Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
SATUAN Reserse dan Kriminal Polres Purwakarta menangkap tiga debt collector atau mata elang yang diduga kerap membuat resah pengendara motor. Ketiga orang itu berinisial RO, 28, DL, 26 dan DH, 37.
Kapolres Purwakarta Ajun Komisaris Besar Edwar Zulkarnain mengatakan penangkapan itu bermula saat korban sedang mengendari motor Yamaha Lexy tiba-tiba dihadang oleh lima pelaku yang menggunakan sepeda motor di sekitar lampu merah Sadang.
"Para pelaku mengaku bahwa mereka petugas dari kantor pembiayaan atau leasing dan mengatakan bahwa motor yang dibawa korban menunggak beberapa bulan," Kara Edwar
Kapolres menyebutkan, korban yang menolak menyerahkan kendaraannya,
kemudian meminta penyelesaian di kantor leasing tersebut. Kemudian korban bersama para pelaku menuju ke kantor leasing.
"Sesampainya di kantor leasing, korban diarahkan oleh salah satu pelaku
untuk mengantri. Selang beberapa lama salah satu pelaku meminjam kunci
motor korban dengan alasan untuk mengecek kendaraan. Namun, setelah
mendapatkan kunci motor korban, para pelaku langsung membawa pergi motor tersebut," jelas Edwar.
Setelah para pelaku membawa motor tersebut, lanjut Kapolres, korban
langsung mendatangi Polres Purwakarta untuk membuat laporan polisi guna
pengusutan lebih lanjut.
Berdasarkan laporan dari korban, Tim Opsnal Satreskrim Polres
Purwakarta langsung melakukan penyelidikan hingga akhirnya berhasil
menangkap 3 dari 5 pelaku.
"Kami berhasil menangkap tiga pelaku, sedangkan dua pelaku lainnya masih dalam pengejaran anggota kami. Kedua pelaku yang kini masuk
dalam Daftar Pencarian Orang yakni berinisial RM, 24 dan JA, 23,"
ungkap Edwar.
Dari tangan pelaku, polisi mengamankan barang bukti satu unit kendaraan
Yamaha Lexy warna putih, satu buah STNK kendaraan Yamaha Lexy warna putih, satu lembar Surat Keterangan dari leasing, satu lembar berita acara serah terima kendaraan bermotor, dua ID card dan dua telepon seluler. Pelaku terancam Pasal 378 dan atau Pasal 372 KUHPidana, dengan
ancaman hukuman 4 tahun penjara. (SG)
Penguatan UMKM harus dimulai dari komitmen pemerintah daerah sendiri melalui kebijakan belanja yang berpihak kepada pelaku usaha lokal.
Pengemudi dum truk melarikan diri setelah insiden kecelakaan.
Dari 2.772 kios di pasar itu, masih tersisa 1.772 kios yang bertahan berjualan.
Pelaku mengincar harta benda milik korban yang merupakan mantan Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Keberhasilan program pengelolaan sampah tidak hanya bergantung pada kebijakan di tingkat kota, tetapi juga membutuhkan keterlibatan aktif dari kelurahan hingga RW.
Penerimaan pajak dari sektor pariwisata tercatat jauh lebih tinggi dibandingkan sektor pertambangan yang hanya menyumbang Rp3,073 miliar.
Kepercayaan masyarakat terhadap gerakan filantropi harus bersinergi dan dimanfaatkan untuk bersama-sama mewujudkan kemakmuran masyarakat
Pendidikan karakter harus ditonjolkan, untuk membentuk budaya baik bagi generasi masa depan.
GUNA mendorong kemandirian para ibu rumah tangga, Yayasan Indonesia Setara (YIS) bersama Rumah Zakat menggelar Pelatihan Tata Boga Pembuatan Talam Singkong dan Muffin Pisang.
Pemerintah daerah selama ini terus mendorong kawasan objek wisata agar menjadi primadona bagi para pelancong, baik dari dalam maupun luar daerah.
Masalah terbesar Kota Bandung saat ini adalah sampah. Setiap hari ada sekitar 1.500 ton timbulan sampah baru. Ini tidak mungkin dibiarkan begitu saja.
PIP sangat membantu untuk memenuhi kebutuhan sekolah anaknya, mulai dari tas, sepatu, seragam hingga buku pelajaran.
Petugas PT Kereta Api Indonesia sudah menawarkan untuk pengembalian bea pembelian tiket atau menukar jadwal keberangkatan
Serangan hama terjadi di lahan sawah yang berada di Kampung Pasirangin, Babakan, Pasirmalaka, Pasirkunci, dan Pasirsasaungan.
Rekayasa pola operasi tersebut dilakukan karena kondisi genangan air menyebabkan kelambatan perjalanan kereta api yang sangat tinggi
Kegiatan ini diikuti oleh 2.500 peserta yang terdiri dari prajurit TNI, Polri serta masyarakat umum
Upaya tersebut dilakukan untuk menghidupkan kembali nilai sejarah sekaligus mendorong pemanfaatan budaya sebagai kekuatan pembangunan daerah.
Kehadiran ratusan alumni menjadi bukti bahwa semangat persaudaraan masih terjaga dengan kuat.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved