Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER spesialis obstetri dan ginekologi lulusan Universitas Sumatra Utara, Leo Simanjuntak, mengatakan probiotik dapat digunakan sebagai pengobatan pendamping dalam membantu mengobati keputihan akibat bacterial vaginosis (BV).
"Dibandingkan mereka yang hanya obat standar, ditambah probiotik kesembuhannya jauh lebih bagus yang kombinasi, kekambuhan juga jauh menurun," kata Leo, Sabtu (19/10).
Dekan Fakultas Kedokteran Universitas HKBP Nommensen Medan ini mengatakan pengobatan standar keputihan adalah dengan antibiotik metronidazol, yang memiliki angka kekambuhannya sampai 80%.
Dengan diberikan pengobatan standar dikombinasikan dengan probiotik, hasilnya akan lebih baik dan kekambuhan akan jauh menurun.
Pengobatan keputihan menggunakan probiotik akan sangat bermanfaat dalam membantu dengan efek kesembuhan yang lebih baik dibandingkan hanya dengan antibiotik.
Bacterial Vaginosis penyebab keputihan terjadi karena bakteri baik lactobasilus kalah banyak dengan bakteri jahat atau disebut anaerob.
Probiotik akan mengubah susunan bakteri jahat yang terlalu banyak pada vagina dan menggantinya dengan bakteri baik sehingga vagina sehat kembali.
Ciri-ciri Bacterial Vaginosis adalah keputihannya putih keabuan, tipis, tidak kental, homogen dan khasnya berbau amis.
Penggunaan antibiotik pada pengobatan biasanya juga memberikan efek samping mual, dengan probiotik akan mengurangi efek samping pengobatan keputihan Bacterial Vaginosis.
Ia juga mengatakan pemberian antibiotik yang berlebihan tidak dianjurkan karena bakteri akan resisten dan infeksinya lebih mudah kambuh.
"Pemberian probiotik pada Bacterial Vaginosis angka kesembuhan tinggi, kekambuhan rendah, efek samping tidak bermakna dibandingkan hanya
antibiotik," kata Leo.
Pemberian probiotik sebagai tambahan pengobatan keputihan diberikan minimal 1 bulan atau 60 hari, dengan dosis 1-2 kali sehari sebanyak 500 miligram.
Leo mengatakan keputihan karena Bacterial Vaginosis harus menjadi perhatian karena dialami banyak perempuan usia reproduksi sebanyak 40%-50% terutama di wilayah dengan iklim tropis. (Ant/Z-1)
Fokus entitas adalah pada pemberdayaan, baik melalui peningkatan kemampuan komunikasi strategis maupun melalui dukungan emosional dan edukasi bagi perempuan.
Pernyataan itu juga menyampaikan bahwa KJRI Jeddah turut memfasilitasi pemulangan satu WNI dengan kondisi lumpuh akibat sakit ke Indonesia.
Lestari Moerdijat mendorong penguatan peran perempuan sebagai bagian dari langkah strategis pelestarian budaya nasional.
Perempuan pascamenopause menghadapi berbagai tantangan kesehatan, mulai dari penurunan kepadatan tulang hingga melemahnya sistem imun.
Ketua Umum Kadin DKI Jakarta, Diana Dewi, meraih penghargaan Tokoh Perempuan Penggerak Ekonomi dan UMKM.
Kanker serviks masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan perempuan Indonesia.
Data kesehatan terbaru menunjukkan 1 dari 4 orang dewasa di Indonesia hidup dengan kondisi obesitas atau kelebihan lemak perut.
Akses masyarakat terhadap obat-obatan esensial dinilai terancam setelah perubahan regulasi paten terbaru.
Lucia menjelaskan ketika terjadi bencana banyak orang yang terkena luka bisa karena seng, paku, dan sebagainya maka diberikan serum anti tetanus, untuk mencegah infeksi.
Obat dapat berasal dari bahan kimia, tumbuhan, maupun hewan, dan biasanya digunakan dengan dosis tertentu agar aman dan efektif.
Gabungan Perusahaan Farmasi Indonesia (GPFI) mengadakan seminar “Peran Strategis GPFI dalam Menegaskan Prinsip 4K untuk Menunjang Kesehatan Nasional”
Obat yang mengandung steroid bisa membahayakan kesehatan tulang apabila dikonsumsi secara terus menerus.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved