Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
VARISES terjadi karena pembuluh darah membengkak atau melebar akibat penumpukan darah di pembuluh vena. Meski tidak menimbulkan gejala, bagi sebagian orang varises ini dapat menimbulkan rasa nyeri, sensasi seperti tertarik, terbakar, atau bahkan bengkak pada tungkai kaki.
"Ini disebabkan terbentuknya bekuan darah pada vena karena aliran darah melamban pada vena yang mengalami varises. Pada kasus yang lebih berat, dapat terjadi perubahan warna kulit seperti ruam yang gatal, kulit menjadi lebih hitam dan lebih tebal," terang dokter Wirya A Graha, spesialis bedah toraks dan kardiovaskuler dari Rumah Sakit Bethsaida.
Wirya menjelaskan vena merupakan pembuluh darah yang berfungsi mengembalikan darah dari seluruh tubuh ke jantung. Kerja vena pada kedua tungkai dibantu otot betis yang menekan vena dan mendorong darah kembali ke jantung melawan gaya gravitasi.
Baca juga : Ini Penyebab Varises Banyak Dialami Perempuan
"Pada beberapa orang, peregangan vena-vena yang berada di dekat permukaan kulit (vena superfisial) dan kegagalan katup menutup dengan sempurna memungkinkan darah mengalir di kedua arah (ke arah jantung dan menjauhi jantung)," urai Wirya.
Aliran darah menjauhi jantung ini disebut reflux vena dan bisa menyebabkan pembuluh darah bengkok/membelit dan melebar/menonjol atau disebut varises.
Menurut dokter Wirya, orang yang berisiko mengalami varises ialah lansia, karena dinding pembuluh darah semakin lemah seiring bertambahnya usia, menyebabkan elastisitasnya berkurang sehingga pembuluh darah mudah membesar.
Baca juga : IVUS Bantu Tangani Penyakit Jantung Koroner Lebih Akurat
Varises juga rentan dialami orang dengan obesitas, ibu hamil, dan orang yang memiliki kebiasaan berdiri atau duduk dalam jangka waktu yang terlalu lama.
Alat diagnosis yang digunakan untuk mendeteksi varises ialah pemeriksaan USG vaskular. Untuk penanganannya, terapi varises dilakukan dengan pemakaian stoking ataupun laser ablasi (endovenous laser ablation/EVLA).
"Stoking dipakai sepanjang hari sehingga mengontrol bengkak pada tungkai, tetapi stoking ini tidak dapat menghilangkan varises. Hal lain yang dapat dilakukan untuk mengurangi gejala bengkak ialah elevasi tungkai/memosisikan tungkai sejajar dengan jantung," jelas dokter Wirya.
Sedangkan, terapi laser ablasi dilakukan dengan menggunakan sinar laser yang dikonversi menjadi energi panas dan dapat menyebabkan penutupan dari vena sehingga pelebaran vena bisa hilang.
Varises, kata dokter Wirya, dapat dicegah dengan rutin berolahraga dan makan makanan yang bergizi sehingga faktor risiko varises yaitu obesitas dapat dihindari. (H-2)
Kaki merupakan bagian tubuh yang paling rawan terluka karena fungsinya sebagai penumpu utama beban tubuh.
Tahukah Anda telinga jangkrik bukan di kepala? Simak penjelasan ilmiah mekanisme pendengaran jangkrik di kaki depan dan fungsinya bagi evolusi.
Banyak pasien hipertensi kembali mengalami kenaikan tekanan darah karena faktor stres, gaya hidup, dan kurangnya intervensi mandiri yang konsisten.
Membedong kaki dengan tujuan meluruskan struktur tulang tidak memiliki dasar medis.
Jika kadar vitamin D rendah, kalsium yang seharusnya menjadi struktur utama kekuatan tulang tidak dapat terserap maksimal oleh tubuh.
Kondisi kaki dapat memberikan petunjuk penting terkait kesehatan saraf, peredaran darah, hingga penyakit sistemik.
Pentingnya pemeriksaan diagnostik dalam mendukung upaya deteksi dini, khususnya pada penyakit jantung dan pembuluh darah.
Setiap bagian anggur, mulai dari kulit, daging, hingga bijinya, mengandung komponen aktif yang berperan besar dalam mencegah berbagai penyakit kronis.
Merokok meningkatkan risiko stroke hingga enam kali lipat. Ketahui bagaimana rokok memengaruhi pembuluh darah, otak, dan cara menurunkan risikonya dengan berhenti merokok.
Salah satu fenomena yang cukup sering dilaporkan adalah wake-up stroke atau stroke setelah bangun tidur, dengan gejalanya baru disadari saat seseorang membuka mata di pagi hari.
Amlodipin, salah satu obat yang umum diresepkan untuk mengontrol tekanan darah tinggi, kini disorot karena efek samping berupa pembengkakan pada kaki,
Menjaga kesehatan pembuluh darah penting untuk mencegah berbagai penyakit kardiovaskular serius seperti hipertensi, stroke, dan serangan jantung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved