Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
MENJAGA kesehatan serviks menjadi prioritas bagi banyak perempuan. Infeksi Human papillomavirus (HPV) telah diidentifikasi sebagai penyebab mayoritas kasus kanker serviks.
Mengutip para ahli, kehadiran diet kaya antioksidan, karotenoid, flavonoid, dan folat yang terdapat dalam buah-buahan dan sayuran diyakini dapat membantu melawan infeksi HPV dan mengurangi kemungkinan sel-sel serviks berubah menjadi kanker.
Flavonoid, senyawa kimia dalam buah dan sayuran, dianggap sebagai pertahanan utama melawan kanker. Buah-buahan seperti apel, asparagus, kacang hitam, dan sayuran seperti brokoli, kol, bawang putih, dan selada, merupakan sumber flavonoid yang baik.
Baca juga : HPV Ternyata Juga Sebabkan Kanker Anus
Kaya akan folat, yang merupakan vitamin B larut dalam air, diyakini dapat mengurangi risiko kanker serviks pada individu yang terinfeksi HPV. Makanan seperti alpukat, buncis, kacang-kacangan, jus jeruk, stroberi, dan selada romaine merupakan sumber folat yang baik.
Karotenoid, atau sumber vitamin A, selain baik untuk kesehatan mata, juga diyakini dapat membantu mencegah kanker serviks. Jeruk, wortel, ubi jalar, dan labu adalah beberapa contoh makanan yang kaya akan karotenoid.
Sayuran seperti kubis, kembang kol, kangkung, dan brokoli, dikenal memiliki kemampuan dalam mencegah kanker, terutama kanker serviks. Ini berkat senyawa alami seperti indole 3 carbinol (I3C) yang terdapat dalam jenis sayuran tersebut.
Baca juga : Penyintas HPV-DNA Positif Dipastikan Masih Bisa Hamil
Zat phytochemical yang dikenal sebagai curcumin dalam kunyit telah terbukti dapat melindungi tubuh dari kanker serviks dengan menghambat aktivitas virus HPV, penyebab utama kanker ini.
Asam ellagic, senyawa yang terdapat dalam ellagitannin, ditemukan dalam buah beri dan buah merah seperti raspberry. Senyawa ini memiliki kemampuan untuk mengaktifkan enzim yang membantu menghilangkan zat penyebab kanker serviks serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Menambahkan makanan-makanan ini ke dalam pola makan sehari-hari dapat menjadi langkah proaktif dalam menjaga kesehatan serviks dan mencegah risiko terkena kanker. Yuk hidup sehat! (Z-3)
Makanan yang mudah dicerna tidak hanya bermanfaat saat sakit, tetapi juga dapat membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan sehari-hari.
Pemilihan nutrisi yang memiliki efek antiinflamasi dan antioksidatif menjadi kunci utama dalam menjaga keremajaan tubuh.
Kondisi tubuh yang kuat sangat diperlukan agar anak mampu menghadapi berbagai efek samping akibat kemoterapi.
Istilah "makan terakhir" biasanya merujuk pada hidangan pamungkas yang diinginkan seseorang sebelum menutup usia.
Kunci utama pemenuhan serat terletak pada keberagaman jenis pangan yang dikonsumsi.
Jaga kesehatan si kecil dengan pilihan makanan yang tepat. Simak daftar makanan ampuh untuk mengendalikan gula darah anak secara alami dan lezat.
TANTANGAN dalam upaya menurunkan berat badan menjadi ideal saat ini disebut semakin kompleks karena dipengaruhi oleh berbagai faktor di lingkungan.
Berat badan tak kunjung turun meski rutin olahraga? Terlalu banyak kardio, kurang istirahat, hingga pola makan bisa jadi penyebabnya. Simak penjelasannya.
Orang yang berolahraga lebih banyak membakar kalori ekstra, tetapi mereka tidak kehilangan berat badan sebanyak yang diharapkan berdasarkan jumlah kalori yang terbakar.
Diet karnivora tidak direkomendasikan karena bertentangan dengan prinsip dasar gizi seimbang dan tidak direkomendasikan untuk masyarakat umum.
MENINGKATNYA prevalensi obesitas di Indonesia mendorong perlunya pendekatan pengendalian yang semakin adaptif terhadap perilaku dan preferensi masyarakat.
Setiap orang memiliki respons metabolisme yang berbeda yang dapat dipengaruhi oleh hormon, kebiasaan makan, hingga kondisi kesehatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved