Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER Spesialis Dermatologi, Venereologi, dan Estetika Divisi Infeksi Menular Seksual KSM Dermatologi dan Venereologi FKUI Wresti I mengatakan gatal di area kelamin berhubungan dengan masalah kesehatan.
Wresti menyebut gatal di area privat tersebut tidak bisa disepelekan karena bisa jadi disebabkan oleh inflamasi, peradangan, hingga infeksi serius.
"Meskipun gatal itu hal yang kelihatannya sepele, ini sebenarnya tidak juga, karena ternyata gatal di daerah kelamin itu bisa mengganggu kualitas hidup seseorang, psikososialnya, kehidupan seksual dengan pasangan, dan juga mengganggu tidur, karena gatal sering muncul di malam hari," kata Wresti, dikutip Kamis (15/2).
Baca juga : Gen Z Rentan Alami Gangguan Kulit Gatal
Wresti menjelaskan, beberapa gatal di kelamin disebabkan oleh beberapa faktor, seperti inflamasi atau peradangan yang umumnya disebabkan oleh eksem dan neurodermatitis, kondisi peradangan kulit kronis jangka panjang akibat kerusakan lapisan terluar kulit.
Sedangkan infeksi, umum disebabkan timbulnya herpes, hingga jamur di area kelamin.
Kondisi area kelamin yang sering lembab, dan jarang dibersihkan dapat menjadi pemicu utama.
Baca juga : HPV Ternyata Juga Sebabkan Kanker Anus
"Biasanya hanya mandi sehari sekali itu juga bisa jadi penyebab. Hal ini dapat dialami baik pada perempuan maupun laki-laki. Kalau perempuan biasanya gatal di daerah vulva atau daerah bibir vagina, sedangkan pada laki-laki biasa ditemukan di skrotum atau di kantung buah zakar, yang sekering kali menimbulkan rasa gatal yang hebat," papar Wresti.
Lebih lanjut, biasanya para perempuan sesekali mengalami keputihan bila sedang ada perubahan hormon yang terjadi dalam tubuh, dan masih dalam kadar normal. Namun, Wresti menyebut bila keputihan terus terjadi, disertai gatal, hal tersebut bisa jadi disebabkan infeksi jamur.
Wresti menganjurkan bagi laki-laki dan perempuan yang mengalami hal tersebut untuk selalu menjaga kebersihan tubuh, dan segera periksakan diri ke dokter agar dapat segera tertangani. (Ant/Z-1)
Kondisi kulit eksim ini tak hanya menimbulkan rasa gatal, tapi juga terkait dengan risiko hambatan pertumbuhan fisik dan penurunan fungsi kognitif.
Kantong tersebut sebagai tempat perlindungan bagi larva dan kamuflase.
GATAL yang timbul terus menerus dianggap hal yang biasa, bahkan seringkali akan menghilang dengan sendirinya. Padahal kulit gatal bisa menjadi salah satu tanda liver (hati) sedang bermasalah.
Rasa gatal terus-menerus tanpa sebab jelas bisa menjadi gejala awal penyakit liver seperti hepatitis atau sirosis. Kenali perbedaannya dengan gatal biasa, dan kapan harus ke dokter.
GATAL adalah masalah kesehatan yang umum dialami oleh banyak orang. Meskipun seringkali keluhan ini bisa hilang dengan sendirinya, ada kalanya rasa gatal terasa sangat mengganggu.
Para peneliti menggunakan alergen pemicu gatal untuk memicu gejala eksim di telinga tikus normal.
Ancaman super flu, infeksi saluran pernapasan akibat virus influenza dengan gejala yang lebih berat dibanding flu biasa, kian menjadi perhatian.
Buku berjudul Mika & Maka: Berani ke Dokter karya kolaborasi Karen Nijsen dan Maria Ardelia menghadirkan kisah yang disampaikan secara hangat dan mudah dipahami agar anak takut ke dokter
Siapa sangka, golongan darah ternyata ikut berkaitan dengan risiko serangan jantung. Ini bukan mitos kesehatan.
Dengan teknologi bedah robotik, standar perawatan bedah tidak lagi dibatasi oleh jarak geografis, melainkan ditentukan oleh kualitas keahlian dan presisi teknologi.
Bupati Samosir Vandiko Gultom mengusulkan peningkatan daya dukung fasilitas kesehatan di Samosir agar sejalan dengan statusnya sebagai Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN).
Pilihan mengolah pangan dengan cara dikukus membawa dampak signifikan bagi kesehatan tubuh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved