Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
LUPUS merupakan penyakit inflamasi kronis yang disebabkan oleh sistem imun tubuh yang bekerja menyerang jaringan dan organ tubuh sendiri bukannya melindungi. Hal yang harus diwaspadai adalah lupus yang dapat terjadi pada anak.
Anggota Unit Kerja Koordinasi Alergi Imunologi Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Reni Ghrahani Majangsari mengatakan bahwa umumnya lupus memang terjadi pada orang dewasa. Namun demikian, hampir 20% lupus terjadi pada anak.
“Gejalanya lebih berat pada anak dibanding dewasa. Juga keterlibatan organ lebih banyak,” ungkapnya dalam Webinar IDAI Bertajuk Lupus Pada Anak, Selasa (7/5).
Baca juga : Lupus Juga Bisa Menyerang Anak-Anak
Lebih lanjut, Reni mengatakan lupus pada anak kebanyakan terjadi kepada perempuan. Bahkan dikatakan perbandingan lupus yang terjadi pada anak perempuan dan laki-laki mencapai 9:1.
Rata-rata penderita lupus pada anak terjadi kepada remaja dengan rentang usia 11-12 tahun. Selain itu, populasi di Asia cenderung memiliki manifestasi yang lebih berat.
“Sementara itu, tanda lupus pada anak salah satunya demam yang hilang timbul dan tingkatnya tidak terlalu tinggi sampai tinggi. Anak sering dirawat karena demam berkepanjangan juga tampak pucat. Kadang disarankan opname oleh dokter dan transfusi darah. Lalu kelelahan, penurunan berat badan, kerontokan rambut dan nyeri badan dan kaku pada pagi hari,” kata Reni.
Baca juga : Durasi Bermain Gawai Bisa Picu Tantrum Anak
Menurutnya lupus dapat mengenai segala organ dan penyakit yang melibatkan seluruh dan sistem organ baik itu saraf, paru, sel darah merah dan putih, serta organ lain yang akan menyebabkan penurunan sel darah, pembesaran kelenjar getah bening, puber terlambat, ruam di wajah atau berbagai bagian tubuh, gangguan ginjal, peradangan sendi, dan banyak lagi.
Terdapat 11 pertanyaan yang dapat dijawab untuk menentukan anak seseorang terkena lupus atau tidak di antaranya:
Jika minimal 4 pertanyaan di atas menjurus pada jawaban iya, terdapat kemungkinan anak yang dimaksud terkena lupus dan perlu dilakukan konsultasi kepada dokter.
Selain itu, tingkat kesintasan selama 10 tahun dan 15 tahun terhadap lupus mencapai lebih dari 85%. Kematian pada beberapa tahun pertama penyakit lupus paling sering disebabkan oleh infeksi, penyakit ginjal stadium akhir dan kekambuhan lupus berat, penyakit jantung dan pembuluh darah juga dapat terjadi dan komplikasi lain seperti gagal ginjal, osteoporosis, infeksi, dan lainnya
“Penyakit lupus adalah penyakit kronis yang dapat mengenai berbagai organ. Mengenali lebih dini, pengobatan lebih dini, dan hasil pengobatan akan menjadi kondisi pasien lupus lebih baik,” pungkas Reni. (Z-10)
Edukasi seksual ini merupakan langkah preventif utama untuk mencegah penyimpangan seksual pada anak di masa depan.
Gangguan hormon yang tidak ditangani sejak dini dapat menghambat perkembangan organ reproduksi secara optimal.
Proses grooming biasanya dimulai dengan upaya halus untuk menumbuhkan rasa percaya.
Child grooming adalah proses manipulatif ketika pelaku, biasanya orang dewasa, membangun hubungan emosional dengan seorang anak.
Child grooming adalah proses sistematis untuk mempersiapkan anak menjadi korban pelecehan.
Dunia pernikahan menuntut kesiapan mental yang jauh lebih kompleks, seperti kemampuan mengelola konflik dan tanggung jawab rumah tangga yang besar.
Studi menemukan variasi gen MC1R memengaruhi kecepatan penyembuhan luka, dengan potensi pengembangan terapi topikal untuk mempercepat perbaikan jaringan.
Studi AASH mengadopsi pendekatan holistik yang fokus pada pendekatan anak secara menyeluruh.
MENURUT laman kesehatan Cleveland Clinic, makanan yang kita konsumsi dapat memengaruhi tingkat peradangan dalam tubuh kita.
Sakit perut pada anak seringkali muncul tiba-tiba dan bisa disebabkan oleh berbagai faktor, mulai dari masalah pencernaan hingga infeksi.
Gatal di area privat tersebut tidak bisa disepelekan karena bisa jadi disebabkan oleh inflamasi, peradangan, hingga infeksi serius.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved