Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG Lulusan SMP di Kelurahan Sukarindik, Kecamatan Bungursari, Kota Tasikmalaya, Azka Denia Putri, 16, memiliki segudang prestasi yang mengharumkan nama sekolahnya. Dia memenangi lomba menyanyi solo dalam festival lomba seni nasional (FLS2N) SMP tingkat Kota Tasikmalaya 2023.
Keberhasilan menjadi juara itu, ternyata tidak membuatnya bisa lancar untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang SMA. Dia terancam putus sekolah, karena tidak diterima di SMA negeri.
Dia mendaftar ke SMAN 2 Kota Tasikmalaya, baik lewat jalur zonasi maupun prestasi. Keduanya tidak bisa ditembus.
Baca juga : Pegiat Pendidikan di Tasikmalaya Kritisi PPDB
Mia Kurniasih, 40, orangtua Azka mengatakan anaknya memilih SMAN 2 untuk melanjutkan pendidikan. Pasalnya, sekolah itu merupakan yang terdekat dari rumahnya, berjarak 1,6 kilometer.
Di Kecamatan Bungursari baru memiliki SMA negeri, setelah puluhan tahun tidak ada.
"Putri kami harus menempuh jalur prestasi karena secara akademis di kelas tergolong baik dan pernah juara berbagai kompetisi. Saat melakukan uji kompetensi tarik suara, Senin, 1 Juli 2024, Azka cukup percaya diri," katanya, Selasa (9/7).
Baca juga : Class Action PPDB, Sejumlah Orang Tua Berencana Gugat ke PTUN
Ia mengatakan, saat pengumuman pada 5 Juli 2024 nama putrinya tidak muncul dalam daftar siswa yang diterima lewat jalur prestasi. Namun, peserta lain yang pada saat uji kompetensi mengalami drop dan kesulitan untuk bernyanyi dan berasal dari Kabupaten Ciamis justru lolos.
Sementara itu, tokoh pemuda, Asep Devo menilai sistem PPDB menghambat pendidikan anak. Sekolah negeri tidak memberikan peluang bagi anak untuk melanjutkan pendidikan.
"Azka tidak bisa lolos tanpa ada transparansi dari panitia PPDB. Kami meminta Pemkot Tasikmalaya, Kantor Cabang Dinas Pendidikan (KCD) XII Dinas Pendidikan Jawa Barat turun tangan memeriksa soal ini," tandasnya.
CIPS bertujuan memberikan analisis dan rekomendasi kebijakan kepada pemerintah dan pemangku kepentingan mengenai perkembangan ekonomi gig
Berbagai komoditas bahan pokok disiapkan untuk kebutuhan masyarakat dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga pasar.
Transfer dana THR dari pemerintah pusat sudah masuk ke rekening kas umum daerah (RKUD).
Sampah organik rumah tangga didominasi oleh sampah dapur dan sisa makanan saat berbuka puasa maupun sahur
Program ini diperuntukkan bagi pelaku UMKM yang ingin menjadi mitra program tersebut.
Program yang digagas oleh Punya Skill Akademi bersama Minds United Community dan Creative Center ini melibatkan puluhan relawan
Jalur KA Daop 2 Bandung miliki 55 titik rawan bencana tertinggi. KAI siagakan 150 petugas tambahan dan AMUS untuk amankan arus mudik Lebaran 2026. Cek detailnya!
Regenerative Medicine ialah pelayanan yang melibatkan berbagai disiplin ilmu yang bertujuan untuk memperbaiki, mengganti dan meregenerasi sel, jaringan dan organ tubuh
Pemprov Jabar resmi menyalurkan dana kompensasi bagi ribuan sopir angkutan kota (angkot) yang terdampak pembatasan operasional selama arus mudik dan libur Lebaran 2026.
Satlantas Polres Cianjur petakan titik macet Mudik 2026 di Cipeuyeum, Ciranjang, hingga Puncak. Simak daftar jalur alternatif via Jonggol di sini.
PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Jawa Barat (Jabar) mulai mencairkan uang kompensasi bagi sekitar 3000 ribu supir angkot, becak dan andong yang totalnya mencapai Rp6,9 miliar.
DARI 32 orang warga negara Indonesia (WNI) yang telah dievakuasi dari Iran, sebanyak 13 orang di antaranya merupakan warga dari Provinsi Jawa Barat (Jabar).
JASA Marga Metropolitan Tollroad memberikan diskon tarif hingga menggratiskan jalan tol pada arus mudik dan balik Lebaran 2026.
KABUPATEN Sukabumi, Jawa Barat, diguncang gempa tektonik bermagnitudo 5,4, Jumat (13/3) sekitar pukul 02.18 WIB.
PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) menggelar Sosialisasi Satgas Ramadan dan Idulfitri (RAFI) 2026 wilayah Bandung dan Priangan Timur secara online Selasa (10/3).
Sebanyak 14 truk genteng dilepas oleh Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait dari sentra produksi genteng Jatiwangi,
Sebanyak 14.999 botol minuman keras (miras) berbagai merek, 1.565 liter tuak, serta ribuan knalpot tidak standar (brong) digilas alat berat di Dome Bale Rame, Soreang, Kamis (12/3).
Tenaga medis yang diterjunkan terdiri dari dokter umum, perawat, bidan, serta ambulan untuk mengantisipasi kebutuhan layanan kesehatan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved