Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
SUDAH enam bulan, tahun anggaran berjalan, APBD Kota Depok 2019 sebesar Rp3,5 triliun belum juga cair sehingga pembangunan infra-struktur macet.
Pembangunan infrastruktur yang paling mendesak ialah perbaikan drainase. Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PU-Pera) Kota Depok Dadan Rustandi mengungkapkan sebagian besar saluran air di wilayahnya rusak dan sebagian lagi tidak berfungsi karena tertutup material tanah maupun sampah.
Beberapa ruas jalan dan permukiman juga tidak memiliki drainase sehingga air cepat tergenang. Misalnya, di Jalan Komjen M Yamin, Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, tepatnya di depan Mako Brimob arah Margonda dan Raya Bo-gor juga rusak parah.
Akibat drainase tidak berfungsi, jalan sepanjang 4 kilometer menjadi rusak parah. Arus lalu lintas di jalan itu setiap harinya tersendat karena banyak pengendara yang harus memperlambat kendaraan untuk menghindari jalan rusak.
Riska, 22, mahasiswi yang tinggal di Kelurahan Tugu, Kecamatan Cimanggis, Kota Depok, meminta Pemerintah Kota Depok memprioritaskan perbaikan drainase Jalan Komjen M Yamin karena berdampak pada kemacetan dan banjir ke wilayah sekitarnya.
"Kalau hujan 20 menit saja, air langsung menggenangi ruas Jalan Komjen M Yamin karena drainase tidak berfungsi. Perumahan kami di Tugu Asri seketika terdam-pak banjir. Sudah lama kon-disinya seperti ini tapi tidak ada perbaikan drainase. Kami meminta tahun ini agar diprioritaskan," keluhnya.
Sekretaris Daerah Kota Depok Hardiono menyebutkan APBD senilai Rp3,5 triliun belum cair karena terkait dengan Peraturan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Nomor 07/PRT/M/2019 tentang Standar dan Pedoman Pengadaan Barang Jasa Konstruksi.
Wali Kota Depok Muhamad Idris ditemani Kepala Dinas PU-Pera Kota Depok Dadan Rustandi serta Kepala Bagian Layanan Pengadaan (BLP) Kota Depok Indah Citra Lestari telah mendatagi Kementerian PU-Pera, Rabu (12/6). Hingga kemarin, belum ada sinyal dana cair dalam waktu dekat.
Terkait dengan belum cair-nya APBD, semua organisasi perangkat daerah (OPD) dinas di lingkup Pemerintah Kota Depok dengan sendirinya bersikap pasif. Hingga sekarang belum ada dinas yang menggelar lelang barang jasa dan konstruksi. (KG/J-1)
INTENSITAS bencana tanah longsor akibat cuaca ekstrem dan curah hujan tinggi di Kota Depok, Jawa Barat per Februari 2026 meningkat.
Dana tersebut diindikasikan digunakan antara lain untuk kepentingan pribadi, pembayaran bunga deposito yang telah dicairkan tanpa sepengetahuan deposan
Meskipun harga terpantau stabil, pemerintah akan terus melakukan sidak secara rutin selama Ramadan untuk memantau pergerakan harga.
Selain kendala fisik, pasar tersebut juga kerap dijadikan tempat berkumpulnya gelandangan dan pengemis
Melubernya sampah ke jalan tersebut terjadi dalam beberapa hari terakhir.
Sebagian wilayah Condet, Jakarta sudah kebanjiran, Jumat (30/1).
Kasus guru honorer SDN Brabe 1, Mohammad Hisabul Huda, dihentikan melalui restorative justice setelah mengembalikan Rp118 juta.
Pemkab Bandung mengajukan permohonan kepada Kemendikdasmen agar dana BOSP dapat dipakai untuk membayar gaji 4.360 guru dan tenaga kependidikan paruh waktu.
TRANSPARANSI anggaran daerah selalu menjadi isu sensitif sekaligus krusial dalam tata kelola pemerintahan.
Jalan rusak sering kali menjadi penyebab kecelakaan fatal bagi pengendara motor, terutama saat musim hujan.
Alokasi anggaran sebesar Rp200 juta untuk mendukung berbagai program kebersihan, meskipun saat ini teknis pelaksanaan masih akan dibahas lebih lanjut.
Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memangkas anggaran subsidi Transjakarta hingga Rp1,1 triliun pada 2026 seiring turunnya total Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved