Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
BERAT badan berlebih tak hanya mempengaruhi penampilan menjadi kurang menarik, tetapi juga bisa berdampak negatif terhadap kesehatan. Untuk itu, diet menjadi langkah penting untuk menurunkan berat badan.Ada beragam jenis diet, mulai dari diet vegan, diet paleo, diet keto, diet intermittent fasting, hingga diet rendah karbohidrat.
Namun tidak semua metode diet sehat cocok untuk semua orang. Program diet yang aman harus dirancang sesuai kondisi tubuh masing-masing tanpa mengorbankan kesehatan. Dengan pendekatan tepat, diet bukan hanya soal menurunkan berat badan, tetapi juga menjaga tubuh tetap bugar dan sehat.
Lantas, bagaimana cara memulai diet yang aman dan efektif? Mulailah dengan memahami kondisi tubuh, memilih pola makan yang sesuai, dan menerapkan langkah-langkah yang mendukung keberhasilan diet.
Dengan konsistensi, berat badan ideal bukan sekadar impian, tetapi tujuan yang dapat dicapai secara sehat dan berkelanjutan.
Mengukur Indeks Massa Tubuh (BMI)
Menghitung indeks masa tubuh atau body mass index (BMI) jadi langkah pertama menjalankan program diet sehat. Dengan mengukur BMI, seseorang bisa memahami apakah berat badannya ideal, kurang, atau berlebih. Dengan mengetahui berat badan, seseorang dapat menentukan target dan metode diet yang sesuai. Misalnya, mereka yang mengalami kelebihan berat badan dianjurkan menurunkan 5–10% berat badan secara bertahap.
Konsumsi Makanan Secukupnya
Mengatur porsi makan adalah kunci keberhasilan dalam menjalani program diet sehat. Meski dianjurkan makan 3–5 kali sehari, porsi makan harus sesuai kebutuhan kalori harian dan aktivitas fisik. Dengan mengontrol asupan kalori, metabolisme tubuh dapat tetap bekerja secara optimal.
Seimbangkan Konsumsi Buah dan Sayur
Kandungan serat buah dan sayur akan memberikan rasa kenyang lebih lama meskipun rendah kalori. Dengan mengurangi konsumsi makanan berkalori tinggi seperti nasi, tepung, atau daging dan menggantinya dengan buah-buahan dan sayur, dapat menjadi langkah efektif untuk menyeimbangkan nutrisi sekaligus menjaga berat badan tetap ideal.
Rutin Minum Air Putih
Tubuh manusia 60% terdiri dai air. Karena itu, rutin minum air putih sekitar 2 liter per hari jadi langkah penting program penurunan berat badan. Sebab, air membantu tubuh membakar lemak secara lebih efektif.
Lakukan Olahraga Teratur
Bagi mereka yang sedang menjalani program diet, memilih jenis olahraga yang tepat sangat penting. Aktivitas fisik ringan seperti jalan kaki selama 30 menit setiap hari dapat menjadi pilihan tips diet yang aman dan efektif tanpa membebani tubuh secara berlebihan.
Terkait dengan itu, Beauty Educator sekaligus Founder Program Langsung Langsing dr Susan Thian mengajak masyarakat menjalani pola makan sehat serta rutin berolahraga untuk mempertahankan massa otot dalam program diet sehat.
Untuk mendukung proses penurunan berat badan lebih efektif, ia juga merekomendasikan fat burner dari Belance, yang teruji tanpa kandungan diuretik dan pencahar.
“Suplemen alami ini mengandung Garcinia Cambogia dan Fructus atau asam kundur yang bisa membantu melangsingkan dan menekan nafsu makan secara alami. Dengan efek thermogenic yang meningkatkan pembakaran kalori, metabolisme lemak jadi lebih optimal serta menekan impulsifitas makan atau ngemil berlebih,” ungkap dr Susan.
Di samping itu, lanjut Susan, meningkatkan energi agar tubuh lebih bertenaga dalam membakar kalori dan lemak dalam keadaan aktif maupun pasif. Nilai tambah lainnya, fat burner dari Belance menjadi produk natural fat burner pertama yang terdaftar di Badan POM.
“Sehingga cocok bagi yang ingin mencapai hasil diet optimal secara alami,” pungkasnya. (H-2)
Studi terbaru ungkap tambahan 11 menit tidur, aktivitas fisik, dan konsumsi sayur bisa menurunkan risiko penyakit jantung hingga 10%.
Penyakit jantung tak hanya dipengaruhi genetik. Ahli Mayo Clinic menyebut gaya hidup punya peran lebih besar.
Penelitian terhadap 100 ribu orang menunjukkan pola diet sehat dapat menurunkan risiko kematian hingga 24% dan membantu memperpanjang usia hidup.
Kolesterol tinggi bisa terjadi meski sudah diet, terutama usia di atas 40 tahun. Kenali penyebabnya dan langkah efektif menjaga kesehatan jantung.
Penurunan fungsi pendengaran sering dianggap sebagai konsekuensi alami dari pertambahan usia.
Minyak sawit sering dianggap berbahaya. Simak fakta ilmiah tentang komposisi lemak, risiko kanker, obesitas, dan kesehatan jantung yang jarang diketahui publik.
Studi terbaru CDC mengungkap tren mengkhawatirkan pada remaja AS. Angka obesitas terus meningkat, namun motivasi untuk menurunkan berat badan justru merosot tajam.
Obesitas bukan sekadar berat badan berlebih, tapi penyakit kronis. Simak penjelasan dr. Vardian Mahardika mengenai risiko PCOS, Alzheimer, hingga sleep apnea.
Penelitian terbaru menunjukkan kualitas tidur memiliki peran penting dalam menjaga berat badan sehat. Kurang tidur ternyata tidak hanya membuat tubuh terasa lelah
Penelitian terbaru dari Belanda menyebutkan bahwa indeks massa tubuh (IMT) anak usia enam tahun adalah indikator paling akurat untuk memprediksi obesitas saat remaja.
Lebih dari setengah populasi dunia diprediksi akan mengalami kelebihan berat badan atau obesitas pada tahun 2050.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved