jakarta membutuhkan kebijakan yang mampu menyatukan aspek pencegahan, pemberantasan, penanganan, serta rehabilitasi.
Kendala utama berada pada pengadaan tanah, baik melalui pembelian maupun pembebasan lahan, yang kerap berbenturan dengan realitas sosial dan ekonomi kota padat.
Fokus penataan tidak hanya menyentuh aspek estetika visual, tetapi juga penguatan fungsi infrastruktur dasar.
Lebih lanjut Pramono merinci, jumlah anggaran Rp100 miliar bukan hanya dikeluarkan untuk pembongkaran tiang saja.
Seharusnya, lanjut Bun, Pemprov DKI siap siaga sejak awal. Termasuk apel siaga dan persiapan teknis lainnya.
SEBANYAK 109 tiang monorel di Jalan Rasuna Said, Jakarta akan dibongkar. Dinas Bina Marga DKI Jakarta berharap pembongkaran tiang monorel itu dapat memecah kemacetan.
MANTAN Wakil Presiden Jusuf Kalla, Mantan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo hadir dalam pengukuhan guru besar,Prof. Zainal Arifin Mochtar dan pidatonya soal demokrasi
Founder Gerakan Turun Tangan, Anies Baswedan, menyampaikan gagasan dan pemikirannya di depan seribuan anak muda dalam gelaran Turun Tangan Festival 2025.
Diketahui Anies sebelumnya dalam acara Dialog Kebangsaan di Padang menyatakan bahwa negara tidak boleh salah fokus pada proyek mercusuar yang membebani rakyat.
Jebolnya tanggul baswedan membuat permukiman warga di sekitar Jati Padang, Pasar Minggu, mengalami banjir hingga mencapai 1 meter.
Bagaimana pula peluang dia dalam kontestasi politikĀ nasional, utamanya di Pilpres 2029?
Presiden Prabowo Subianto menuturkan dirinya tidak menaruh dendam pada Anies Baswedan, orang yang menjadi pesaingnya dalam pemilihan presiden di 2024.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved