Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
BERBAGAI perubahan pada kaki dapat menjadi sinyal awal gangguan kesehatan, mulai dari masalah sirkulasi hingga penyakit kronis
Kaki kerap menjadi bagian tubuh yang paling jarang diperhatikan. Padahal, berbagai perubahan pada kaki, baik pada kulit, kuku, maupun sensasi yang dirasakan bisa menjadi tanda awal adanya gangguan kesehatan tertentu.
Menurut laman Banner Health, kondisi kaki dapat memberikan petunjuk penting terkait kesehatan saraf, peredaran darah, hingga penyakit sistemik.
1. Kaki Terasa Dingin Terus-Menerus
Kaki yang sering terasa dingin, bahkan saat cuaca hangat, bisa menandakan gangguan aliran darah. Sirkulasi yang buruk membuat darah hangat sulit mencapai kaki dan jari-jari kaki.
Kondisi ini dapat berkaitan dengan penyakit arteri perifer (PAD), penyakit Raynaud, diabetes, hingga hipotiroidisme.
Pada hipotiroidisme, metabolisme tubuh melambat sehingga penderita lebih mudah merasa kedinginan.
2. Kaki Terasa Panas, Kesemutan, atau Seperti Ditusuk Jarum
Sensasi terbakar atau kesemutan pada kaki sering menjadi tanda neuropati perifer, yaitu kerusakan saraf tepi.
Penyebab paling umum adalah diabetes, namun kondisi ini juga bisa dipicu oleh kekurangan vitamin B12, konsumsi alkohol berlebihan, infeksi, atau penyakit autoimun.
3. Ibu Jari Kaki Merah, Bengkak, dan Nyeri
Peradangan pada ibu jari kaki dapat disebabkan oleh beberapa kondisi, salah satunya asam urat atau gout. Penyakit ini memicu nyeri hebat secara tiba-tiba dan sering menyerang ibu jari kaki.
Selain gout, artritis, infeksi akibat kuku tumbuh ke dalam, maupun cedera ringan juga dapat menyebabkan gejala serupa. Diagnosis yang tepat penting untuk mencegah kerusakan sendi.
4. Kuku Kaki Menebal, Menguning, atau Rapuh
Perubahan tekstur dan warna kuku kaki sering kali disebabkan oleh infeksi jamur. Namun, dalam beberapa kasus, kondisi ini juga bisa berkaitan dengan psoriasis, anemia, atau kekurangan nutrisi tertentu.
Banner Health menyarankan agar perubahan kuku yang tidak kunjung membaik diperiksakan ke tenaga medis.
5. Muncul Garis atau Bercak Gelap di Bawah Kuku
Bercak gelap di bawah kuku kaki umumnya terjadi akibat cedera atau tekanan, misalnya karena sepatu sempit. Namun, jika bercak tersebut tidak bergerak seiring pertumbuhan kuku, kondisi ini bisa menjadi tanda melanoma, salah satu jenis kanker kulit.
Jika tidak ada riwayat cedera, pemeriksaan ke dokter kulit atau podiatris sangat dianjurkan.
6. Luka di Kaki Sulit Sembuh
Luka atau borok pada kaki yang tak kunjung sembuh, terutama pada penderita diabetes, merupakan tanda yang serius. Luka yang lambat sembuh berisiko terinfeksi dan dapat berujung pada komplikasi berat, termasuk amputasi.
Penyebabnya bisa berupa ulkus kaki diabetik, gangguan sirkulasi darah, atau bahkan kanker kulit.
7. Nyeri Kaki Meski Tidak Mengalami Cedera
Rasa nyeri pada kaki tanpa benturan atau kecelakaan bisa disebabkan oleh penggunaan berlebihan atau kondisi tertentu. Plantar fasciitis, artritis, fraktur stres, kaki datar, atau lengkungan kaki yang terlalu tinggi dapat memicu nyeri berkepanjangan.
Jika nyeri tidak membaik dalam beberapa hari atau semakin parah saat beraktivitas, pemeriksaan medis diperlukan.
8. Perubahan Bentuk Kuku Menjadi Pucat, Bergaris, atau Seperti Sendok
Kuku kaki yang tampak pucat, beralur, atau berbentuk cekung bisa menjadi tanda anemia atau kekurangan nutrisi. Perubahan ini sering muncul perlahan dan kerap tidak disadari.
Jika perubahan bentuk kuku berlangsung lama, pemeriksaan kesehatan dianjurkan untuk mengetahui penyebab pastinya. (Z-1)
Ancaman super flu, infeksi saluran pernapasan akibat virus influenza dengan gejala yang lebih berat dibanding flu biasa, kian menjadi perhatian.
Pekerja lapangan menghadapi risiko penyakit yang cukup serius, mulai dari leptospirosis, infeksi kulit, diare, hingga infeksi saluran pernapasan.
Hasil pemeriksaan sementara menunjukkan satu anak dengan gizi buruk, satu anak stunting, dan enam anak dengan gizi kurang.
SERANGAN penyakit kutu air (balancat) dan diare mulai menyerang korban banjir di Provinsi Kalimantan Selatan.
Kolesterol yang tinggi sering disebut sebagai silent killer dan dapat menjadi penyebab dari berbagai penyakit serius.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved