Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
MOMEN lebaran tidak hanya tentang merayakan kebahagiaan, tetapi juga menjadi waktu yang tepat bagi anak-anak untuk belajar tentang uang dan pengelolaannya.
Menurut perencana keuangan Metta Anggriani, CFP, momen lebaran adalah kesempatan bagi anak-anak untuk belajar mengenai pentingnya mengatur keuangan, terutama saat menerima uang lebaran.
"Dalam momen lebaran ini, anak-anak bisa diajarkan untuk mengenali uang dan cara mengelolanya," ucap Anggriani kepada media Indonesia, Rabu (27/3).
Baca juga : Anak Bisa Dilatih Kelola Keuangan dengan Pendekatan Kognitif

Dok.Pribadi
Anggraeni juga berpendapat usia merupakan faktor penting dalam pendekatan ini. Mulai dari usia 6-7 tahun, anak-anak sudah bisa diperkenalkan dengan konsep uang dan fungsinya. Mereka bisa mulai memahami bahwa uang tidak hanya sekadar benda, tetapi juga alat pembayaran yang penting.
Baca juga : Bijak Kelola THR agar tidak Cepat Habis
Lebih lanjut, Anggriani menyarankan agar orangtua melibatkan anak dalam proses belanja. "Anak-anak bisa diajak untuk memilih barang yang mereka inginkan," tambahnya.
"Penting juga untuk mengajarkan mereka tentang merencanakan pengeluaran dan menabung. Dengan memberikan contoh belanja di toko-toko seperti Alfa atau Indomaret, mereka dapat belajar cara berbelanja yang bijaksana," ucapnya.
Bagi anak-anak usia 8-15 tahun, ini adalah waktu di mana mereka mulai mengenali keinginan dan kebutuhan mereka sendiri. "Orangtua bisa membantu mereka memahami perbedaan antara keinginan dan kebutuhan," jelas Anggriani.
Baca juga : Rekam Keuangan Bisnis Lebih Praktis dengan Cash Management QLola by BRI
"Ini adalah saat yang tepat untuk mengajarkan tentang pentingnya merencanakan pengeluaran untuk memenuhi kebutuhan di masa depan, seperti biaya sekolah,"ujarnya.
Anak-anak yang lebih tua, seperti usia 13-15 tahun, mereka sudah mulai mengerti dan mengelola uang secara lebih mandiri. "Selain diajarkan tentang cara berbelanja dan menabung, mereka juga bisa dikenalkan dengan konsep investasi dan wirausaha kecil-kecilan," lanjut Anggriani.
Namun, Anggriani menekankan perlunya pengawasan orangtua terutama saat anak-anak sudah memiliki akses ke gadget. "Mereka perlu dipahamkan tentang dampak negatif dari penggunaan uang secara sembarangan, seperti utang atau pembelian impulsif secara online," tegasnya.
Penting juga untuk melibatkan anak dalam proses evaluasi pengeluaran mereka. "Orangtua dapat membantu mereka mempertimbangkan bagaimana uang lebaran mereka digunakan, apa yang dibeli, dan apakah masih ada sisa uang atau tidak," tambah Anggriani.
Dengan pendekatan yang tepat sesuai dengan usia anak, mengajarkan anak mengatur keuangan saat menerima uang lebaran tidak hanya membantu mereka memahami nilai uang, tetapi juga mempersiapkan mereka untuk mengelola keuangan mereka di masa depan dengan bijaksana. (Z-3)
Masalah dalam kasus korupsi ini adalah karena adanya pembagian kuota yang tidak sesuai dengan aturan yang berlaku.
Perilaku seperti belanja berlebih, mengambil pinjaman, atau menghamburkan uang dijadikan sebagai cara tidak langsung mengurangi stres, kesepian, atau rasa tidak berdaya.
Cara membayar fidyah puasa dengan uang versi Hanafiyah adalah dengan memberikan nominal yang sebanding dengan harga kurma atau anggur seberat 3,25 kg untuk per hari puasa yang ditinggalkan.
Pertemuan itu diduga berkaitan dengan kasus dugaan korupsi dalam penyelenggaraan dan pembagian kuota haji di Kementerian Agama (Kemenag).
Keputusan merahasiakan sosok juru simpan ini diambil KPK karena tersangka dalam kasus ini belum ditetapkan dan diumumkan.
KPK khawatir penyidikan terganggu jika materi pemeriksaan sampai pengembalian uang dipaparkan ke publik secara gamblang, saat ini.
TB pada anak bukan sekadar batuk biasa, melainkan ancaman terhadap masa depan mereka.
Edukasi seksual ini merupakan langkah preventif utama untuk mencegah penyimpangan seksual pada anak di masa depan.
Gangguan hormon yang tidak ditangani sejak dini dapat menghambat perkembangan organ reproduksi secara optimal.
Proses grooming biasanya dimulai dengan upaya halus untuk menumbuhkan rasa percaya.
Child grooming adalah proses manipulatif ketika pelaku, biasanya orang dewasa, membangun hubungan emosional dengan seorang anak.
Child grooming adalah proses sistematis untuk mempersiapkan anak menjadi korban pelecehan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved