Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
KONSULTAN aritmia di Heartology Cardiovascular Hospital dr Sunu Budhi Raharjo menjelaskan aritmia memiliki manifestasi jantung mendadak, sehingga patut diperhatikan dan waspadai. Pasalnya penanganan yang tidak tepat bisa sebabkan kematian.
"Menghadapi orang alami henti jantung maka harus bantuan dasar dengan memberikan pompa di tengah dada secara continue. Sementara kasus henti jantung yang dialami mantan pebulutangkis nasional Markis Kido tidak mendapatkan bantuan dasar tersebut," kata dr Sunu di Heartology Cardiovascular Hospital Jakarta Selatan, Senin (25/3).
Sekitar 88% penyebab sudden cardiac arrest/henti jantung adalah gangguan irama jantung atau aritmia. Aritmia pun gejalanya sangat luas, berdebar, aliran darah tidak lancar, sempoyongan, pingsan, hingga henti jantung.
Baca juga : Kematian Jantung Mendadak: Teknologi Permudah Pengobatan Sindrom Braduga atau Masalah Aritmia
"Henti jantung hanya butuh 10 menit hingga pasien meninggal. Sehingga butuh bantuan dasar karena tingkat keberhasilan resusitasi tingkat keberhasilan satu menit pertama 90% terus kurang dari lima menit sudah kurang dari 50% dan sudah dari 9 menit maka sudah sulit. Jika bisa tindakan yang tepat dan waktu yang tepat maka bisa memperbesar kesempatan penyelamatan," ujar dia.
Orang yang terkena henti jantung sekitar 30% yang yang sudah pernah alami henti jantung atau serangan jantung. Sementara untuk populasi umum hanya 2% karena penyebab dasar henti jantung merupakan adanya gangguan pada sistem jantung terutama di vertikel kanan maupun kiri.
Angka kejadian henti jantung lebih 107.190 per tahun sama seperti di India.
Pengobatan henti jantung bisa dengan Ventricular tachycardia dan ventricular fibrillation (VT/VF) bisa dimulai dengan obat, alat kardiak defibrilator implan (ICD) atau ablasi kateter. (Z-3)
Target Nol Kematian Dengue 2030 Dinilai Masih Penuh Tantangan
SEORANG siswa bunuh diri di NTT. Anak berinisial YBS yang baru menginjak 10 tahun, Psikiater, menekankan bahwa anak berusia 10 tahun sudah memahami konsep kematian
Selain sakit kepala dan asfiksia (kekurangan oksigen), gas tertawa dapat memicu terbentuknya bekuan darah serta gangguan pada hitung darah.
Penyalahgunaan gas tertawa dapat memicu timbulnya bekuan darah, gangguan hitung darah, serta menghambat fungsi saluran pembuangan (buang air besar dan kecil).
VILPA merupakan akitifitas singkat tetapi intens yang biasa kita lakukan. Durasi setiap aktivitas biasanya hanya 30–60 detik, tetapi intensitasnya cukup tinggi.
Sseorang yang terbiasa terpapar sinar matahari aktif umumnya memiliki risiko lebih rendah terhadap penyakit kardiovaskular (CVD) dan kematian nonkanker/non-CVD.
Batuk pada kasus PJB memiliki mekanisme yang berbeda dengan batuk akibat virus atau bakteri pada umumnya.
Dengan dukungan sensor pemantau aliran darah dan denyut jantung, jam tangan pintar dapat merekam aktivitas jantung secara berkelanjutan selama digunakan oleh pemiliknya.
Serangan jantung umumnya disebabkan oleh masalah mekanik pada pembuluh darah, sementara kematian jantung mendadak lebih berkaitan dengan sistem kelistrikan organ tersebut.
Salah satu tantangan terbesar dalam penanganan penyakit jantung adalah keterlambatan diagnosis.
Kebocoran aliran darah pada jantung dapat memicu tekanan tinggi pada paru yang berujung pada kondisi fatal yang disebut Sindrom Eisenmenger.
Berbagai penyakit tidak menular seperti jantung, stroke, kanker, hingga gagal ginjal kini semakin banyak ditemukan pada kelompok usia produktif.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved