Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
MAKANAN yang mudah dicerna menjadi pilihan utama saat mengalami gangguan pencernaan atau dalam masa pemulihan setelah sakit. Jenis makanan ini membantu meringankan kerja saluran cerna sehingga nutrisi tetap terserap dengan baik tanpa memperparah keluhan.
Mengutip informasi dari laman Alodokter, makanan yang mudah dicerna umumnya memiliki tekstur lembut, rendah serat kasar, tidak tinggi lemak, dan minim bumbu tajam yang dapat mengiritasi lambung. Berikut daftar lengkapnya.
Nasi putih memiliki kandungan serat rendah dan karbohidrat yang mudah diurai menjadi energi. Karena sifatnya ringan, nasi putih cocok dikonsumsi saat diare, muntah, atau ketika nafsu makan menurun.
Kentang yang direbus tanpa kulit dan tanpa tambahan lemak berlebih lebih ramah bagi lambung. Kandungan kaliumnya juga membantu mengganti elektrolit yang hilang akibat diare atau muntah.
Roti tawar berbahan tepung putih lebih mudah dicerna dibandingkan roti gandum utuh karena serat kasarnya lebih rendah. Sebaiknya dikonsumsi tanpa mentega atau selai tinggi lemak.
Ayam tanpa kulit yang direbus atau dikukus merupakan sumber protein yang relatif ringan bagi sistem pencernaan. Kandungan lemaknya lebih rendah dibandingkan daging merah.
Ikan bertekstur lembut dan rendah lemak jenuh sehingga lebih mudah diproses tubuh. Selain itu, ikan juga mengandung protein berkualitas dan omega-3 yang baik bagi kesehatan.
Wortel yang dimasak hingga empuk memiliki serat yang lebih mudah dicerna dibandingkan wortel mentah. Kandungan vitamin A di dalamnya juga mendukung daya tahan tubuh.
Yoghurt mengandung probiotik atau bakteri baik yang membantu menjaga keseimbangan flora usus. Makanan ini umumnya lebih mudah ditoleransi dibandingkan susu biasa.
Tahu memiliki tekstur lembut dan kandungan serat relatif rendah sehingga tidak memberatkan kerja saluran cerna.
Proses fermentasi pada tempe membantu memecah senyawa kompleks kedelai sehingga protein dan nutrisinya lebih mudah diserap tubuh.
Telur rebus matang memiliki struktur protein yang lebih sederhana setelah dipanaskan, sehingga lebih mudah diurai oleh enzim pencernaan.
Alpukat memiliki tekstur lembut dan mengandung lemak tak jenuh yang lebih ramah bagi lambung. Serat larutnya membantu melancarkan pencernaan.
Bubur memiliki tekstur sangat lunak dan rendah serat, sehingga membantu mengurangi beban kerja lambung dan usus. Makanan ini sering menjadi pilihan saat sakit atau setelah operasi.
Agar manfaatnya optimal, makanan sebaiknya diolah dengan cara direbus, dikukus, atau dipanggang tanpa minyak berlebih. Hindari penggunaan cabai, santan, dan bumbu tajam. Selain itu, konsumsi dalam porsi kecil tetapi lebih sering untuk membantu meringankan kerja lambung.
Makanan yang mudah dicerna tidak hanya bermanfaat saat sakit, tetapi juga dapat membantu menjaga kesehatan sistem pencernaan sehari-hari. Meski begitu, pola makan tetap perlu seimbang dan bervariasi agar kebutuhan nutrisi tubuh terpenuhi secara optimal.
Sumber: Alodokter
Pemilihan nutrisi yang memiliki efek antiinflamasi dan antioksidatif menjadi kunci utama dalam menjaga keremajaan tubuh.
Kondisi tubuh yang kuat sangat diperlukan agar anak mampu menghadapi berbagai efek samping akibat kemoterapi.
Istilah "makan terakhir" biasanya merujuk pada hidangan pamungkas yang diinginkan seseorang sebelum menutup usia.
Kunci utama pemenuhan serat terletak pada keberagaman jenis pangan yang dikonsumsi.
Jaga kesehatan si kecil dengan pilihan makanan yang tepat. Simak daftar makanan ampuh untuk mengendalikan gula darah anak secara alami dan lezat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved