Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

BPBD Kota Bogor Catat 17 Bencana dalam Dua Hari

Dede Susianti
29/1/2026 23:25
BPBD Kota Bogor Catat 17 Bencana dalam Dua Hari
BPBD Kota Bogor catat 17 kejadian bencana yang terjadi selama dua hari(Doc Humas Pemkot Bogor)

SELAMA dua hari berturut-turut, Rabu (28/1) dan Kamis (29/1), wilayah Kota Bogor diguyur hujan yang terjadi merata dan intensitasnya tinggi disertai angin dan petir. Akibatnya terjadi peristiwa bencana di sejumlah titik.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bogor menerima dan mencatat laporan yang masuk ada 17 kejadian bencana selama dua hari tersebut. 

"Mayoritas kejadian berupa tanah longsor serta atap rumah ambruk akibat kondisi tanah labil dan bangunan yang sudah lapuk," terang Kepala Pelaksana BPBD Kota Bogor, Dimas Tiko Prahadisasongko, Kamis (29/1) malam.

Beberapa lokasi terdampak di antaranya berada di Kecamatan Bogor Barat, Bogor Utara, Bogor Selatan, Tanah Sareal, dan Bogor Tengah, meliputi wilayah Kelurahan Balumbangjaya, Pasir Mulya, Loji, Cimahpar, Cipaku, Bondongan, Kebon Pedes, Cibuluh, Kedung Badak, Paledang, dan Kencana.

Bencana yang terjadi antara lain, longsor dengan panjang 3 hingga 27 meter yang merusak Tembok Penahan Tanah (TPT) di Bondongan.

Peristiwa itu mengakibatkan akses jalan warga terganggu timbunan material longsoran. Beberapa rumah warga mengalami kerusakan, tertimpa longsoran, hingga atap rumah ambruk. 

Kejadian itu pun menelan korban jiwa. Satu orang warga meninggal dunia setelah tertimpa runtuhan TPT.

BPBD Kota Bogor telah melakukan berbagai upaya penanganan, antara lain, melakukan asesmen cepat di lokasi kejadian, berkoordinasi dengan pihak kecamatan, kelurahan, RT/RW, kepolisian, Tagana, dan unsur terkait lainnya. 

"Kami telah enyalurkan bantuan darurat berupa terpal, serta melakukan pemasangan terpal di beberapa titik, melakukan evakuasi korban dan pengamanan lokasi rawan," ungkapnya.

Adapun kebutuhan mendesak di sejumlah lokasi meliputi terpal, hunian sementara, sembako, perbaikan TPT, serta pemasangan rambu peringatan bahaya.

Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor melalui BPBD mengimbau masyarakat, untuk meningkatkan kewaspadaan saat hujan dengan intensitas tinggi. 

Warga juga dihimbau untuk menghindari aktivitas di sekitar tebing, bantaran sungai, dan lereng rawan longsor. Kemudian segera melaporkan potensi bencana kepada aparat wilayah atau BPBD, jika menemukan tanda-tanda pergerakan tanah atau kerusakan bangunan.

"Pemkot Bogor terus memantau perkembangan di lapangan dan memastikan seluruh warga terdampak mendapatkan penanganan yang diperlukan,"pungkasnya.(DD)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Reynaldi
Berita Lainnya

Bisnis

Wisata
Kuliner