Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
MENJAGA kesehatan serviks menjadi prioritas bagi banyak perempuan. Infeksi Human papillomavirus (HPV) telah diidentifikasi sebagai penyebab mayoritas kasus kanker serviks.
Mengutip para ahli, kehadiran diet kaya antioksidan, karotenoid, flavonoid, dan folat yang terdapat dalam buah-buahan dan sayuran diyakini dapat membantu melawan infeksi HPV dan mengurangi kemungkinan sel-sel serviks berubah menjadi kanker.
Flavonoid, senyawa kimia dalam buah dan sayuran, dianggap sebagai pertahanan utama melawan kanker. Buah-buahan seperti apel, asparagus, kacang hitam, dan sayuran seperti brokoli, kol, bawang putih, dan selada, merupakan sumber flavonoid yang baik.
Baca juga : HPV Ternyata Juga Sebabkan Kanker Anus
Kaya akan folat, yang merupakan vitamin B larut dalam air, diyakini dapat mengurangi risiko kanker serviks pada individu yang terinfeksi HPV. Makanan seperti alpukat, buncis, kacang-kacangan, jus jeruk, stroberi, dan selada romaine merupakan sumber folat yang baik.
Karotenoid, atau sumber vitamin A, selain baik untuk kesehatan mata, juga diyakini dapat membantu mencegah kanker serviks. Jeruk, wortel, ubi jalar, dan labu adalah beberapa contoh makanan yang kaya akan karotenoid.
Sayuran seperti kubis, kembang kol, kangkung, dan brokoli, dikenal memiliki kemampuan dalam mencegah kanker, terutama kanker serviks. Ini berkat senyawa alami seperti indole 3 carbinol (I3C) yang terdapat dalam jenis sayuran tersebut.
Baca juga : Penyintas HPV-DNA Positif Dipastikan Masih Bisa Hamil
Zat phytochemical yang dikenal sebagai curcumin dalam kunyit telah terbukti dapat melindungi tubuh dari kanker serviks dengan menghambat aktivitas virus HPV, penyebab utama kanker ini.
Asam ellagic, senyawa yang terdapat dalam ellagitannin, ditemukan dalam buah beri dan buah merah seperti raspberry. Senyawa ini memiliki kemampuan untuk mengaktifkan enzim yang membantu menghilangkan zat penyebab kanker serviks serta meningkatkan sistem kekebalan tubuh.
Menambahkan makanan-makanan ini ke dalam pola makan sehari-hari dapat menjadi langkah proaktif dalam menjaga kesehatan serviks dan mencegah risiko terkena kanker. Yuk hidup sehat! (Z-3)
Dengan tekstur yang lebih padat, kucing bisa mendapatkan asupan gizi yang lebih konsentrat meski dalam satu suapan kecil sekalipun.
Kemunculan ambeien sangat erat kaitannya dengan kebiasaan sehari-hari yang kurang baik.
Makanan kaleng dengan kemasan rusak tidak layak konsumsi karena membawa risiko kesehatan yang serius.
Variasi makanan sangat berpengaruh terhadap kesehatan sistem pencernaan dan kondisi tubuh anak secara menyeluruh.
Kunci utama dalam menyiasati keterbatasan biaya adalah dengan mengoptimalkan bahan makanan lokal dan musiman yang lebih terjangkau.
Kunci utama menghalau virus flu terletak pada kombinasi seimbang antara karbohidrat, protein, dan asupan vitamin dari buah-buahan.
Tingginya angka obesitas menjadi salah satu alasan utama masyarakat menjadikan diet sebagai resolusi tahunan.
Carnivore diet diklaim mampu menurunkan berat badan dengan cepat karena tinggi protein dan lemak. Namun, diet ini minim serat dan berisiko bagi kesehatan jantung jika dilakukan jangka panjang.
Kesalahan dalam menerapkan pola diet untuk menurunkan berat badan bisa menyebabkan tubuh terasa lemas karena kekurangan asupan gizi dan cairan.
Tim peneliti dari Cornell Food and Brand Lab menemukan berat badan sebagian besar orang relatif stabil selama musim panas. Tetapi mulai meningkat ketika liburan akhir tahun.
Karbohidrat tetap dibutuhkan tubuh terutama dalam memasok energi ke otak.
Banyak orang yang tengah berdiet memilih menghindari karbohidrat demi menurunkan berat badan lebih cepat. Padahal, langkah ekstrem ini justru bisa berdampak buruk bagi tubuh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved