Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
JAKARTA, sebagai ibukota Indonesia, menawarkan berbagai pilihan wisata kuliner yang kaya akan cita rasa dan budaya. Terlebih lagi kuliner-kuliner ini cocok dan bisa disantap saat musim hujan.
Saat hujan, rasanya paling pas menikmati hidangan yang hangat dan berkuah. Di Jakarta, ada banyak pilihan kuliner yang cocok disantap saat cuaca dingin.

Baca juga : 16 Rekomendasi Kuliner Favorit di Jakarta yang Wajib Dicoba
Soto Betawi dengan kuah santan yang gurih dan daging empuk bisa menjadi pilihan sempurna untuk menghangatkan tubuh. Ditambah dengan emping, sambal, dan perasan jeruk nipis, kelezatannya semakin terasa.

Bakso adalah salah satu makanan favorit saat hujan. Kuah kaldunya yang hangat dan bola-bola bakso kenyal membuatnya menjadi comfort food sejati. Di tempat ini, bakso disajikan dengan pilihan daging, urat, atau babat, yang semakin menggugah selera.
Baca juga : 9 Rekomenasi Kuliner Malam di Jakarta yang Wajib Dicoba

Mie ayam dengan topping ayam berbumbu kecap, ditambah pangsit atau bakso, cocok disantap saat hujan turun. Mie yang kenyal berpadu dengan kuah hangat, membuatnya jadi sajian favorit banyak orang.

Baca juga : 9 Rekomendasi Kuliner Favorit di Jakarta, Wajib Dicoba
Bubur ayam dengan tekstur lembut, diberi topping suwiran ayam, cakwe, dan kacang, menjadi makanan yang pas untuk menemani suasana hujan. Anda juga bisa menambahkan telur setengah matang atau ati ampela untuk menambah kenikmatannya.

Tongseng, yang merupakan olahan daging kambing dengan kuah santan kental dan rasa pedas manis, terasa sangat nikmat disantap saat cuaca dingin. Aroma rempah-rempahnya sangat menggoda, ditambah potongan kol dan tomat yang menyegarkan.
Baca juga : Ini 7 Tempat Kuliner Malam di Jakarta yang Wajib Dicoba

Untuk pencinta pedas, seblak bisa jadi pilihan yang pas. Dengan kuah pedas, kerupuk yang kenyal, dan tambahan telur, bakso, serta ceker, seblak bisa membuat tubuh terasa hangat di tengah hujan.

Nasi uduk hangat dengan lauk-pauk seperti ayam goreng, empal, atau tempe orek, ditambah sambal kacang dan bawang goreng, membuat perut kenyang dan hati senang. Aroma harum nasi yang dimasak dengan santan sangat memanjakan selera.

Sop buntut dengan kuah kaldu bening yang kaya rasa menjadi pilihan sempurna saat hujan. Daging buntut yang lembut, ditambah wortel dan kentang, memberikan kelezatan yang menyegarkan.

Hidangan khas Jawa Timur ini sangat cocok untuk disantap saat hujan. Kuah hitam dari kluwak yang khas berpadu dengan daging sapi empuk, tauge, dan sambal, memberikan sensasi rasa yang hangat dan memuaskan.

Untuk pencinta makanan manis dan gurih, gudeg menjadi pilihan yang tepat. Hidangan nangka muda yang dimasak dengan santan ini cocok dimakan bersama krecek pedas, ayam, dan telur. Hangat, manis, dan nikmat saat cuaca dingin.
Dengan berbagai pilihan kuliner di Jakarta ini, hujan tak lagi menjadi penghalang untuk menikmati makanan lezat yang menghangatkan tubuh dan hati. (Z-12)
Akhir pekan adalah waktu yang tepat untuk bersantai dan menikmati hidangan lezat bersama orang terdekat.
SOFITEL Bali Nusa Dua Beach Resort mengajak Anda merayakan Tahun Baru Imlek melalui “Flavours of Prosperity”, sebuah perayaan makan malam yang menyambut hangat tahun kuda.
Perayaan Natal tidak hanya identik dengan dekorasi meriah dan momen kebersamaan keluarga, tetapi juga dengan ragam makanan khas Natal dari berbagai negara.
ibis Styles Medan Pattimura mempersembahkan rangkaian acara yang dirancang untuk memberikan pengalaman Natal dan Tahun Baru yang menyenangkan
Thailand dikenal dengan kulinernya yang kaya rempah, bercita rasa kuat, dan mudah diterima lidah orang Indonesia.
Chef Syrco sering mengundang para produsen, petani, dan nelayan untuk merasakan sendiri hasil bumi mereka di restorannya.
Langkah ini diambil untuk menekan intensitas hujan di daratan dengan cara menebar garam di awan-awan hujan sebelum memasuki wilayah pemukiman padat.
Bapenda telah menelusuri faktor penyebab anjloknya penerimaan BPHTB.
BMKG mengimbau kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat dan cuaca ekstrem di sejumlah wilayah hingga akhir Januari 2026.
, pembukaan rute-rute baru tersebut menjadi langkah lanjutan untuk mengoptimalkan konektivitas transportasi publik yang saat ini telah mencapai 92%.
Efektivitas OMC telah teruji pada saat puncak hujan akhir pekan lalu.
Pendekatan represif dan pengamanan tidak lagi memadai mulai menjadi arus utama dalam kebijakan daerah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved